Tak Terima Kekalahan, Machfud-Mujiaman Gugat Hasil Pilkada Surabaya ke MK Pasangan Machfud Mujiaman dan kuasa hukum beserta tim pemenangannya. Foto: MP/Budi Lentera

MerahPutih.com - Hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya yang menetapkan pasangan calon Eri Cahyadi-Armuiji mendapatkan protes dari paslon nomor urut 02, Machfud Arifin- Mujiaman.

Tak terima kekalahan, Machfud berencana menggugat hasil Pilkada Surabaya ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, ada persoalan serius di pesta demokrasi tahun ini yang dinilai berdampak pada hasil perolehan suara.

Baca Juga

Sah! Eri-Armuji Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Surabaya 2020

"Perjuangan belum selesai. Bagi saya, langkah hukum di MK tidak sekedar menang atau kalah dalam pemilihan kepala daerah," ujar Machfud Arifin, Kamis (17/12).

Meski tidak memberikan keterangan secara detail kecurangannya, namun menurut Machfud, ada kecurangan terstruktur, sistematis dan massif yang terjadi secara kasat mata, sehingga tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Rapat Pleno KPU Surabaya
Rapat Pleno KPU Surabaya. Foto: MP/Budi Lentera

Sementara, kuasa hukum Machfud Arifin-Mujiaman, Donal Fariz mengatakan, pihaknya sudah melakukan diskusi terlebih dahulu selama berhari-hari.

"Sudut pandang yang tepat bahwa ini bukan soal siapa yang menjadi wali kota. Itu cerita terlalu kecil dan mimpi yang terlalu kecil," tambahnya.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya akhirnya menuntaskan rekapitulasi Pilkada Surabaya 2020. Hasilnya, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji unggul 145.746 suara dari lawannya Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno.

Paslon Eri-Armudji mengantongi 597.540 suara, dan paslon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno mendapat 451.794 suara. Sehingga selisihnya mencapai 145.746 suara, untuk kemenangan Eri-Armudji. (Budi Lentera/ Surabaya)

Baca Juga

Eri-Armuji Unggul Hitung Cepat, Putra Risma Cukur Gundul

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia tidak Masuk 10 Besar Produsen Halal Dunia
Indonesia
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia tidak Masuk 10 Besar Produsen Halal Dunia

"Ya sekarang banyak negara-negara yang meminta pengakuan Indonesia dalam menentukan kehalalan produk mereka," kata dia.

 ODP dan PDP yang Meninggal Tidak Dihitung Dalam Jumlah Pasien Corona
Indonesia
ODP dan PDP yang Meninggal Tidak Dihitung Dalam Jumlah Pasien Corona

"Apabila kasus kematian ini telah terkonfirmasi dari hasil tes antigen dengan PCR yang sampelnya diambil sebelum meninggal, maka kematian tersebut akan dicatat sebagai kematian kasus konfirmasi positif COVID-19," kata Yuri

Bertambah 1.624, Pasien Corona di Indonesia Jadi 59.394
Indonesia
Bertambah 1.624, Pasien Corona di Indonesia Jadi 59.394

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.624 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Bareskrim Polri Selidiki Sejumlah Pasar Muamalah di Tanah Air
Indonesia
Bareskrim Polri Selidiki Sejumlah Pasar Muamalah di Tanah Air

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pasca terbongkarnya pasar Muamalah di Depok. Pihaknya akan melakukan melakukan penelusuran dan pendataan.

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah pada 13 April
Indonesia
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah pada 13 April

PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada 13 April 2021

Kolaborasi dan Jualan Online Bikin UMKM Bertahan
Indonesia
Kolaborasi dan Jualan Online Bikin UMKM Bertahan

"Masa pandemi COVID–19 ini, OJK memfokuskan upaya percepatan pemulihan ekonomi dengan mempercepat terbangunnya ekosistem digital ekonomi dan keuangan yang terintegrasi," kata Wimboh.

 Respons Erick Thohir, KPK Janji Tindak Tegas Mafia Alkes
Indonesia
Respons Erick Thohir, KPK Janji Tindak Tegas Mafia Alkes

"KPK akan tegas terhadap pihak yang bermain-main terkait pengadaan barang dan jasa terutama terhadap kebutuhan Alkes terlebih untuk situasi sekarang ini," kata Ali

Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran
Indonesia
Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran

PT KAI sudah memasang batas antrian untuk penjagaan jarak antar penumpang

Update Kasus Corona DKI Senin (20/7): 16.712 Positif, 10.598 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (20/7): 16.712 Positif, 10.598 Orang Sembuh

Dari jumlah 16.712, ada 10.598 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 749 orang meninggal dunia.

Menag Gus Yaqut Ogah Ada Minoritas Terusir Dari Kampung Halaman
Indonesia
Menag Gus Yaqut Ogah Ada Minoritas Terusir Dari Kampung Halaman

Kementerian Agama akan memfasilitasi dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang ada.