Tangani Lonjakan COVID-19, SDM Kesehatan di Jabar Perlu Ditambah RSHS Bandung. (Foto: Imanha)

MerahPutih.com - Rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Jabar selain memerlukan tempat tidur tambahan, juga diminta melakukan pengalihan tenaga medis non-Covid-19 untuk menangani pasien COVID-19, yang terus mengalami lonjakan dalam dua pekan terakhir ini.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian mengatakan, penambahan kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 di Jawa Barat (Jabar) harus disertai dengan peningkatan dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca Juga:

Kasus Meningkat, Luhut Perintahkan Percepat Vaksinasi COVID-19

SDM tersebut baik tenaga kesehatan maupun tenaga nonkesehatan. Hal itu dilakukan supaya penanganan pasien COVID-19 berjalan optimal.

"Kemudian di internal RS sendiri dilakukan refocusing tenaga-tenaga yang melayani non-COVID-19 untuk merawat pasien COVID-19 karena penambahan tempat tidur harus disertai penambahan SDM. Perawatan pasien COVID-19 juga membutuhkan penanganan dari tenaga-tenaga dari berbagai disiplin ilmu yang kompeten di bidangnya," kata Marion

Ia mengatakan, penanganan COVID-19 di ruang ICU, butuh tenaga kesehatan yang kompeten dan terlatih dalam mengoperasikan peralatan di ICU. Selain itu, pasien COVID-19 di ICU membutuhkan pengawasan dokter dan perawat yang terus-menerus melakukan pemantauan terhadap status kesehatan pasien tersebut.

Marion mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat edaran ke rumah sakit untuk mengonversi 30-40 persen dari total kapasitas tempat tidur rumah sakit sebagai tempat tidur perawatan COVID-19.

Selain penambahan kapasitas dan penguatan SDM, kata Marion, Pemda Provinsi Jabar akan memfasilitasi alat medis untuk perawatan pasien COVID-19. Mulai dari Alat Pelindung Diri (APD) dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP).

"Sekarang sedang diidentifikasi fasyankes yang membutuhkan bantuan. Jadi bukan hanya rumah sakit, tetapi juga laboratorium. Dan tenaga pendukung sedang diidentifikasi tenaga pendukung yang mana yang dibutuhkan? Misalnya tenaga penginput data juga diperlukan karena data harus masuk real time," ucapnya.

Ia menegaskan, Pemprov Jabar, terus memperkuat sistem kesehatan baik dari sisi input, sisi proses, supaya output bisa terukur. Agar angka kesembuhan meningkat, angka kematian menurun, dan nakes sehat.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian. (Humas Jabar)
Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian. (Humas Jabar)

"Ini angka-angka yang harus kita capai dalam pengendalian COVID-19," tambahnya.

Pemda Provinsi Jawa Barat sendiri membuka rekrutmen Tim Relawan Medis Penanganan COVID-19. Rekrutmen dilakukan guna memperkuat SDM tenaga kesehatan di rumah sakit yang kini makin kewalahan karena menghadapi lonjakan kasus COVID-19.

Nantinya, relawan yang mendaftar akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit khususnya di Bandung Raya. Seperti diketahui Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar menetapkan Bandung Raya dalam status siaga 1 akibat lonjakan kasus pascalibur lebaran. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Polemik Obat Kecacingan Ivermectin Saat COVID-19 Melonjak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Didesak Segera Lakukan Legislatif Review UU Cipta Kerja
Indonesia
DPR Didesak Segera Lakukan Legislatif Review UU Cipta Kerja

Khusus PKS dan Demokrat kami terima kasih sikapnya tolak UU Cipta Kerja. Mari PKS dan Demokrat bersama-sama kaum pekerja.

Hari Ini Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Djoko Tjandra ke Kejagung
Indonesia
Hari Ini Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Djoko Tjandra ke Kejagung

Polisi menangani dua kasus yang melibatkan Djoko Tjandra

Pemprov DKI Perlu Buat Sanksi Penyalahgunaan BST COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Perlu Buat Sanksi Penyalahgunaan BST COVID-19

BST merupakan salah satu upaya perlindungan sosial dari pemerintah

Muhammadiyah Diharap Konsisten Perjuangkan Islam Berkemajuan di Hari Jadinya ke-108
Indonesia
Muhammadiyah Diharap Konsisten Perjuangkan Islam Berkemajuan di Hari Jadinya ke-108

Puan mengaku bangga pada seluruh pimpinan dan kader Muhammadiyah

Koordinasi Penambahan Jaksa, Deputi Penindakan KPK Sambangi Kejagung
Indonesia
Koordinasi Penambahan Jaksa, Deputi Penindakan KPK Sambangi Kejagung

Kejagung telah mengirimkan 23 jaksanya untuk mengikuti seleksi

[HOAKS atau FAKTA]: Satu Keluarga Hanya Makan Terigu Gegara Pembagian Sembako Tak Merata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Satu Keluarga Hanya Makan Terigu Gegara Pembagian Sembako Tak Merata

Beredar video di media sosial Instagram di mana ada satu keluarga di Depok, Jawa Barat, bercerita hanya makan tepung untuk dikonsumsi sehari-hari.

Jakarta Lockdown? Ini Kata Wagub DKI
Indonesia
Jakarta Lockdown? Ini Kata Wagub DKI

"Nanti bersabar sebentar tidak lama lagi mudah-mudahan, Pemprov akan mengambil kebijakan dalam rangka pencegahan dan penanganan, pengendalian COVID-19 di wilayah DKI Jakarta," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria

Ridwan Kamil Ajak NU dan Muhammadiyah Sukseskan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Ridwan Kamil Ajak NU dan Muhammadiyah Sukseskan Vaksinasi COVID-19

Ridwan Kamil meminta Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar berkolaborasi dengan ulama atau tokoh agama untuk menyukseskan vaksinasi.

Negara Maju Berkomitmen Gelontorkan Dana Stimulus
Indonesia
Negara Maju Berkomitmen Gelontorkan Dana Stimulus

Namun terlepas dari jumlahnya yang besar, masalah dengan peluncuran vaksin secara global dan munculnya varian virus corona baru membuat jalur pemulihan di masa depan tetap tidak pasti.

Rumah Eks Menlu Achmad Soebardjo Layak Jadi Cagar Budaya
Indonesia
Rumah Eks Menlu Achmad Soebardjo Layak Jadi Cagar Budaya

"Dari nilai sejarahnya, rumah ini patut dijadikan cagar budaya," ujar Ketua TACB DKI, Gatot Ghautama