Takbir Keliling Resmi Dilarang, Ibadah Ramadan di Masjid Boleh Diisi 50 Persen Malam Takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Tanah Abang, Jakarta, tahun 2019. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pemerintah resmi melarang kegiatan takbir keliling menjelang Idulfitri 1442 Hijriah.

Kegiatan takbir hendaknya dilakukan di musala atau masjid dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

"Kegiatan takbir keliling tidak kita perkenankan, silakan takbir di dalam masjid atau musala supaya menjaga kesehatan kita semua dari penularan COVID-19, itu pun tetap dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (19/4).

Baca Juga:

Pemda DIY Tidak Larang Salat Tarawih di Zona Merah

Yaqut menuturkan, ibadah sunah di bulan Ramadan seperti tarawih dan iktikaf diperkenankan sepanjang mematuhi protokol kesehatan.

"Tapi dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas masjid atau musala," katanya.

Ibadah ini hanya bisa dilakukan di rumah ibadah yang masuk dalam zona hijau dan kuning.

"Untuk (zona) merah dan oranye tidak ada pelonggaran. Artinya sekali lagi dalil mendahulukan keselamatan adalah wajib harus lebih diutamakan dari pada sunah yang lain," terang Yaqut.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. ANTARA/HO-Humas Kemenag/am.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. ANTARA/HO-Humas Kemenag/am.

Yaqut juga menjelaskan mengenai larangan mudik. Menurutnya, mudik di hari Lebaran hukumnya sunah. Sementara, menjaga kesehatan hukumnya wajib.

"Jadi larangan mudik ini lebih ditekankan karena kita semua, pemerintah terutama ini, ingin melindungi diri kita dan seluruh warga negara ini agar terjaga dari pengeluaran COVID-19," sambung dia.

Baca Juga:

Masjid Agung Keraton Surakarta Tarawih Perdana, Dibagi Klater 11 dan 23 Rakaat

Menurut Yaqut dengan ikhtiar bersama ini, pandemi COVID-19 akan segera berlalu.

Dia juga menegaskan, mendahulukan ibadah yang bersifat wajib tidak akan mengurangi pahala umat muslim di bulan Ramadan.

"Saya kira dengan kita bersabar ini Allah akan memberi jalan atau hasil yang terbaik untuk kita semua dan bangsa dan negara," sebut Yaqut. (Knu)

Baca Juga:

Masjid Istiqlal Gelar Tarawih Ramadan 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PAN Tolak PD Dharma Jaya Jadi Perumda
Indonesia
PAN Tolak PD Dharma Jaya Jadi Perumda

DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi tentang tiga raperda usulan Pemprov.

Mudik Dilarang, Perputaran Uang Bakal Turun
Indonesia
Mudik Dilarang, Perputaran Uang Bakal Turun

Indef mencatat tambahan uang yang beredar selama 2 minggu masa Lebaran 2020 mencapai Rp114 triliun.

Ribuan Pekerja Malam Gerunduk Kantor Risma Minta Perwali No 33 Dicabut
Indonesia
Ribuan Pekerja Malam Gerunduk Kantor Risma Minta Perwali No 33 Dicabut

"Para pekerja seni ini menuntut hak mereka untuk di buka kembali lapangan pekerjaannya, sudah sekitar 4 bulan mereka dirumahkan dan tidak berpenghasilan apalagi tak ada bantuan buat mereka," imbuh Nurdin.

Komnas HAM Apresiasi Sikap Kooperatif Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Komnas HAM Apresiasi Sikap Kooperatif Kapolda Metro Jaya

Komnas HAM akan mendalami lagi satu per satu dari berbagai aspeknya

Wasekjen Demokrat Pertanyakan Kapan Rakyat Divaksin COVID-19
Indonesia
Wasekjen Demokrat Pertanyakan Kapan Rakyat Divaksin COVID-19

"Persoalan sesungguhnya kapan vaksin itu bisa diberikan pada rakyat, berapa lama lagi harus menunggu," cuit Andi Arief

Ini Dia Hasil Undian Nomor Paslon Pilwalkot Tangsel
Indonesia
Ini Dia Hasil Undian Nomor Paslon Pilwalkot Tangsel

Polri, TNI, Satpol PP terlihat berjaga di sisi luar dan dalam gedung pertemuan

Usut Kasus Bansos, KPK Periksa Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
Harga Rapid Test Antigen di Luar Pulau Jawa Dipastikan Lebih Mahal
Indonesia
Harga Rapid Test Antigen di Luar Pulau Jawa Dipastikan Lebih Mahal

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menetapkan batas harga tertinggi rapid test antigen.

Hari Ke-11 Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Temukan 324 Bagian Tubuh
Indonesia
Hari Ke-11 Pencarian Sriwijaya Air, Tim SAR Temukan 324 Bagian Tubuh

Penemuan objek pencarian yang ditemukan tim SAR gabungan ada sebanyak 324 bagian tubuh penumpang.

[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra

Akun Facebook Ilham Sip membagikan postingan tangkapan layar sebuah artikel yang menyatakan Fadli Zon pergi dari Indonesia lantaran sudah tidak menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra.