Tangani Orang Depresi, Hindari 5 Kalimat Ini Terkadang memberikan pertolongan malah bukan membantu. (Foto: Pixabay/Sasint)

PERNAHKAH kamu mendengar istilah ‘Homo Homini Socius’? Yups, istilah yang menyebutkan bahwa ‘manusia menjadi sahabat bagi manusia lainnya’ menegaskan manusia adalah makhluk sosial. Nah, salah satu aktivitas sosial yang paling banyak dilakukan adalah saling mendengarkan curhat.

Saling mendengarkan curhat penting untuk dilakukan agar segala beban dapat terlepas dari dalam diri. Bahkan, jika teman curhat kamu merupakan sahabat sejak lama, dapat membantu kamu keluar dari masalah yang sedang dihadapi.

Meski sudah lama berkawan, ada satu hal yang perlu kamu diperhatikan saat harus menghadapi curhatan dari teman yang sedang depresi. Seperti dilansir Go Dok, mereka yang sedang depresi, harus diperlakukan dengan sangat hati-hati karena kondisi psikologinya yang sedang sensitif dan sangat membutuhkan dukungan.

Sebenarnya, baik yang mengalami depresi klinis ataupun tidak, ada baiknya kamu hindari menggunakan kalimat ini pada mereka yang depresi. Apa saja kalimat itu dan bagaimana efeknya? Makanya, simak terus artikel ini ya, agar kamu bisa menjadi pendengar yang baik dan tidak salah memberi tanggapan!

1. “Yang lebih berat hidupnya dari kamu banyak kali”

Dua orang sedang berbicara. (Pixabay/Kabaldesch0)
kapasitas setiap orang berbeda antara satu dengan yang lainnya. ( Foto: Pixabay/Kabaldesch0)

Kamu harus memahami bahwa kapasitas setiap orang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Kamu juga tidak bisa mengatakan bahwa orang yang bercerai tidak lebih sedih dari orang yang keluarganya hilang ditelan ombak tsunami.

Kita juga tidak bisa bilang bahwa orang yang dibully ketika bersekolah tidak mengalami siksaan batin seberat ibu Veronica Tan. Intinya, jangan pernah menyamaratakan mental setiap orang karena pada dasarnya, setiap orang punya kapasitas masing-masing dalam menerima beban hidup.

Kredit : zaimul


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH