Taliban Tuntut Joe Biden Penuhi Janji Penarikan Pasukan AS Tahanan Taliban yang baru dibebaskan berjalan di penjara Pul-e-Charkhi, di Kabul, Afghanistan, Kamis (13/8/2020). (REUTERS/NATIONAL SECURITY COUNCIL)

MerahPutih.com - Kelompok Taliban, pada Selasa (10/11) menuntut pemerintahan AS nanti di bawah Presiden oe Biden memenuhi perjanjian untuk menarik pasukan dari Afghanistan pada Februari.

Amerika Serikat telah mulai menarik pasukannya di bawah kesepakatan tersebut, yang menggariskan bahwa penarikan tentara akan selesai dilakukan pada Mei 2021 --tergantung pada pemenuhan jaminan keamanan.

Penarikan pasukan AS itu berlangsung pada saat Taliban mengadakan pembicaraan perdamaian dengan pemerintah Afghanistan di Doha.

Baca Juga:

Hamas Minta Biden Batalkan Kebijakan Trump di Palestina

"Emirat Islam ingin menekankan kepada presiden terpilih yang baru dan pemerintahan AS mendatang bahwa implementasi perjanjian adalah alat yang paling masuk akal dan efektif untuk mengakhiri konflik antara kedua negara kita," kata kelompok militan itu melalui pernyataan, dikutip Reuters.

Pernyataan itu merupakan komentar penting pertama yang dikeluarkan Taliban menyangkut hasil pemilihan presiden AS.

Ilustrasi - Polisi Nasional Wanita Afghanistan (ANP) berbaris saat latihan patroli di sebuah pusat pelatihan dekat kemah tentara Jerman di Kunduz, bagian utara Afghanistan, Senin (3/12/2012). Polisi Jerman dan Belanda membimbing program pelatihan bagi ANP, sebagai bagian dari penarikan misi Pasukan Pengawalan Keamanan Internasional (ISAF). (ANTARA/REUTERS/Fabrizio Bensch/tm)
Ilustrasi - Polisi Nasional Wanita Afghanistan (ANP) berbaris saat latihan patroli di sebuah pusat pelatihan dekat kemah tentara Jerman di Kunduz, bagian utara Afghanistan, Senin (3/12/2012). Polisi Jerman dan Belanda membimbing program pelatihan bagi ANP, sebagai bagian dari penarikan misi Pasukan Pengawalan Keamanan Internasional (ISAF). (ANTARA/REUTERS/Fabrizio Bensch/tm)

Sementara itu, kekerasan telah meningkat di seluruh negeri saat pembicaraan di ibu kota Qatar melambat.

Taliban melakukan serangan ke ibu-ibu kota provinsi, yang dalam beberapa kasus memicu serangan udara Amerika Serikat.

Berbagi pihak, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga telah mempertanyakan keberadaan Al Qaida.

Baca Juga:

Infeksi Corona Dunia Tembus 50 Juta Kasus

Seorang pejabat senior PBB pada Oktober mengatakan kepada BBC bahwa kelompok itu masih "sangat terikat" dengan Taliban.

Presiden AS yang akan pergi, Donald Trump, telah menjadikan pengakhiran perang di Afghanistan sebagai janji besarnya saat ia berkampanye.

Trump juga mengatakan dalam sebuah cuitan pada Oktober bahwa pasukan AS bisa keluar dari Afghanistan pada Natal.

Namun beberapa pejabat, seperti penasihat keamanan nasionalnya, mengatakan bahwa mereka sedang bekerja dalam kerangka batas waktu Mei 2021. (*)

Baca Juga:

Sengitnya Pertarungan Senat Selain Pilpres AS

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update Corona DKI Selasa (2/6): 7.459 Positif, 2.405 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Selasa (2/6): 7.459 Positif, 2.405 Orang Sembuh

Sebanyak 1.743 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.786 orang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Ini 12 Poin Protokol Kesehatan New Normal di Surabaya
Indonesia
Ini 12 Poin Protokol Kesehatan New Normal di Surabaya

Perwali tersebut diterbitkan usai usulan Risma menolak memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan disetujui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Digunakan Ribuan Orang, PT KAI Bakal Tambah Alat GeNose
Indonesia
Digunakan Ribuan Orang, PT KAI Bakal Tambah Alat GeNose

Calon penumpang KA yang akan melakukan pemeriksaan GeNose Test juga dianjurkan tidak makan/minum dan tidak merokok 30 menit sebelum melakukan proses pengambilan sampel.

Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Pasang Status Tiket Pesawat Sebelum Terbang
Indonesia
Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Pasang Status Tiket Pesawat Sebelum Terbang

Kedua keluarga penumpang pesawat tersebut saat ini menuju ke Jakarta untuk menanyakan kabar terbaru terkait nasib penumpang itu.

 DPD Desak Pemerintah Segera Siapkan Aturan Larangan Mudik
Indonesia
DPD Desak Pemerintah Segera Siapkan Aturan Larangan Mudik

"Harus disiapkan kebijakan lain sehingga dalam kondisi apapun bangsa ini siap, terlepas kebijakan larangan ini nanti mau diterapkan atau tidak," tegas dia.

Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi 2 Pekan

Per 20 Desember 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta mencapai 163.111

Angkasa Pura I Bersiap Antisipasi Erupsi Merapi
Indonesia
Angkasa Pura I Bersiap Antisipasi Erupsi Merapi

Data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Gunung Api Merapi dengan tingkat aktivitas Level III (Siaga) sejak tanggal 5 November 2020 pukul 12:00 WIB.

Sempat Diamankan, Jurnalis MerahPutih.com Dibebaskan
Indonesia
Sempat Diamankan, Jurnalis MerahPutih.com Dibebaskan

Jurnalis MerahPutih.com, Ponco Sulaksono dibebaskan dari Polda Metro Jaya