Budaya Populer

Tanding Sengit J-Pop vs K-Pop

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 07 Desember 2023
Tanding Sengit J-Pop vs K-Pop

Meski saling berebut pengaruh, selebritas K-Pop dan J-Pop bisa berkolaborasi. (Foto: Pexels/Cottonbro Studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUATU hari pada 2019, band Arashi, grup idola dari Jepang, menggelar tur di Indonesia. Mereka ingin memperkenalkan keunikan musik J-Pop ke dunia. Namun, mereka tak mau membandingkannya dengan tipe musik lain. Kecuali satu: musik K-Pop dari Korea Selatan.

“Tapi, kami bukannya tidak mau kalah dengan K-Pop, kami ingin mengusung gaya kami sendiri, gaya J-Pop, keunikan J-pop,” kata Sho Sakurai, salah satu anggota grup idola Arashi, seperti dilansir ANTARA.

Jun Matsumoto, personel lainnya, punya pendapat serupa dengan Sho mengenai hubungan J-Pop dan K-Pop. Menurutnya, tiap musik punya daya tarik sendiri.

“Kami ingin membuat orang mendengarkan musik dan menikmatinya,” kata Jun yang berpikir bahwa musikalitas dua tipe musik itu berbeda.

Mengenai perbedaan antara musik J-pop dengan K-pop, Jun berpendapat musik K-Pop dibuat lebih menyasar pada pasar Barat.

“K-Pop itu lebih menuju pasar Barat daripada Asia, jadi mungkin perbedaannya di situ,” kata Jun. Hingga hari ini, Arashi masih tertantang untuk lebih memperkenalkan J-Pop ke dunia.

Baca juga:

Belajar Bahasa Jepang lewat Budaya Pop

J-Pop dan K-Pop dua genre musik paling populer di dunia. Keduanya memiliki banyak pengikut di Asia dan sekitarnya.

K-Pop yang berasal dari Korea Selatan telah menjadi fenomena global dalam beberapa tahun terakhir, sedangkan J-Pop lebih dulu populer selama beberapa dekade.

Popularitas K-Pop meledak berkat grup-grup seperti BTS, BLACKPINK, dan EXO. Mereka menjadi superstar global. K-Pop memiliki resep unik yang menggabungkan elemen pop, hip-hop, R&B, dan musik elektronik.

Video musik K-Pop juga punya jurus khusus. Nilai produksi yang tinggi, koreografi yang rumit, dan visual menakjubkan.

K-Pop memperluas pengaruhnya lewat kehadiran artis secara daring, merangkul penggemar dari seluruh dunia, membuka ruang khusus bagi penggemar, membuka kompetisi dance cover, dan menyebarkan meme yang didedikasikan untuk idola favorit mereka.

Salah satu alasan popularitas K-Pop adalah penekanannya pada dinamika grup. Grup K-pop biasanya memiliki beberapa anggota, masing-masing dengan kepribadian dan bakat yang berbeda.

Ini memungkinkan penggemar untuk terhubung dengan setiap anggota secara individu dan menciptakan rasa kebersamaan di antara para penggemar. Grup K-Pop juga sering memiliki basis penggemar yang kuat (dikenal sebagai fandom) yang berdedikasi untuk mendukung idola mereka dalam suka maupun duka.

Dilansir dari laman Tabsnation, faktor lain yang berkontribusi pada popularitas K-Pop adalah pendekatan pemasaran strategisnya. Banyak perusahaan K-Pop berinvestasi dalam mempromosikan selebritas mereka melalui media sosial, konser, dan penampilan TV.

Mereka juga menggunakan taktik keterlibatan penggemar seperti pertemuan penggemar, tanda penggemar, dan klub penggemar untuk membangun pengikut setia.

Perusahaan K-Pop juga sering merilis musik baru dengan agak ‘pelit’. Biasanya dalam bentuk mini-album atau single agar penggemar tetap terlibat, bersemangat, dan terikat.

Di sisi lain, J-Pop menerapkan kombinasi suara khas, musik tradisional Jepang, elemen pop, dan rock modern. Selebritas J-Pop sering fokus pada tema seperti cinta, masa muda, dan pertumbuhan pribadi. Video musik J-Pop lekat dengan visual yang penuh warna dan menyenangkan.

J-Pop memiliki basis penggemar yang besar di Jepang. Grup idola seperti AKB48, Arashi, dan Perfume telah menjual jutaan kopi album dan single. Namun, J-Pop belum mencapai tingkat popularitas global yang sama dengan K-Pop.

Ini sebagian karena kendala bahasa. Sebagian besar lagu J-Pop berbahasa Jepang sehingga membatasi daya tariknya bagi penutur non-Jepang. Namun, penggemar J-Pop pada akhirnya tetap tertarik dengan budaya dan musik Jepang.

Seiring berjalannya waktu, muncul sub-genre baru J-Pop. Bahkan hingga saat ini jenis musik J-Pop masih terus berkembang. Musik-musik Jepang mulai tumbuh secara eksponensial selama 1990-an berkat band-band seperti Mr. Children dan B’z.

Baca juga:

Cinta Luntur Wota Uzur

Laman Efisy mewartakan, baru pada akhir 1990-an, idola yang berorientasi pada tarian, seperti Namie Amuro, menjadi terkenal, menjadikannya sebagai perempuan penyanyi J-Pop terlaris.

Pada awal abad ke-21, tren musik pop Jepang memasukkan elemen folk, techno, dan hip-hop ke gaya musik mereka. Beberapa band bahkan memproduksi musik dengan mengambil sampel sulih suara dari acara anime dengan menggunakan penyintesis suara.

J-Pop juga mengandalkan kemempelaian antara musik dengan fesyen. Harajuku, salah satu aliran fesyen Jepang paling kesohor, diterapkan untuk para anggota grup idola J-Pop. Sebut saja Kyary Pamyu Pamyu dan AKB48.

Meski saling berebut pengaruh, selebritas K-Pop dan J-Pop bisa berkolaborasi. Ada beberapa kolaborasi sukses yang terjadi sebelumnya.

Kolaborasi antara selebritas K-pop dan J-pop dapat membantu menjembatani kesenjangan di antara kedua genre dan menciptakan peluang baru bagi kedua industri.

Kolaborasi antara selebritas K-pop dan J-pop juga dapat membantu memperkenalkan penggemar dari satu genre ke genre lainnya dan mempromosikan pertukaran dan apresiasi budaya.

Pada akhirnya, pilihan antara K-Pop dan J-Pop bersifat subjektif dan bergantung pada preferensi pribadi. Kedua genre memiliki kekuatan unik dan daya tarik bagi audiens yang berbeda. Semua terserah pada pendengar. (and)

Baca juga:

Penerjemah Gokil di Balik Lirik 'Ganjil' JKT48

#Budaya Populer Jepang #Anime #Manga #Budaya Jepang #K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Parodi Jadi Subunit Resmi, HRS Buka Era Baru lewat 'Skibidi'
Skibidi berbicara tentang keberanian untuk tampil sebagai diri sendiri tanpa harus terus memikirkan ekspektasi maupun penilaian dari orang lain.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Dari Parodi Jadi Subunit Resmi, HRS Buka Era Baru lewat 'Skibidi'
ShowBiz
Minho SHINee Panaskan Suasana dengan 'Make It Hot'
Menggambarkan kedekatan dua orang yang perlahan berubah menjadi suasana yang semakin penuh gairah.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Minho SHINee Panaskan Suasana dengan 'Make It Hot'
ShowBiz
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
D.O. EXO menghadirkan “Guitarist” sebagai lagu utama mini album DOPAMINE, menggunakan metafora gitar untuk menggambarkan tumbuhnya ketertarikan dan rasa cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
D.O. EXO Hadirkan 'Guitarist', Kisah Ketertarikan yang Tumbuh Lewat Metafora Gitar
ShowBiz
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
Music video lagu tersebut disebut menjadi video musik dengan pencapaian 100 juta penonton tercepat di YouTube sepanjang 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
ShowBiz
BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
Tur tersebut diperkirakan telah menarik sekitar 1,92 juta penggemar di seluruh benua Amerika Utara.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
  BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
ShowBiz
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
E Entertainment mengungkapkan bahwa pihak agensi dan para personel telah sepakat untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
E'LAST Resmi Bubar, Kontrak Anggota Berakhir setelah Enam Tahun
ShowBiz
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
Felix Stray Kids merilis lagu solo terbaru 'Slow It Down'. Lagu ini mengangkat pesan tentang memperlambat langkah dan menemukan keseimbangan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Felix Stray Kids Ungkap Sisi Reflektif Lewat Lagu Solo 'Slow It Down', Simak Liriknya
ShowBiz
'Fallen Angel' Jennie, Kisah tentang Sisi Rapuh di Balik Sosok yang Kuat
Istilah fallen angel menjadi metafora untuk menggambarkan seseorang yang kehilangan kesempurnaan atau harapan yang pernah ia miliki.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
'Fallen Angel' Jennie, Kisah tentang Sisi Rapuh di Balik Sosok yang Kuat
Bagikan