Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT

Tulisan tangan siswa SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri. (Foto: Polres Ngada)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kisah pilu kembali terjadi di Indonesia. Seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial YBR (10) di kawasan Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, ditemukan meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri.

Peristiwa tragis ini diduga dipicu keterbatasan ekonomi keluarga yang membuat korban tidak mampu membeli buku dan alat tulis sekolah.

“Atas peristiwa ini, Polres Ngada turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” kata Kasi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R. Pissort, kepada media, dikutip Rabu (4/2).

Baca juga:

Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial

Tali Nilon dan Surat untuk Ibu

Benediktus menjelaskan Jenazah YBR pertama kali ditemukan KD (59), warga setempat, saat menuju pondok untuk mengikat ternak.

Saksi KD melihat tubuh korban tergantung di pohon, kemudian memanggil warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. "Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) menunjukkan korban tergantung dengan dua utas tali nilon berwarna hijau," tuturnya.

Dari TKP, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tali, pakaian korban, serta selembar kertas berisi tulisan tangan dalam bahasa Bajawa yang diduga sebagai pesan perpisahan untuk ibunya. Setelah diidentifikasi polisi, korban dibawa ke Puskesmas Dona Jerebuu untuk menjalani visum et repertum.

Baca juga:

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas

Diasuh Neneknya Sejak Umur 1 Tahun

Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun, dia diasuh oleh neneknya karena sang ibu, yang berusia 47 tahun harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.

Sedangkan, ayahnya merantau ke Kalimantan dan tidak pernah kembali. Sehari-hari, YBR membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. (Knu)

#Bunuh Diri #Dampak Kemiskinan #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Indonesia
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Masih bingung apa itu pendidikan kesetaraan dan Kejar Paket C? Temukan info lengkap soal syarat masuk, metode belajar, hingga cara resmi mendapat ijazah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Rencana kebijakan pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan yang telah berjalan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Indonesia
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Pemerintah berencana terlebih dulu menjalankan program percontohan (pilot project) dengan anggaran sekitar Rp 5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN, Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Turunkan Kualitas Pendidikan
Pengamat sosial menyoroti soal biaya dan kualitas pendidikan. Hal itu terkait rencana kuliah gratis di PTN yang dicanangkan pemerintah.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Kuliah Gratis di PTN, Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Turunkan Kualitas Pendidikan
Indonesia
Buat Pendidikan Gratis, Pemerintah Desain Ulang Anggaran Tahun 2027
program sekolah negeri gratis tetap dialokasikan menggunakan anggaran pendidikan yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2027 atau dengan kata lain tidak menggunakan anggaran baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Buat Pendidikan Gratis, Pemerintah Desain Ulang Anggaran Tahun 2027
Bagikan