Tanggapan Wagub DKI soal Rencana PSI Ajukan Hak Interpelasi soal Banjir Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta berniat untuk menggulirkan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dianggap tak becus dalam menangani banjir Jakarta.

Menanggapi rencana PSI itu, Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan, jika interpelasi ini merupakan hak seluruh fraksi di Legislator Jakarta. Ia pun mempersilahkan PSI menggunakan isu tersebut.

Baca Juga

Interpelasi PSI Pada Anies Bakal Gagal

“Semua punya hak masing-masing, termasuk legislatif punya hak interpelasi, lain-lain, hak angket, itu kami persilakan,” ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (26/2).

Hanya saja, Riza meminta partai yang mayoritas diisi anak muda itu menggunakan hak interpelasi secara bijak. Jangan sampai langkah tersebut punya muatan politik yang justru hanya menguntungkan golongan tertentu saja.

"Semua hak itu digunakan harus secara bijak, baik, mencapai tujuan dalam rangka mencapai kepentingan bangsa, Jakarta ke depan," papar politisi senior Partai Gerindra.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ANTARA/Livia Kristianti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ANTARA/Livia Kristianti

Lebih lanjut, Riza menuturkan, sebelum menggunakan hak interpelasi DPRD, partai yang diketuai Giring Ganesha itu melihat dulu program penanganan banjir yang telah dilakukan dan dicanangkan Pemprov DKI.

Karena Riza mengklaim, program yang telah dibuat dan dicanangkan Pemda DKI sudah menunjukkan hasil positif. Buktinya cakupan banjir tahun ini mulai berkurang dan durasi banjir bahkan tidak sampai berhari-hari.

“Sekalipun kita pada posisi yang berbeda, umpamanya oposisi, pro pemerintah, tetap kita harus melihat kebijakan pemerintah kita lihat. kalau arahnya sudah baik kita harus memberikan dukungan," terangnya.

Mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat direalisasikan paling sedikit diusulkan oleh 15 anggota DPRD.

Kemudian, usulan tersebut harus disampaikan lebih dari satu fraksi, makanya PSI harus mendapat dukungan serupa dari fraksi lain di dewan. (Asp)

Baca Juga

PSI Gunakan Hak Interpelasi Anies Soal Banjir, Golkar: Hanya Cari Sensasi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Baik, PAN: Sebaiknya Tidak Membahas Itu
Indonesia
Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Baik, PAN: Sebaiknya Tidak Membahas Itu

UU Pemilu yang ada saat ini dirancang untuk 4-5 kali pelaksanaan Pemilu

Kawasan Wisata Puncak Jadi Sasaran Test COVID-19
Indonesia
Kawasan Wisata Puncak Jadi Sasaran Test COVID-19

Warga Jabar tidak takut mengikuti tes masif COVID-19. Sebab, pelaksanaan tes masif di Jabar mematuhi semua prosedur y

Vonis Benny Tjokro-Heru Hidayat Diyakini Akan Lebih Berat Dari Tuntutan Jaksa
Indonesia
Hadi Pranoto Ditantang Buktikan Keabsahan Obat 'Corona' di Depan Penyidik
Indonesia
Hadi Pranoto Ditantang Buktikan Keabsahan Obat 'Corona' di Depan Penyidik

Muanas menilai, langkah Hadi yang mengklaim obat herbalnya memiliki izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akan ditentukan oleh proses penyidikan.

Tahun Ini Pemprov DKI Anggarkan Pembelian Fasilitas Pengentasan Banjir
Indonesia
Tahun Ini Pemprov DKI Anggarkan Pembelian Fasilitas Pengentasan Banjir

Semua program kita lakukan secara proporsional, sesuai dengan anggaran yang ada

Manajemen KRL Minta Pemudik Idul Adha Balik Jakarta Hari Ini
Indonesia
Manajemen KRL Minta Pemudik Idul Adha Balik Jakarta Hari Ini

Di hari kerja persebaran pengguna KRL masih terfokus di pukul 05.00-08.00 WIB dan 16:00 - 20:00 WIB, selain di waktu tersebut KRL nampak lebih lengang.

Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini tengah menyiapkan administrasi

Pangkogabwilhan I Minta Semua Pihak Disiplin dan Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Pangkogabwilhan I Minta Semua Pihak Disiplin dan Patuhi Protokol Kesehatan

Manajemen RSD Wisma Atlet juga didorong terus memaksimalkan pelayanan

Polisi Periksa Antasari Azhar Terkait Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Polisi Periksa Antasari Azhar Terkait Kasus Djoko Tjandra

Pemeriksaan itu dilaksanakan pada 13 Agustus 2020 lalu.