Tambahan Kasus Harian COVID-19 Hampir 2.000, Angka Kematian 2 Orang Seniman membuat mural bertema COVID-19 di Kampung Pink, Kota Tangerang, Banten, Selasa, (22/12/2020). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Kenaikan kasus harian COVID-19 terus terjadi terjadi. Hal itu menandakan pandemi belum berakhir dan masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, kasus positif harian COVID-19 di Indonesia, Rabu (22/6), mendekati angka 2 ribu atau bertambah 1.985.

Angka penambahan hari ini kembali naik signifikan dibandingkan Selasa (21/6) sebanyak 1.678.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Kembali Tinggi, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada

Dengan penambahan hari ini, maka total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 6.072.918.

Sementara itu, kasus aktif hari ini juga dilaporkan kembali naik 1.296, sehingga total kasus aktif menjadi 11.391.

Kasus aktif adalah jumlah pasien positif COVID-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau sedang isolasi mandiri.

Sementara itu, angka positivity rate harian COVID-19 hari ini tercatat 3,30 persen, sedangkan kemarin 2,74 persen.

Kemenkes melaporkan dalam 24 jam terakhir jumlah orang yang diperiksa sebanyak 60.147 orang dengan angka positivity rate 3,30 persen.

Sementara itu, jumlah spesimen yang diperiksa dalam kurun waktu yang sama sebanyak 82.844 dengan positivity rate 3,83 persen.

Selanjutnya untuk angka kesembuhan hari ini tercatat 687 orang, dan total pasien sembuh telah mencapai 5.904.825.

Sedangkan angka kematian hari ini dilaporkan sebanyak dua orang, dan total kasus kematian mencapai 156.702 orang.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: MA Putuskan COVID-19 Berakhir

Kemenkes mencatat hari ini ada 4.156 orang yang berstatus suspek. Jumlah ini juga menurun jika dibandingkan kemarin di mana ada 4.411 orang yang suspek.

Beberapa waktu lalu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menganjurkan masyarakat untuk kembali menggunakan masker ketika berada di ruang terbuka.

"Kami menganjurkan tetap pakai masker. Kalau dulu boleh tidak pakai masker di ruang terbuka. Sekarang kasus naik, rekomendasi kami berubah. Pakai masker lagi meski di ruang terbuka," ujar anggota Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit Menular Pengurus Besar (PB) IDI Erlina Burhan.

PB IDI juga menjabarkan sejumlah rekomendasi lain menyikapi kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia kini.

Di antaranya, aturan tes COVID-19 PCR atau antigen bagi pelaku perjalanan, peningkatan testing dan tracing, serta peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19 booster.

"Tidak kalah penting adalah PB IDI mengimbau pemangku kebijakan gubernur, bupati untuk melakukan berbagai upaya peningkatan cakupan vaksinasi booster karena kita masih rendah 23 persen," terang dr Erlina. (Knu)

Baca Juga:

Ridwan Kamil Minta Warga tidak Panik tapi Tetap Waspada COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Tutup Tahun, Pemprov Jakarta Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil
Indonesia
Jelang Tutup Tahun, Pemprov Jakarta Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

"Harganya diharapkan tetap terjangkau sekalipun ada beberapa yang meningkat harganya mudah-mudahan masih dalam jangkauan daya beli masyarakat," kata Riza.

Muhammadiyah Imbau Umat Islam Tak Terprovokasi Perang Rusia-Ukraina
Indonesia
Muhammadiyah Imbau Umat Islam Tak Terprovokasi Perang Rusia-Ukraina

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, perang Rusia dan Ukraina bukan masalah agama.

Gibran Apresiasi Keberadaan Industri Garmen di Lapas Surakarta
Indonesia
Gibran Apresiasi Keberadaan Industri Garmen di Lapas Surakarta

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan tinjauan di Rutan Solo yang berlokasi di tengah kota, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (15/9).

Kedekatan Danjen Kopassus dengan Prabowo, Diperintah Mendaki Everest
Indonesia
Kedekatan Danjen Kopassus dengan Prabowo, Diperintah Mendaki Everest

Danjen Kopasuss Brigjen Iwan Setiawan rupanya memiliki kedekatan khusus dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Buktinya, setelah resmi menjabat Danjen Kopassus , Iwan langsung mendatangi Prabowo di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (14/4).

Ruang Kerja Puan Cs hingga MKD DPR Di-lockdown
Indonesia
Ruang Kerja Puan Cs hingga MKD DPR Di-lockdown

DPR melakukan lockdown di beberapa ruang di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Asabri Digelar Besok
Indonesia
Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Asabri Digelar Besok

"Bahwa perkara Asabri sudah dilimpahkan ada 8 berkas (8 terdakwa), sidang pertama akan dilangsungkan pada Senin, 16 Agustus 2021," kata Humas PN Jakarta Pusat Bambang Nurcahyono kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/8).

Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet
Indonesia
Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet

Sejak Selasa, 3 Mei 2022, jumlah pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet tidak mengalami penambahan. Atau masih tetap 10 orang hingga Jumat (6/5).

Berangkat dari Wushu, Amanda Loupatty Mimpi Meraih Emas Kickboxing
Indonesia
Berangkat dari Wushu, Amanda Loupatty Mimpi Meraih Emas Kickboxing

Amanda La Loupatty menjaga asa kontingen Indonesia untuk meraih medali emas SEA Games 2021 dari cabang olahraga (cabor) kickboxing. Menariknya, ia merupakan mantan atlet wushu.

Kemarahan Kapolda Irjen Fadil Soal Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan
Indonesia
Kemarahan Kapolda Irjen Fadil Soal Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan

Fadil menilai, perlakuan anggota SPKT Polsek Pulogadung tersebut menyakiti hati masyarakat.

DLH DKI Bersiap Terapkan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Belum Uji Emisi
Indonesia
DLH DKI Bersiap Terapkan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Belum Uji Emisi

Pemerintah DKI bersiap memberikan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi kendaraan yang tidak lulus atau belum uji emisi.