Takut Kehilangan Kunci Teslanya, Perempuan Ini Mengimplan di Tangannya Menanamkan chip kunci mobil untuk efisiensi. (Foto: Youtube/Amie DD)

AMIE DD mungkin hanya satu dari sekian banyak pemilik mobil Tesla yang paling revolusioner. Bukan karena ia mengacak-acak mobil canggihnya namun lebih tepatnya ‘mengacak-acak’ lengannya demi mobil Teslanya.

Perempuan yang bekerja sebagai pembuat software dan biohacker asal Texas ini, mengambil langkah di luar nalar manusia. Ia mengimplan chip kunci mobil Tesla 3nya pada tangannya.


Baca Juga:

Update Terbaru Jadikan Mobil Tesla Semakin Futuristik

Sebenarnya ini bukan kali pertama Amie melakukan implan chip di tangannya. Pada tangannya itu, Amie sudah melakukan implan. Jadi hanya dengan menggerakan tangannya ia sudah dapat membuka pintu rumahnya bahkan membuka websitenya dari ponsel siapapun.

Sayangnya chip kunci Tesla tidak kompatible dengan chip yang sudah tertanam sebelumnya. Meskipun cara kerja chip kunci mobilnya menggunakan teknologi Radio frequency identification (RFID) namun ia tidak bisa memasukan informasi chip kunci Teslanya. Akhirnya ia harus melakukan implantasi chip Tesla ke tangannya.

chip
Kartu kunci mobil Tesla 3nya yang diambil chip tagnya saja. (Foto: Youtube/Amie DD)

Mengingatkan pada film Total Recall (2012) yang diperankan oleh Collin Farrel, dimana pada satu adegannya terlihat ia menelepon hanya dengan menggunakan tangannya saja. Karena di tangannya itu terdapat chip yang memungkinkannya terhubung pada jaringan komunikasi dan internet. Cool!

Kunci Tesla yang berbentuk seperti kartu itu sudah diurai olehnya dan hanya diambil RFID tagnya saja. Kemudian ia memasukan dalam kapsul biopolymer dan ditanam pada tangannya. Amie mendokumentasikan semua keinginannya dan diunggah di Youtube.


Baca Juga:

Tesla Model Y, SUV Listrik Terbaru Tesla Segera Diperkenalkan

chip
Chip RFID kunci mobil Tesla yang ditanam di tangan Amie DD. (Foto: Youtube/Amie DD)


Untuk mewujudkan keinginan Amie itu, ia sudah berkonsultasi dengan beberapa dokter bedah untuk memasukan chip itu ke tangannya. Namun kebanyakan dokter segan melakukan operasinya. Mereka melihat benda yang akan ditanamkan belum diuji secara medis.

Untungnya ia kemudian bertemu dengan orang yang familiar dengan keinginannya itu. Orang itu mengerti harus berbuat apa untuk dapat memasukan kapsul biopolymer ke dalam dagingnya.

Dalam proses pemulihan setelah operasi, ia belum mencoba chipnya pada mobil Tesla 3nya. Tangannya mengalami peradangan dan bengkak. Untuk itu ia harus menunggu tangannya sampai sembuh, baru terlihat hasilnya. Ketika sudah sembuh ia mencobanya dan ternyata memang berhasil! (psr)


Baca Juga:

Adu Kekuatan Mobil Listrik, Jagoan Mana Tesla Model S Vs Porsche Taycan Turbo S?

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo