Tampung Novel Baswedan cs di Bareskrim, Kapolri Disebut Sosok Negarawan Novel Baswedan. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menarik 56 pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri mendapat pujian. Kapolri Dianggap seorang negarawan.

"Dalam menyikapi hal tersebut, Kapolri adalah seorang negarawan yang menjaga keseimbangan alias jalan tengah," kata Ketua Komisi III DPR Herman Hery kepada wartawan, Rabu (29/9).

Baca Juga:

Soal Novel Baswedan Cs, Jokowi Jangan Diam-Diam Menyetujui Apa yang Dilakukan KPK

Politikus PDI-Perjuangan itu meminta agar semua pihak tak meributkan langkah Kapolri tersebut. Justru sebaliknya, sikap Kapolri ini seharusnya bisa menjadi contoh yang patut untuk ditiru.

"Sikap kapolri tersebut boleh menjadi contoh bagi banyak pihak di dalam menghadapi berbagai polemik di bangsa ini," ujar dia.

Herman menilai, sikap Kapolri tersebut bertujuan agar semua pihak bisa fokus pada keselamatan rakyat dan pemulihan ekonomi di tengah kondisi pandemi COVID-19 masih melanda Indonesia.

Gedung KPK. (Foto: Antara)
Gedung KPK. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sampaikan keinginannya untuk menarik 56 pegawai KPK yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai ASN Polri untuk memperkuat Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditpikor) Bareskrim Polri.

Sigit mengatakan niatan tersebut telah disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo dan mendapat persetujuan.

"Ini mungkin rekan-rekan mendapatkan info. Lebih baik saya jelaskan hari Jumat yang lalu saya telah berkirim surat kepada Pak Presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri khususnya Ditpikor," kata Sigit dalam rekaman konferensi pers persiapan PON XX Papua yang disiarkan Divisi Humas Polri, Selasa (28/9).

Baca Juga:

Kritik Sikap Jokowi Soal Novel Baswedan Cs, Pengamat: yang Korupsi Kan yang Berkuasa

Menurut Sigit, ada tugas tambahan terkait upaya-upaya pencegahan dan upaya lain yang harus Polri lakukan dalam rangka mengawal program penanggulangan COVID-19. Termasuk juga pemulihan ekonomi nasional serta kebijakan strategis yang lain.

"Karena itu kami berkirim surat kepada Pak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus di tes dan tak dilantik ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian dan rekrut jadi ASN Polri," kata Sigit.

Sigit menyebutkan, permohonan tersebut mendapat respon positif dari Presiden yang memberikan surat balasan melalui Menteri Sekretaris Negara (Sesneg) yang diterima pada tanggal 27 September 2021. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Omicron di Indonesia Bertambah 3, Total Jadi 8
Indonesia
Kasus Omicron di Indonesia Bertambah 3, Total Jadi 8

Dengan demikian, saat ini varian Omicron di tanah air menjadi delapan kasus.

Polisi Periksa Saksi dalam Perkara yang Menyeret Nama Ferdinand Hutahaean
Indonesia
Polisi Periksa Saksi dalam Perkara yang Menyeret Nama Ferdinand Hutahaean

Polri pun memastikan akan mengusut dengan tuntas laporan terkait kasus dugaan ujaran kebencian ini

15.900 Pemudik akan Diberangkatkan dari Stasiun Gambir Hari Ini
Indonesia
15.900 Pemudik akan Diberangkatkan dari Stasiun Gambir Hari Ini

Hari ini, Kamis (28/4) atau H-4 Hari Raya Idul Fitri, berdasarkan data Stasiun Gambir, terdapat 35 kereta api yang beroperasi. Adapun dari jumlah tersebut delapan di antaranya merupakan KA tambahan.

Kegiatan Keagamaan Hingga Pernikahan di Zona Merah COVID-19 Dihentikan Sementara
Indonesia
Kegiatan Keagamaan Hingga Pernikahan di Zona Merah COVID-19 Dihentikan Sementara

Untuk teknis pelaksanaannya, Kementerian Agama sudah mengatur hal tersebut melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 1 Tahun 2020

Belasan Orang Diduga Meninggal Akibat Pertikaian Kelompok di Kota Sorong
Indonesia
Belasan Orang Diduga Meninggal Akibat Pertikaian Kelompok di Kota Sorong

Data sementara ada 12 korban jiwa dalam peristiwa itu. Satu orang meninggal akibat dibacok dan 11 orang terjebak dalam karaoke Doubel0 yang dibakar massa.

Pimpinan DPR Heran Situs BSSN Bisa Kena Retas
Indonesia
Pimpinan DPR Heran Situs BSSN Bisa Kena Retas

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku heran dengan diretasnya situs Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pemerintah Diminta Bereskan Segala Persiapan Mudik H-10 Lebaran
Indonesia
Pemerintah Diminta Bereskan Segala Persiapan Mudik H-10 Lebaran

Diperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran 2022 meningkat menjadi 85,5 juta orang melalui darat, laut, dan udara.

Jokowi: Pandemi Beri Beban Yang Berat Kepada Semua
Indonesia
Jokowi: Pandemi Beri Beban Yang Berat Kepada Semua

Pandemi ini bisa menerangi semua untuk mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri, dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pemkot Solo Tunggu Instruksi Pusat soal Vaksin Gotong Royong
Indonesia
Pemkot Solo Tunggu Instruksi Pusat soal Vaksin Gotong Royong

Disinggung pelaksanaan vaksinasi gotong royong, ia menegaskan sampai sejauh ini masih menunggu instruksi dari pusat.

Charta Politika: Warga Jateng Lebih Puas Kinerja Ganjar Ketimbang Jokowi
Indonesia
Charta Politika: Warga Jateng Lebih Puas Kinerja Ganjar Ketimbang Jokowi

Kepuasan terhadap Pemprov Jateng yang dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranowo ini mencapai 88.7 persen.