Tampil Menyanyikan Walang Kekek, Waldjinah Puaskan Kerinduan Penggemar! Penampilan Waldjinah di pembuka acara Solo Keroncong Festival 2018. (Foto: MP/Win)

MerahPutih.com- Dahaga penggemar suara emas maestro keroncong berjuluk "Si Walang Kekek" benar-benar terpuaskan di malam pembuka Solo Keroncong Festival (SKF) berlangsung di kawasan Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (20/7).

Meski tampil menggunakan kursi roda, suara indah Waldjinah tetap meliuk mengalir lembut membuata ratusan penonton tersihir.

Penonton pun semakin kegirangan saat tembang andalan Walang Kekek dilantunkan dengan kolaborasi iringan Jaipong. Tampak pula seorang penari Jaipong meningkahi.

Penampilan Waldjinah memang telah lama ditunggu penggemar. Sang Maestro sempat menepi tak lagi naik pentas lantaran sakit. Tak heran bila seorang warga begitu terkejut ketika mendengar suara "Si Walang Kekek".

Suara Waldjinah, menurut Akbar, salah seorang penonton, membuatnya takjub dan sama sekali tak berubah sejak dahulu.

”Suaranya masih enak didengar, luar biasa sekali,” kata Akbar, kepada merahputih.com.

Menginjak tahun kesembilan ini, ajang SKF seolah ingin mempertunjukan hal baru. Tercatat, ada sebanyak 10 grup dari dalam dan luar negeri ikut ambil bagian di ajang yang diselenggarakan hingga Minggu (21/7).

Selain itu, tatanan panggung juga berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu menggunakan backgound studio Musik Lokananta, maka tahun ini menggunakan background Stasiun Balapan Solo.

”Kenapa memilih background Stasiun Balapan, karena hampir setiap hari di sana, ada kegiatan keroncong. Sehingga menimbulkan kesan tersendiri bagi masyarakat,” jelas Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Stasiun Balapan juga sangat identik dengan sebuah tembang campursari gubahan Didi Kempot. Orang di luar Solo tentu akan mudah mengenali kekhasannya.

”Kemarin sebenarnya sudah ada komunikasi dengan Didi Kempot, namun jadwalnya berbenturan dengan show di luar kota,” kata Waldjinah. (Win)


Tags Artikel Ini

Yudi Anugrah Nugroho

LAINNYA DARI MERAH PUTIH