Tak Terima Istrinya Meninggal COVID-19, Warga Boyolali Ancam Nakes RSUD Ngipang RSUD Ngipang, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sorang warga Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah berinisial J mengancam akan membunuh tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Ngipang, Solo.

Warga berinisial J tersebut mengancam nakes RSUD Ngipang, Solo lantaran menolak istrinya berinisial K meninggal karena COVID-19 dan dimakamkan secara protokol kesehatan. Kejadian tersebut pada Kamis (22/7) pukul 07.30 WIB.

Plt Direktur Utama (Dirut) RSUD Ngipang Niken Yuliani Untari membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia pun menyerahkan kejadian itu ke Polresta Surakarta.

Baca Juga:

Kapolda Jateng: Penanganan COVID-19 Akan Dikonsentrasikan di Klaten

"Dia (J) justru emosi dan mengeluarkan ancaman secara verbal kepada para nakes tersebut. Jadi bukan pemukulan, tepi intimidasi secara verbal," kata Niken pada awak media, Kamis (22/7).

Ia mengatakan, dari sejumlah kejadian penolakan prosedur pemakaman prokes, baru kali ini yang paling keras dialami nakesnya RSUD Ngipang. Sebelumnya juga pernah ada kejadian serupa, tapi ini paling parah.

"Sebelum-sebelumnya juga ada kejadian seperti ini, beberapa kali, tapi yang paling keras ya ini, karena sampai ada ancaman verbalnya. Jadi wajar kalau sempat syok, tapi saat ini sudah baik," tukas dia

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)

Ia mengatakan, nakes yang mendapatkan ancaman tersebut sebanyak empat nakes, yakni dua spesialis, satu perawat dan satu bidan. Sedangkan terkait status pasien COVID-19 yang meninggal, Niken menyatakan, yang bersangkutan sudah dirawat selama empat hari di ICU COVID-19.

"Dan setelah ancaman tersebut akhirnya rumah sakit hanya mengantarkan jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan," kata dia.

Terkait tindak lanjut terhadap ancaman tersebut, Niken mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga:

Persentase BOR Isolasi COVID-19 RSUP Sanglah Naik Jadi 79,4 Persen

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak memastikan akan mengusut kasus pengancaman terhadap nakes RSUD Ngipang tersebut. Hasil olah tempat kejadian perkara ancaman sudah memenuhi unsur pidana.

"Pengancaman ini sudah ada unsur pidananya dan kami telah meminta keterangan terhadap beberapa nakes yang ada. Termasuk terhadap diduga tersangka yang melakukan pengancaman," tegasnya.

Ia menambahkan, keselamatan nakes akan dijamin. Polresta akan menindak tegas yang mengancam nakes. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

DPRD DKI Minta Dinkes Jangan Tunggu Pusat Ambil Keputusan Tangani COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menantu Jokowi Masih Unggul dari Pesaingnya di Pilkada Medan
Indonesia
Menantu Jokowi Masih Unggul dari Pesaingnya di Pilkada Medan

Data masuk sebanyak 51,06 persen hingga Sabtu, pukul 12.10 WIB

Muhammadiyah Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Prajurit KRI Nanggala 402
Indonesia
Muhammadiyah Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Prajurit KRI Nanggala 402

PP Muhammadiyah mengimbau umat Islam untuk menggelar salat gaib untuk prajurit TNI yang ada di dalam KRI Nanggala 402.

Jokowi Puji Anggota Dewan yang Terhormat, Bersama Sukses Golkan Omnibus Law
Indonesia
Jokowi Puji Anggota Dewan yang Terhormat, Bersama Sukses Golkan Omnibus Law

Menjadi pilar utama reformasi struktural di Indonesia.

Coki Pardede Diduga Pakai Sabu agar Pede di Panggung
Indonesia
Coki Pardede Diduga Pakai Sabu agar Pede di Panggung

Komedian Reza Pardede atau yang dikenal dengan nama Coki Pardede ternyata memakai narkoba lantaran sudah ketagihan.

Gerindra Minta Pemerintah Beri Bantuan ke Masyarakat Agar Dapur Tetap 'Ngebul'
Indonesia
Gerindra Minta Pemerintah Beri Bantuan ke Masyarakat Agar Dapur Tetap 'Ngebul'

Pendekatan dan komunikasi juga kadang terjadi masalah di lapangan

Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan
Indonesia
Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan

Polisi bakal membawa MA (21), wanita pelaku mesum di halte bus Kramat, Jakarta Pusat ke Rumah Sakit.

TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit
Indonesia
TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit

Kontak tembak tersebut juga menewaskan seorang prajurit TNI Praka Dedi Irawan

KKB Papua Juga Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
Indonesia
KKB Papua Juga Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyebut, pihaknya tengah menyelidiki kelompok kriminal bersenjata (KKB) juga melakukan pelecehan seksual di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap
Indonesia
Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap

Tito juga mengingatkan akan kesulitan-kesulitan yang akan terjadi

KPK Panggil Istri Edhy Prabowo Terkait Kasus Suap Ekspor Benur
Indonesia
KPK Panggil Istri Edhy Prabowo Terkait Kasus Suap Ekspor Benur

Selain Iis, ada tiga saksi lain yang akan diperiksa untuk tersangka Edhy Prabowo