Tamu Ngunduh Mantu Kaesang Dilarang Pakai Batik Parang Kaesang dan Erina Foto: Instagram/@kaesangp

MerahPutih.com - Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi para tamu undangan ngunduh mantu putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep. Salah satunya adalah larangan mengenakan batik motif parang di acara yang akan digelar pada Minggu (11/12).

Larangan tersebut disampaikan juru bicara pernikahan Kaesang-Erina, Gibran Rakabuming Raka. Dia mengaku mendapatkan pesan larangan itu langsung dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X

Baca Juga

Jumlah Relawan Jokowi yang akan Hadiri Ngunduh Mantu Kaesang-Erina

"Dari Pura Mangkunegaran yang meminta agar tamu undangan tidak mengenakan kain batik bermotif tersebut," ujar Gibran,Senin (5/12).

Diketahui parang lereng merupakan batik dengan ciri motif berulang mengikuti garis diagonal. Konon, motif tersebut diciptakan oleh Sultan Agung Adi Prabu Hanyakrakusuma.

Sang Susuhunan Agung Yasa (menciptakan) motif tersebut karena terinspirasi ombak yang menggulung-gulung saat bermeditasi di Pantai Selatan Jawa.

Baca Juga

Gibran Tegaskan Pernikahan Kaesang-Erina Hanya Terima Sumbangan Doa

Pada masa Dinasti Mataram hingga awal kemerdekaan, motif tersebut hanya boleh disandang oleh para raja dan keturunannya (sentana).

Seiring berjalannya waktu, motif parang lambat laun mulai digunakan masyarakat umum. Namun hingga saat ini, motif parang masih terlarang dipakai masyarakat biasa ketika berada di lingkungan Keraton Surakarta, Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman.

"Atas dasar itu saya meminta pada tamu untuk menyesuaikan aturan tersebut," katanya (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

7 Sumber Mata Air untuk Prosesi Siraman Kaesang Jelang Nikahi Erina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: BCA Prioritas Tawarkan Promo Menarik Periode April - Mei
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BCA Prioritas Tawarkan Promo Menarik Periode April - Mei

Beredar informasi berupa sebuah akun di media sosial Facebook mengatasnamakan BCA Prioritas dengan nama akun Bca_prioritas.

Politik Nasi Goreng SBY saat Bertemu Petinggi PKS
Indonesia
Politik Nasi Goreng SBY saat Bertemu Petinggi PKS

Acara silaturahim diawali makan malam dengan menu nasi goreng racikan SBY.

Komnas HAM Sampaikan Laporan Hasil Investigasi Kasus Brigadir J ke Polri Pekan Ini
Indonesia
Komnas HAM Sampaikan Laporan Hasil Investigasi Kasus Brigadir J ke Polri Pekan Ini

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menuturkan pihaknya berharap laporan tersebut bisa disampaikan ke Polri pada Jumat (26/8).

Mahfud MD Komentari Pernikahan Ketua MK dengan Adik Presiden Jokowi
Indonesia
Mahfud MD Komentari Pernikahan Ketua MK dengan Adik Presiden Jokowi

Rencana pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ida Yati, menjadi sorotan publik.

APJII Siap Bantu Dukcapil Agar Akses NIK Tetap Gratis
Indonesia
APJII Siap Bantu Dukcapil Agar Akses NIK Tetap Gratis

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai akses NIK tetap bisa gratis. Hal ini lantaran APJII siap membantu Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam menyediakan akses NIK secara gratis untuk layanan publik.

Anies Pamitan
Indonesia
Anies Pamitan

Anies menyampaikan ucapan perpisahan di hadapan warga ibu kota dengan lengser sebagai Gubernur DKI.

Pemegang Kartu Bisnis APEC Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa
Indonesia
Pemegang Kartu Bisnis APEC Bisa Masuk Indonesia Tanpa Visa

Kartu ini berlaku di 19 negara anggota yang menerapkan skema KPP APEC.

FX Rudi Rela Karakternya Dibunuh hingga Dibui demi Ganjar
Indonesia
FX Rudi Rela Karakternya Dibunuh hingga Dibui demi Ganjar

"Pokoknya saya sudah siap 3D. Siap dibuang, siap dibunuh karakternya, siap dibui," tegas dia.

Jelang Tahun Politik 2024, Pengganti Anies Harus Bisa Jaga Independensi
Indonesia
Jelang Tahun Politik 2024, Pengganti Anies Harus Bisa Jaga Independensi

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berakhir pada 16 Oktober 2022.

[HOAKS atau FAKTA]: Saat Demo 10 April, Mahasiswa Serentak Batal Puasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Saat Demo 10 April, Mahasiswa Serentak Batal Puasa

Kejadian ratusan mahasiswa yang makan nasi bungkus di depan Kantor DPRK Langsa terjadi pada 8 Oktober 2020