Tanggapan KPK Diminta Ambil Alih Perkara Djoko Tjandra Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara menanggapi permintaan sejumlah pihak yang meminta lembaga antirasuah mengambil alih kasus korupsi yang menjerat Djoko Tjandra.

Sejumlah pihak meminta KPK mengambil alih perkara Djoko Tjandra imbas terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung pada Sabtu (22/8) malam. Merespons hal itu, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan pihaknya menghargai permintaan tersebut.

Baca Juga

Ketua WP KPK Jalani Sidang Pelanggaran Kode Etik

"KPK menghargai masukan dan pendapat masyarakat terkait agar KPK ambil alih kasus yang melibatkan Djoko S Tjandra," kata Ali dalam keterangannya, Senin (24/8).

Namun demikian, kata Ali, dalam kasus yang diduga melibatkan Djoko Tjandra, KPK melalui Kedeputian Penindakan saat ini telah melaksanakan koordinasi aktif dengan Polri dan Kejaksaan.

Djoko Tjandra. Foto: ANTARA
Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

Ali mengatakan, KPK mendorong Polri dan Kejaksaan untuk terus mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak lain selain yang telah ditetapkan sebagai tersangka saat ini.

"Hingga saat ini KPK masih memantau progres penanganan perkaranya dan apabila ditemukan adanya indikasi hambatan yang dihadapi oleh Polri maupun Kejaksaan maka KPK sesuai kewenangan dalam Pasal 10A UU KPK tentu siap untuk ambil alih kasusnya," kata dia.

Selain didesak mengambil alih kasus Djoko Tjandra, KPK juga diminta ikut menyelidiki penyebab terbakarnya kantor Kejagung. Ali mengaku, KPK masih menunggu hasil analisa dari pihak yang berkompeten mengenai penyebab kebakaran.

"Terkait peristiwa kebakaran di Kejagung, tentu lebih bijak jika menunggu hasil pemeriksaan penyebab kebakaran tersebut dari pihak-pihak yang berkompeten untuk itu," kata Ali.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia Corruption Watch mendesak agar KPK ikut menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, keterlibatan KPK dibutuhkan untuk membuktikan kejadian tersebut murni kelalaian atau terencana.

Baca Juga

Djoko Tjandra Diperiksa Usut Suap untuk Irjen Napoleon

"Setidaknya hal ini untuk membuktikan, apakah kejadian tersebut murni karena kelalaian atau memang direncanakan oleh oknum tertentu," kata Kurnia, Senin (24/8).

Pasalnya, saat ini Kejagung tengah menangani sejumlah perkara korupsi cukup besar, mulai dari Jiwasraya, hingga yang teranyar kasus red notice Djoko Tjandra dan dugaan gratifikasi yang menjerat Jaksa Pinangki. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Gambir
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Tawuran Bersenjata Tajam di Gambir

Polres Jakarta Pusat menangkap pelaku tawuran yang melakukan aksinya di di Jalan Sukarjo Wiryapranoto, Kecamatan Gambir, beberapa waktu lalu.

KPK Cecar Edhy Prabowo Soal Modus Suap dari Eksportir Benur
Indonesia
KPK Cecar Edhy Prabowo Soal Modus Suap dari Eksportir Benur

KPK memang sedang mengusut dugaan penerimaan uang Edhy Prabowo dari sejumlah perusahaan pengekspor benur.

Korupsi CSRT Eks Pejabat BIG-LAPAN Rugikan Negara Rp179 Miliar
Indonesia
Korupsi CSRT Eks Pejabat BIG-LAPAN Rugikan Negara Rp179 Miliar

"Diduga dalam proyek ini telah terjadi kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sekitar sejumlah Rp179,1 miliar," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Polda Metro Ringkus Para Penyebar Hoaks Virus Corona
Indonesia
Polda Metro Ringkus Para Penyebar Hoaks Virus Corona

Para tersangka yang mengenakan penutup wajah dan baju tahanan ini hanya bisa terdiam saat ditampilkan ke awak media.

 Presiden Jokowi Salat Id di Wisma Bayurini, Kompleks Istana Bogor
Indonesia
Presiden Jokowi Salat Id di Wisma Bayurini, Kompleks Istana Bogor

Salat Idulfitri berjemaah yang dipimpin Ketua DKM Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor, Muhammadun digelar pada pukul 06.32 WIB.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ajari Ma'ruf Amin Tipu Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ajari Ma'ruf Amin Tipu Rakyat

Foto Wapres Ma’ruf tersebut adalah karya dari Jurnalis CNN Indonesia

Akhirnya, Jokowi Perintahkan Tes Massal Virus Corona
Indonesia
Akhirnya, Jokowi Perintahkan Tes Massal Virus Corona

Metode tes massal terbukti berhasil meredam penyebaran virus corona di Korea Selatan dan Vietnam

Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi sampai 13 Agustus
Indonesia
Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi sampai 13 Agustus

Kebijakan itu berlangsung selama dua pekan atau 14 hari, terhitung mulai Jumat 31 Juli besok sampai 13 Agustus 2020.

Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP
Indonesia
Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP

Bupati Wardoyo bersama sejumlah petugas Satpol PP mendatangi tempat makan Marki Food Center di Dukuh Dompilan.

 Duh, Stok Masker di Batam Malah Diborong Warga Singapura
Indonesia
Duh, Stok Masker di Batam Malah Diborong Warga Singapura

Aksi warga Singapura itu mendapat protes dari rakyat Batam