Taman Nasional Ujung Kulon, Benteng Terakhir Badak Jawa Taman Nasional Ujung Kulon letaknya strategis di ujung barat pulau Jawa jadi pesona wisata provinsi Banten (Foto: Wonderful Indonesia)

MerahPutih Wisata - Taman Nasional Ujung Kulon identik dengan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus). Banyak peneliti dan wisatawan yang berlomba-lomba ke Ujung Kulon guna melihat langsung Badak Jawa yang saat ini populasinya diduga sekitar 60 ekor.

Saking langkanya Badak Jawa yang terdapat Taman Nasional Ujung Kulon, kawasan yang terletak di ujung pulau Jawa tersebut jadi salah satu pusat konservasi yang paling dilindungi dan dijaga. Bahkan badan PBB UNESCO pada tahun 1991 menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon bersama Cagar Alam Krakatau sebagai Situs Warisan Alam Dunia.

Untuk bisa melihat dan melacak Badak Jawa memang butuh perjuangan ekstra. Pasalnya binatang langka kebanggaan Indonesia ini hanya keluar pada malam hari. Badak Jawa juga tak selamanya keluar setiap malam. Maka beruntung sekali jika bisa melihat secara langsung wujud Badak Jawa.

Pesona pantai dan hutan tropis jadi andalan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (Foto: Wonderful Indonesia)

Kalau tidak sempat bertemu dengan Badak Jawa, tidak perlu menyesal. Masih banyak keanekaragaman hayati yang bisa dinikmati di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Kawasan ini tercatat memiliki hutan tropis terbesar di pulau Jawa. Taman Ujung Kulon karena memiliki 700 spesies tanaman dengan 57 kategori yang termasuk termasuk langka juga beragam jenis anggrek yang indah. Berdasarkan catatan seorang pakar Botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820 terdapat Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon.

Selain itu terdapat wisata aliran deras sungai, air terjun, pantai berpasir putih, mata air panas bumi dan taman laut yang indah.Tempat terbaik untuk mengamati hewan ialah di Pulau Handeuleum. Dari sini wisatawan bisa menjelejahi lebih jauh sungai dan hutan mangrove atau bakau. Sedangkan Pulau Peucang merupakan tempat yang ideal untuk bersnorkeling, diving, dan memancing dengan air biru yang jernih, pasir putih, dan batu karang yang indah.

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan obyek wisata alam yang menarik dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikannya. Anda bisa dapati sungai-sungai jeram, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut, dan peninggalan sejarah Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan. Semuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk Anda kunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.

Salah satu satwa penghuni Taman Nasional Ujung Kulon, Banten (Foto: Wonderful Indonesia)

Jenis satwa di Taman Nasional Ujung Kulon berdasarkan catatan Balai Perlindungan Hutan dan Alam provinsi Banten, terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).

Saat yang tepat mengunjungi Taman Ujung Kulon antara bulan April sampai September. Untuk memasuki taman diperlukan izin dari kantor Perlindunngan Hutan dan Alam di Labuan. Untuk berkunjung ke Taman Nasional Ujung Kulon, bisa berangkat dari Jakarta menuju Serang dengan menggunakan mobil melalui jalan tol, lalu ke Labuan yang memakan waktu kira-kira 1,5 jam. Ujung Kulon dapat Anda jangkau dengan speedboat sewaan dari Labuan ke Pulau Peucang yang memakan waktu 5 jam. Atau Anda dapat juga menggunakan mobil selama 3,5 jam dari Labuan ke Tamanjaya.

BACA JUGA:

  1. Pulau Pari, Surga Kecil dari Gugusan Taman Nasional Kepulauan Seribu
  2. Februari Saatnya Jadi Saksi Ritual Pasola di Pulau Sumba
  3. Pantai Sundak, Tempatnya Wisata Pantai dan Kuliner Laut
  4. Kunjungan Wisata Gunungkidul Membeludak saat Libur Imlek
  5. Situs Batu Quran Destinasi Wisata Religius di Pandeglang

 



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH