Tanggapan ICW Soal Tumbangnya Basaria Panjaitan di Seleksi Capim KPK Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan tumbang dalam seleksi calon pimpinan lembaga antirasuah periode 2019-2023. Basaria gagal lulus dari tes psikologi atau seleksi tahap ketiga yang digelar Pansel Capim KPK, Minggu (28/7) lalu.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai wajar Basaria tumbang dari proses seleksi Capim KPK. Pasalnya, selama ini banyak catatan kritis terhadap KPK di bawah kepemimpinan Basaria Panjaitan cs.

Baca Juga: Basaria Panjaitan Tumbang di Seleksi Capim KPK Tahap Ketiga

"Sebenarnya, banyak catatan kritis yang banyak diberitakan kepada lima komisioner KPK saat ini, dan kita pandang lebih baik figur-figur baru yang menempati pimpinan KPK 2019-2023," kata Kurnia di Kantor ICW, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa (6/8).

Basaria Panjaitan gagal tes psikologi Capim KPK
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan gagal lolos tes psikologi Capim KPK (MP/Ponco Sulaksono)

Kurnia membeberkan catatan kritis ICW terhadap pimpinan KPK saat ini, antara lain rendahnya tuntutan pidana hingga gejolak internal yang terjadi di tubuh KPK. Tak hanya itu, ICW juga menyoroti soal penerapan asset recovery yang belum maksimal.

Menurut Kurnia, saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran rekam jejak 40 peserta capim KPK. Atas dasar itu, kata dia, pihaknya belum bisa memastikan kandidat mana yang memiliki potensi untuk menjadi pimpinan lembaga antikorupsi tersebut.

"Kita belum selesai tracking tentang siapa saja calon-calon potensial. Dan kalau dibilang ada, pasti ada ya dari 40 ini orang-orang baik begitu. Tapi, memang kita belum mempublikasikan itu," ujar Kurnia.

Basaria merupakan satu dari 6 orang unsur KPK yang gugur usai tes psikologi. Lima anggota KPK lainnya yang juga gagal lolos, antara lain Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Direktur Gratifikasi KPK Syarif Hidayat, Wakil Ketua 2 Wadah Pegawai (WP) KPK Harun Al Rasyid.

Baca Juga: Pansel Endus Ada Upaya Menjegal Calon Pimpinan dari Luar KPK

Kemudian Koordinator Wilayah VI Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK Asep Rahmat Suwandha, serta Ketua Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK wilayah Jawa Tengah, Muhammad Najib Wahito.

Nama-nama mereka tak disebut saat Pansel Capim KPK membacakan 40 peserta yang lulus tes di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (5/8).

Sementara itu, lima internal KPK yang lolos seleksi tahap ketiga yakni dua Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Laode M. Syarif, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi KPK Sujanarko, dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia KPK Chandra Sulistio Reksoprodjo.(Pon)

Baca Juga: IPW Paparkan Pentingnya Pimpinan KPK Dari Unsur Kepolisian

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH