Tanggapi Hasil Survei, Sandi: Hasil Survei Internal Elektabilitas Kita Terus Tempel Jokowi-Ma'ruf Cawapres Sandiaga Uno. Foto: MP/Tim Humas Sandiaga

MerahPutih.Com - Terkait maraknya hasil survei yang selalu memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa saat ini elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi justru menempel ketat Jokowi-Ma'ruf.

Calon wakil presiden nomor urut 02 itu menyatakan hasil tersebut didapat dari hasil survei internal tim Prabowo-Sandi.

"Survei kami yang baru saja dirilis kepada tim karena survei kami internal dan tak pernah kami publikasikan, karena ini bagian dari strategi, menunjukan kami mengejar," kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Selasa (23/10).

Hal tersebut menanggapi hasil survei yang dipublikasikan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan kasus dugaan hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet memiliki efek elektoral, yakni kenaikan sentimen positif bagi Jokowi, menaikan sentimen negatif terhadap Prabowo-Sandiaga.

Prabowo-Sandi
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Twitter/@sandiuno

Sebanyak 25 persen responden menyatakan bahwa kasus dugaan hoaks itu membuat mereka lebih mendukung Jokowi. Sedangkan 17,9 persen responden menyatakan bahwa kasus itu membuat mereka lebih tidak mendukung Prabowo.

Sandiaga meragukan hasil survei LSI karena beberapa kali tidak sahih. Boleh dicek deh survei LSI dibandingkan survei internal kami, saat pilkada di DKI dan pilkada lain.

"Saya tidak mau membanding-bandingkan tapi saya terima kasih kepada LSI tetapi data kami tidak menunjukan seperti itu," kata Sandiaga.

Namun dia sepakat bahwa hoaks harus diperangi. Saat kasus Ratna Sarumpaet, tim Prabowo-Sandiaga yang terkecoh.

"Namun berdasarkan data analisis yang kami miliki bahwa masyarakat simpati pada Prabowo-Sandi, karena punya rasa iba, punya rasa kepedulian yang tinggi, apalagi ini dilakukan kepada perempuan," kata Sandiaga.

Dengan memberikan perlindungan kepada perempuan, justru data yang dimiliki Prabowo-Sandiaga terkait hal ini menunjukan masyarakat memberikan dukungan.

"Oleh 'big data', justru simpatiknya semakin tinggi dan kami belajar banyak dari kejadian tersebut. Sekarang kita melangkah fokus kembali di bidang ekonomi," kata mantan Wagub DKI Jakarta itu.

Menurut Sandiaga sebagaimana dilansir Antara isu ekonomi ini sempat tidak tersentuh karena pada saat itu sibuk mengurusi kasus tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi Tahun 2018 Sebanyak 368.961



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH