Tanah Longsor 100 Meter Timpa Jalan di Probolinggo, Tembok Rumah Warga Jebol

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 19 Februari 2026
Tanah Longsor 100 Meter Timpa Jalan di Probolinggo, Tembok Rumah Warga Jebol

BPBD bersama sejumlah pihak terkait melakukan kerja bakti untuk menangani bencana longsor yang menutup akses jalan di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Rabu (18/2/2026). ANTARA/HO-BPBD Probolinggo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana tanah longsor menutup akses jalan Desa Sapih akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejak Rabu (18/2).

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akses jalan desa sempat tertutup material longsoran, sehingga mengganggu aktivitas warga," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief dalam keterangannya kepada media, Kamis (19/2).

Baca juga:

Monsun Asia Mengganas, BMKG Prediksi Banjir Bandang dan Tanah Longsor Intai Bali

Tinggi Longsoran Sampai 100 Meter

Menurut dia, berdasarkan laporan sementara terdapat dua titik longsor utama. Titik pertama longsor menutup akses jalan desa menuju Dusun Pondokterop sepanjang kurang lebih 25 meter dengan tinggi area longsoran diperkirakan 100 meter.

Untuk titik kedua dilansir dari Antara, longsor mengakibatkan tembok rumah milik warga atas nama Misto di Dusun Sapih Sarirejo rusak atau jebol akibat terdampak material tanah.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Kabupaten Probolinggo bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen dan kerja bakti di lokasi kejadian," imbuh Oemar.

Baca juga:

Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur

Gotong Royong Warga

Tim BPBD bergerak cepat begitu menerima laporan dari wilayah, sehingga TRC bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen di dua titik longsor

Aparat bersama warga setempat bergotong royong membuka kembali akses jalan yang tertutup material serta membantu membersihkan longsoran dari rumah terdampak.

Hingga saat ini kondisi di lokasi relatif aman dan tidak ada korban jiwa. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi longsor susulan masih bisa terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun.

"Kami mengimbau warga khususnya yang tinggal di lereng atau dekat tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika ada tanda-tanda pergerakan tanah segera laporkan agar bisa segera ditangani," tandas orang nomor satu di BPBD Probolinggo itu. (*)

#Cuaca Ekstrem #Tanah Longsor #Probolinggo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Beberapa daerah bahkan perlu mewaspadai angin kencang yang dapat muncul bersamaan dengan perubahan cuaca.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Senin (14/9)
Dunia
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Terjadi persis seperti yang telah diperkirakan para ilmuwan sejak puluhan tahun lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, Perubahan Iklim dan El Nino Penyebabnya
Indonesia
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Proses belajar mengajar dan kegiatan sekolah kembali berjalan normal mulai Rabu (9/9) karena situasi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai cukup membaik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Hari Ini Jakarta Akan Diliputi Awan Tebal, Hujan Bisa Turun di Sore Hari
Bagikan