Takashi Murakami Berkolaborasi dengan Hello Kitty Takashi Murakami, seniman kontemporer Jepang yang terkenal dengan karyanya yang eksentrik (Foto: instagram/@takashipom)

SETELAH kolaborasi sukses bersama penyanyi terkenal Billie Eilish dan Uniqlo, Takashi Murakami kembali berkarya dengan kolaborasi baru.

Pada 9 Juli 2020, Takashi Murakami mengumumkan lewat unggahan di akun Instagram yang mengatakan ia akan berkolaborasi dengan karakter populer Sanrio, Hello Kitty. Belum ada informasi tambahan dari Murakami atau Sanrio mengenai kolaborasi ini.

View this post on Instagram

This spring, I streamed a series of cooking show of a sort on Instagram Live. I’m sure those who watched them were utterly confused, but I was trying to buoy my own thoroughly sunken feelings through these streamings. With the sudden swoop of COVID-19 pandemic, my company faced bankruptcy and I had to give up on a number of projects, the most symbolic of which being the production of my sci-fi feature film, Jellyfish Eyes Part 2: Mahashankh. For nine long years, I had persevered! It was a film that was to realize my childish dreams! The enormous budget I poured into this project, as well as my tenacious persistence, put a constant and tremendous stress on my company’s operation for the past nine years. But at the same time, I was able to endure various hardships because I had this project. Faced with the current predicament, however, I was persuaded by both my business consultant and tax attorney that I must, simply must try and drastically reduce our business tax by filing the film’s production cost as tax-exempt expenditure. To that end, I am going to produce and release a series of videos to publicly announce the discontinuation of the film’s production. (To be clear, this is an entirely legitimate procedure—I’m not trying to evade tax!) These videos will be released against the backdrop of our struggle to avoid an economic catastrophe, but perhaps it may have a cathartic effect on the viewers/my followers to see the story of stupid Murakami’s failure. Long story short, I’m a silly human being for whom the moment of bliss is when I am thinking my truly childish sci-fi thoughts. I don’t know how many episodes the series will end up being, but a series it will be, so please come along with me on this journey for a little while.

A post shared by Takashi Murakami (@takashipom) on

Sempat curhat bahwa perusahaannya "Kaikai Kiki" menghadapi kebangkrutan akibat pandemi lewat akun Instagram, sepertinya Takashi Murakami akan bangkit lagi dan meluncurkan banyak proyek-proyek baru.

Baca juga:

Takashi Murakami Ceritakan Kebangkrutannya di IGTV

Dikenal dengan karya-karyanya dan kolaborasi dengan merek ikonik, para penggemar Murakami tetap antusias dan memberikan dukungan mereka di kolom komentar media sosial miliknya tersebut.

Murakami dikenal dengan karyanya yang eksentrik, hal itu ditunjukkan dari postingan Instagramnya yang menunjukkan gambar karakter panda yang unik dengan bunga ikonik Murakami dan Hello Kitty yang duduk sebelahnya.

Takashi Murakami Berkolaborasi dengan Hello Kitty
Takashi Murakami mengumumkan kolaborasinya dengan Hello Kitty di akun instagramnya (Foto: instagram/@takashipom)

Kenapa Hello Kitty sangat populer? Walau Hello Kitty hanya sekadar karakter lucu yang awalnya hanya digemari oleh anak-anak, karakter yang lahir tahun 1974 ini sangat eksis di semua kalangan hingga jadi tren di dunia kecantikan dan mode hingga saat ini.

Melansir laman Hypebae, BE@RBRICK sempat berkolaborasi dengan Hello Kitty dengan meluncurkan figuran Hello Kitty yang ditutupi dengan Kristal Swarovski seharga USD 6,350.

Selain BE@RBRICK, industri mode bergengsi seperti Supreme, Puma, dan Gucci pernah berkolaborasi dengan Hello Kitty.

Melansir laman Dailymail, ahli branding Dorie Clark, mengatakan desain Hello Kitty yang sederhana dan tanpa mulut memberikan daya tarik yang luas padanya.

"Dia tidak berekspresi, dan orang-orang dapat menaruh emosi apapun padanya, dia bisa sangat berarti bagi siapapun," kata Clark.

Karena banyak dari kita yang tumbuh bersama dengan Hello Kitty, ada faktor nostalgia tambah Dorie, orang-orang yang melihat dia bisa bernostalgia masa-masa kecilnya.

Terutama bagi anak-anak perempuan, dimana sempat ada era dimana semua barang yang anak-anak perempuan miliki memiliki motif Hello Kitty. Dari baju tidurnya, sikat giginya, sisir rambutnya, hingga tas sekolahnya.

Sepertinya, Hello Kitty akan menjadi lebih populer lagi setelah berkolaborasi dengan Takashi Murakami. Gak sabar nih sama kolaborasinya, pantengin terus deh akun instagram Murakami. (lev)

Baca juga:

Mulai dari Merchandise sampai Video Klip, Cek Kolaborasi Apik Billie Eilish dan Takashi Murakami



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH