Tanggapi Kebijakan Jokowi, Gibran: Pakai Masker Tingkatkan Level Kegantengan 20 Persen Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan penggunaan masker di tengah kondisi COVID-19 di Indonesia yang melandai.

Hal tersebut diumumkan Jokowi dalam pernyataan pers yang disampaikan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/5) petang.

Menanggapi kebijakan Presiden Jokowi tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka justru meminta warga untuk saat ini tetap memakai masker, sambil menunggu instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca Juga:

SEA Games 2021: Menanti Tambahan 5 Medali Emas dari Kano

"Pakai masker dulu saja untuk saat ini. Kita belum ada kebijakan soal itu karena menunggu instruksi Gubernur Jawa Tengah," ujar Gibran pada awak media di Alila Hotel, Rabu (18/5).

Diakuinya angka kasus harian COVID-19 di Solo hampir tidak ada temuan. Namun demikian, jangan sampai lengah dengan pakai masker dan vaksin booster.

"Kita tetap waspada dulu. Kalau ada instruksi dari Pak Gubernur kami mengikuti," kata Gibran.

Suami Selvi Ananda ini tidak menampik warga Solo akan ada yang mengikuti pemerintah. Terutama saat di luar ruangan.

"Kalau outdoor ada ribuan orang bahaya, tetap pakai masker saja kalau bisa," tegas dia.

Baca Juga:

Imbangi Thailand, Timnas Futsal Indonesia Masih Berpeluang Raih Medali Emas

Khusus di angkutan umum, Gibran menegaskan tetap mewajibkan pakai masker karena berada di lokasi tertutup. Menurutnya, masker tidak hanya melindungi diri dari paparan COVID-19, tetapi juga untuk melindungi dari polusi dan lainnya.

Bahkan, putra sulung Presiden Jokowi ini bercanda dengan memakai masker membuat cantik dan ganteng hingga dapat meningkatkan level kegantengan 20 persen.

"Pakai masker itu bisa membuat ganteng. Juga dapat meningkatkan level kegantengan 20 persen," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

SEA Games 2021: Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Raih Perak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Eks Pejabat Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar dari Jhonlin Baratama Hingga Bank Panin
Indonesia
Dua Eks Pejabat Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar dari Jhonlin Baratama Hingga Bank Panin

Uang suap sebesar Rp57 miliar tersebut diterima pejabat pajak dari tiga konsultan

ASN di Jabodetabek Disarankan WFH, Kantor K/L Diminta Perketat Penerimaan Tamu
Indonesia
ASN di Jabodetabek Disarankan WFH, Kantor K/L Diminta Perketat Penerimaan Tamu

Hal ini sejalan dengan SE MenPAN-RB yang mengatur di wilayah PPKM 2

Inggris Siagakan 1000 Tentara Hadapi Krisis Ukraina Rusia
Dunia
Inggris Siagakan 1000 Tentara Hadapi Krisis Ukraina Rusia

Serangan militer lebih lanjut ke Ukraina oleh Rusia kemungkinan akan menyebabkan pengungsian orang secara besar-besaran di perbatasan Eropa

PAN Gabung Koalisi untuk Muluskan Program Pemerintah
Indonesia
PAN Gabung Koalisi untuk Muluskan Program Pemerintah

"Nah kelihatannya itu yang menjadi agenda yang harus digolkan," pungkasnya.

Tiga Jenazah Anggota Satgas Kodim YR 408/SBH Dipulangkan ke Kampung Halaman
Indonesia
Tiga Jenazah Anggota Satgas Kodim YR 408/SBH Dipulangkan ke Kampung Halaman

Dandim 1710/Mimika bersama peserta upacara yang hadir, melakukan penghormatan terakhir kepada ketiga jenazah

Harga Telur dan Cabai Rendah, Deflasi Terjadi di September
Indonesia
Harga Telur dan Cabai Rendah, Deflasi Terjadi di September

Dengan perkembangan harga tersebut, perkiraan inflasi September 2021 secara tahun kalender sebesar 0,83 persen (year to date/ytd) dan secara tahunan sebesar 1,63 persen (yoy).

Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3
Indonesia
Capaian Vaksinasi Masih Rendah, 12 Daerah di Jateng Naik Level 3

Sebanyak 12 daerah di Jawa Tengah mengami kenaikan level 3 PPKM dari sebelumnya level 2.

Banding Ditolak, Menantu Rizieq Tetap Divonis 1 Tahun Penjara di Kasus RS UMMI
Indonesia
Banding Ditolak, Menantu Rizieq Tetap Divonis 1 Tahun Penjara di Kasus RS UMMI

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menolak permohonan banding menantu Rizieq Shihab, Habib Hanif Alatas. Dengan demikian, ia tetap divonis 1 tahun terkait kasus swab RS Ummi Bogor.

Menteri Nadiem Beberkan Soal Pandemi Kekerasan Seksual di Kampus
Indonesia
Menteri Nadiem Beberkan Soal Pandemi Kekerasan Seksual di Kampus

Mendikbudristek mengeluarkan data survei yang menyebutkan sebanyak 77 persen dosen menyatakan kekerasan seksual pernah terjadi di kampus.

[HOAKS atau FAKTA]: Ratusan Pelajar China Disuntik Vaksin Kosong di Jakarta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ratusan Pelajar China Disuntik Vaksin Kosong di Jakarta

Beredar di media sosial informasi yang menyebutkan jika ada sekitar 600 pelajar China disuntik vaksin kosong di Jakarta.