Tambahkan Simbol Lebah di Logo PKB, Begini Penjelasan Cak Imin Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar. (Antaranews)

MerahPutih.com - Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau yang karib disapa Cak Imin menambahkan lebah sebagai simbol atau logo dari PKB sesuai dengan surat An-Nahl Ayat 68, yang dijelaskan dalam sambutannya di hadapan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin dan juga ribuan peserta Muktamar PKB VI.

"Nah kenapa lebah, karena kita punya komitmen untuk tidak pernah hinggap di tempat-tempat yang tidak baik, tidak pernah makan kecuali makan makanan yang baik dan tidak akan pernah produksi kecuali berproduksi hal-hal yang baik dan bermanfaat untuk rakyat masyarakat dan bangsa," kata Cak Imin seperti dilansir dari Antara, Rabu (21/8).

Baca Juga: Cak Imin Terpilih Kembali Jadi Ketum PKB

Muhaimin mengatakan, rumah lebah memiliki manfaat dan berkah bagi seluruh umat manusia. Di balik sosok lebah ini juga adanya kekuatan yang tidak perlu diperlihatkan tetapi dapat mengejutkan.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. (ANTARA FOTO/Dodo Karundeng)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. (ANTARA FOTO/Dodo Karundeng)

"Yang benar, sejak dari Bali ini kelihatan hasilnya menggetarkan dunia, dan ini juga menunjukkan satu komitmen bahwa berjamaahlah, bahwa bergerombolan, bahwa berorganisasilah dalam satu kesatuan dan kebersamaan. Jangan bercerai berai kalau ada yang melepas satu biasanya tidak lama kemudian mati karena meninggalkan barisan," katanya saat mengisi sambutan dalam agenda penutupan Muktamar.

Ia juga menambahkan, di dalam lebah ada pemimpin yang biasanya disebut Ratu Lebah, untuk itu Muhaimin menyebutkan yang dapat disebut Ratu Lebah ialah organisasi perempuan bangsa sebagai ratu lebah secara internal.

Baca Juga: Cak Imin Berharap PKB Dapat Jatah 10 Menteri dan Ketua MPR

Namun, menurutnya, jika lebih internal lagi rRatu lebahnya adalah Kyai Ma'aruf Amin, hal ini dikarenakan sosok Ma'ruf Amin memiliki pengalaman yang panjang hingga reformasi mencetuskan dan merintis partai ini.

"Kalau lebih internal lagi, ratu lebahnya adalah Kyai Ma'aruf Amin, karena beliau punya pengalaman panjang, sejak merintis, ada cerita luar biasa, dalam setiap era Nadhatul Ulama. Jadi begitu reformasi beliau yang pertama mencetuskan dan merintis partai ini," jelas Muhaimin. (*)

Baca Juga: Dinilai tak Etis, PDIP Ogah Tiru Ambisi PKB


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH