Tambah Penerimaan, Menkeu Perintahkan Optimalkan Aset Negara Gedung Kemenkeu. (Foto: Kemenkeu).

MerahPutih.com - Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk terus mengoptimalkan berbagai aset negara dalam rangka membantu APBN menghadapi dampak COVID-19. Saat ini, 234 aset milik negara dengan nilai total mencapai sekitar Rp38,49 triliun dikelola LMAN.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan pengelolaan aset, harus dilakukan karena dalam mengatasi dampak pandemi APBN bekerja sangat keras meski terkena tekanan.

Pengoptimalan fungsi aset negara oleh LMAN, tegas ia, akan berimplikasi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang otomatis mendukung APBN sebagai instrumen countercyclical terhadap krisis pandemi.

Baca Juga:

Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan

Sri Mulyani menyebutkan, jika aset negara lebih produktif dan menambah penerimaan pada APBN, maka akan berimplikasi pada bergeraknya perekonomian dan pemberian bantuan kepada masyarakat juga lebih banyak.

“Dari produktivitas aset bisa diperoleh penerimaan negara bukan pajak dan ini akan memberikan bantuan yang luar biasa bagi keuangan negara,” ujar Sri Mulyani dikutip Antara.

Namun, Menkeu Sri mengatakan, nilai tambah aset negara tidak selalu dalam bentuk uang karena lokasi tersebut dapat dijadikan taman agar masyarakat bisa berinteraksi sehingga bermanfaat secara sosial.

Selain itu, aset negara juga dapat digunakan untuk tempat beraktivitas secara umum seperti berjualan sehingga terjadi perputaran dan pergerakan ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara).

“Itu lah menurut saya perlu untuk selalu dipikirkan sehingga aset sesudah diperoleh melalui uang negara, dia tetap produktif bekerja keras untuk mengembalikan lagi uang yang dia telah terima,” ujar Sri Mulyani.

APBN 2020 mengalami tekanan. Hal ini dilihat dari realisasi defisit yang hingga Oktober 2020 telah mencapai Rp764,9 triliun atau 4,67 persen dari target dalam Perpres 72/2020 Rp1.039 triliun atau 6,34 persen dari PDB.

Defisit 4,67 persen disebabkan oleh realisasi penerimaan negara yang hanya sebesar Rp1.276,9 triliun dan lebih rendah dibandingkan realisasi belanja yang telah mencapai Rp2.041,8 triliun. (*)

Baca Juga:

Kontraksi Ekonomi Mulai Mereda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terbitkan Ingub 45/2020, Pemprov DKI: Mudah-Mudahan Lahirkan Bakat Kesenian Tingkat Dunia
Indonesia
Terbitkan Ingub 45/2020, Pemprov DKI: Mudah-Mudahan Lahirkan Bakat Kesenian Tingkat Dunia

Terbitnya Ingub ini diharapkan dapat memfasilitasi para pegiat dan pekerja seni dalam berekspresi dan menunjukkan eksistensi.

[HOAKS atau FAKTA]: Pasta Gigi bisa Sebabkan Kanker Tulang Ganas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasta Gigi bisa Sebabkan Kanker Tulang Ganas

Di Indonesia sendiri, pihak BPOM pun sebelumnya telah menetapkan standar kandungan zat fluoride yang aman

  [HOAKS atau FAKTA]: Sekeluarga Positif Corona dan Meninggal Akibat Hadiri Pesta Ulang Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sekeluarga Positif Corona dan Meninggal Akibat Hadiri Pesta Ulang Tahun

“Pemeriksaan yang dilakukan petugas dengan APD lengkap adalah pemeriksaan Kesehatan sebagai tindak lanjut dari berita yang beredar di masyarakat. Saat ini, keluarga tersebut dalam kondisi sehat,” jelas Agus.

 Paling Banyak di Jakarta, Hanya NTT dan Gorontalo yang Belum Terjamah COVID-19
Indonesia
Paling Banyak di Jakarta, Hanya NTT dan Gorontalo yang Belum Terjamah COVID-19

Total pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 204 orang, sedangkan total orang yang meninggal dunia akibat penyakit ini 221 orang.

Pengamat Intelijen Sebut Isu RUU HIP Dikapitalisasi
Indonesia
Pengamat Intelijen Sebut Isu RUU HIP Dikapitalisasi

"Di sisi lain sudah tampak adanya kapitalisasi isu RUU HIP yang dianggap sebagai kebangkitan komunis," kata Stanislaus

Sejumlah Provinsi Alami Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Sejumlah Provinsi Alami Lonjakan Kasus COVID-19

Satgas COVID-19 menyebut, dalam sepekan terakhir, terdapat tujuh provinsi yang mengalami kenaikan positif corona.

Mahasiswa UGM Terdampak COVID-19 Dapat Keringanan Biaya Kuliah, Begini Prosedurnya
Indonesia
Mahasiswa UGM Terdampak COVID-19 Dapat Keringanan Biaya Kuliah, Begini Prosedurnya

Cara mudah, mahasiswa tinggal mengajukan permohonan keringanan UKT secara daring melalui Simaster.

Apakah Vaksin COVID-19 Sinovac Aman? Begini Penjelasan Ahli Kedokteran
Indonesia
Apakah Vaksin COVID-19 Sinovac Aman? Begini Penjelasan Ahli Kedokteran

Vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah dilakukan pada Rabu (13/1). Namun, masih banyak masyarakat yang masih meragukan keamanan vaksin produksi Sinovac tersebut.

Ini Bukti Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona
Indonesia
Ini Bukti Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona

BNPT menyebut virus paham radikalisme yang disebarkan oleh ISIS lebih berbahaya ketimbang virus korona.

MPR Dorong TNI-AD Investigasi Helikopter Jatuh di Kendal
Indonesia
MPR Dorong TNI-AD Investigasi Helikopter Jatuh di Kendal

Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kesabaran