Tanggapan PB IDI soal Biaya Tes Swab Rp900 Ribu Warga menjalani tes swab yang diprakarsai oleh BNI yang memberikan layanan gratis bagi warga yang mengikuti tes swab. ANTARA/HO-BNI/am.

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya mengatur biaya tertinggi untuk tes COVID-19 dengan metode real time polymerase chain reaction (RT-PCR) sebesar Rp900.000. Selama ini harga tes mandiri ditentukan oleh laboratorium atau rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut.

Kebijakan itu juga telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor HK. 02.02/I/3713/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR yang disahkan pada Senin, 5 Oktober 2020. SE tersebut disahkan oleh Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir.

Ketua Satgas COVId-19 dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban memberikan tanggapannya atas pemberlakuan harga baru tes usap tersebut dan target tes untuk masyarakat.

Baca Juga

Puluhan Anggota dan Staf DPR Positif COVID-19, DPR Buka Opsi Lockdown

“Harga Rp900 ribu untuk tes PCR swab mungkin cukup bila reagensia dibantu pemerintah, yaitu untuk reagensi untuk ekstraksi dan reagensia PCR,” kata Zubairi dalam keterangannya, Selasa (6/10).

Ada sejumlah alasan yang diungkapkan Guru Besar Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia (UI) itu. Dalam hitungan harian, lanjut Zubairi, Rp900.000 hanya cukup untuk biaya sarana seperti IPAL, desinfeksi, sterilisasi.

Ditambah lagi dengan biaya alat seperti PME, kalibrasi, pemeliharaan dan bahan habis pakai meliputi flok swab, VTM, PCR tube, filter tip, microcentrifuge tube, plastik sampah infeksius, buffer.

Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Mr. Armando Gonzalo Alvarez Reina dan Duta Besar Kolombia untuk Indonesia Mr. Juan Camilo Valencia Gonzalez menjalani swab test saat tiba di Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (4/10/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)
Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Mr. Armando Gonzalo Alvarez Reina dan Duta Besar Kolombia untuk Indonesia Mr. Juan Camilo Valencia Gonzalez menjalani swab test saat tiba di Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (4/10/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

Perhitungan lainnya juga mencakup biaya alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, hazmat, masker medis +N95, face shield; catridge (khusus tes cepat molecular atau TCM), dan pemeliharaan kesehatan.

“Jika tidak ada subsidi dari pemerintah, maka harga swab PCR test semestinya adalah Rp1,2 juta,” jelas Zubairi memberikan tarif menurut perhitungannya.

Dia menilai harga tes usap tersebut sebaiknya diimbangi dengan target pemeriksaan yang diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Indonesia harus mencapai target tes 30.000 orang setiap hari sesuai target Presiden Jokowi yang dicanangkan 2 bulan lalu. Kemudian, target perlu dinaikkan menjadi 50.000 setiap hari,” jelas dia.

Baca Juga

Dinkes DKI Sesuaikan Harga Swab Test Rp900 Ribu

Tak hanya IDI, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) juga berpendapat senada. Meski memahami kebijakan tersebut, asosiasi meminta pemerintah juga harus merinci dan mengatur standardisasi alat pendukung tes PCR. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perseteruan Anies dan 3 Menteri Jokowi soal Bansos COVID-19 Rugikan Rakyat
Indonesia
Perseteruan Anies dan 3 Menteri Jokowi soal Bansos COVID-19 Rugikan Rakyat

Mestinya, antara Pemda DKI Jakarta dalam hal ini Gubernur Anies dan Pemerintah Pusat saling bersinergi dalam mengurus kepentingan publik

Pemegang Polis Tantang Pemerintah Tangkap Otak Pelaku Korupsi Jiwasraya
Indonesia
Pemegang Polis Tantang Pemerintah Tangkap Otak Pelaku Korupsi Jiwasraya

Kejagung telah menetapkan lima orang tersangka

Jokowi Yakin Prabowo Bisa Amankan Anggaran Pertahanan Rp127 Triliun
Indonesia
Jokowi Yakin Prabowo Bisa Amankan Anggaran Pertahanan Rp127 Triliun

Kepala Negara mengingatkan penggunaan anggaran harus efisien dan bersih

Berikut Perkembangan Terkini Kasus COVID-19 di Tiongkok
Dunia
Berikut Perkembangan Terkini Kasus COVID-19 di Tiongkok

Sebanyak 17 kasus baru virus corona kembali muncul di China pada Minggu, naik dari 9 kasus yang dilaporkan kemarin.

Hotel Des Indes Pastikan Dua Pasien Virus Corona Pernah Berkunjung Kesana
Indonesia
Hotel Des Indes Pastikan Dua Pasien Virus Corona Pernah Berkunjung Kesana

Managemen membantah kecolongan dan tak memperhatikan pengunjung yang datang

Gereja Katedral Jakarta Direncanakan Buka Kembali 5 Juli
Indonesia
Gereja Katedral Jakarta Direncanakan Buka Kembali 5 Juli

Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan pengurus gereja Katedral sudah memasang dan menerapkam protokol kesehatan yang baik.

FUI Minta Jawara Hingga Laskar Islam Ikut Buru Politisi PDIP
Indonesia
FUI Minta Jawara Hingga Laskar Islam Ikut Buru Politisi PDIP

KPK pada Kamis (9/1) telah mengumumkan empat tersangka dalam kasus tersebut

2 Mantan Petinggi GAM Temui Jokowi di Istana, Mau Tagih Utang?
Indonesia
2 Mantan Petinggi GAM Temui Jokowi di Istana, Mau Tagih Utang?

"Ini yang harus saya minta supaya diperhatikan bersama bagaimana untuk selesaikan semuanya," ujar dia.

Ditunggu Rakyat, Hasil Uji Klinis Vaksin COVID Diharapkan Menggembirakan
Indonesia
Ditunggu Rakyat, Hasil Uji Klinis Vaksin COVID Diharapkan Menggembirakan

"Di tengah masyarakat banyak sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditekuni oleh masyarakat. Saya mengajak kepada masyarakat untuk membeli produk mereka," kata Jazilul Fawaid.

 Bamsoet Apresiasi Penangkapan KPK Tanpa Kegaduhan
Indonesia
Bamsoet Apresiasi Penangkapan KPK Tanpa Kegaduhan

"KPK biasanya mengumumkan terlebih dahulu jika akan menangkap tersangka dalam sebuah kasus. Kali ini berbeda, ditangkap dulu baru kemudian diumumkan kepada publik.