Tak Terima Dijerat Kasus Kerumunan, Rizieq Cecar Kapospol Soal Diskresi Mahfud MD Rizieq Shihab menyapa massa yang menjemputnya di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww)

MerahPutih.com - Pentolan FPI Rizieq Shihab mencecar saksi Dahmirul selaku Kapospol Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4).

Dalam hal itu, Rizieq menkonfrontasi saksi dengan membawa-bawa nama Menkopolhukam Mahfud MD.

Awalnya, Rizieq bertanya kepada Dahmirul selaku saksi terkait dengan adanya perizinan dari Menkopolhukam Mahfud MD soal penjemputan dirinya di Bandara Soetta. Pihak kepolisian selaku institusi justru melakukan pelarangan.

Baca Juga:

Saksi: Ratusan Ribu Massa Jemput Kedatangan Rizieq di Bandara Soekarno

"Pertanyaan saya selang beberapa hari sebelum ada izin dari Menkopolhukam di media dan ada perdebatkan ada pro kontra. Dari kepolisian sendiri melarang, nah apakah tahu institusi Anda itu melarang tidak ada penjemputan karena pandemi?" tanya Rizieq dalam persidangan.

Dahmirul kemudian menjawab, ia mengaku tak mengetahui secara pasti. Menurutnya, imbauan tersebut berbeda-beda.

"Yang saya tahu ada imbauan, karena mungkin beda-beda imbauan. Mengimbau untuk jangan ada yang menjemput," tuturnya.

Mendengar jawaban Dahmirul, Rizieq kembali memperuncing pertanyaannya.

Ia mempertanyakan apakah saksi mengetahui adanya izin penjemputan dirinya di bandara dari Menkopolhukam Mahfud MD dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi ada imbauan agar tidak menjemput. Kemudian pada last minute, menit-menit akhir Menkopolhukam mengumumkan bagi yang menjemput silakan asal tetap mengikuti protokol kesehatan?" tanya Rizieq.

"Tidak tahu," kata Dahmirul.

"Jadi Anda tidak tahu sama sekali, Menko Polhukam, Menteri Koordinator Politik Keamanan memberikan siaran pers, seorang kepala kepolisian bandara yang menjaga tempat vital tidak tahu?" kata Rizieq.

"Saya kepala Terminal 3, bukan kepala bandara," jawab Dahmirul.

Sejumlah warga berkerumun menunggu kedatangan Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan Jakarta, Selasa (10/11/2020). ANTARA/Devi Nindy/aa.
Sejumlah warga berkerumun menunggu kedatangan Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan Jakarta, Selasa (10/11/2020). ANTARA/Devi Nindy/aa.

Rizieq kemudian bertanya lagi kepada Dahmirul, apakah kerumunan hari itu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta diproses hukum.

"Jangan ketawa," tegur Rizieq kepadanya.

Dahmirul kemudian menjawab dirinya tidak tahu.

"Baik, bagus," ujar Rizieq.

"Ini sebagai catatan kita bahwa memang ada kerumunan lebih besar dari Petamburan, tapi tidak ada yang protes sama sekali," tambahnya.

Dahmirul mengonfirmasi bahwa massa yang berkerumun di dalam bandara di hari kepulangan Rizieq ke tanah air tidak dikumpulkan oleh sosok tertentu.

"Spontan," sambung Dahmirul.

"Tanpa ada rekayasa dan lain sebagainya? Terima kasih. Ini satu jawaban yang bagus sekali," timpal Rizieq.

Baca Juga:

Alasan Polisi Tak Bubarkan Acara Rizieq di Petamburan

Pengadilan Negeri Jakarta Timur melanjutkan sidang untuk terdakwa Rizieq Shihab dan kawan-kawan pada hari ini.

Agenda sidang hari ini ialah pemeriksaan saksi perkara nomor 221 untuk terdakwa Rizieq Shihab terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kemudian perkara nomor 222 untuk terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Lalu, perkara nomor 226 untuk terdakwa Rizieq terkait kasus kerumunan di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Bogor. (Knu)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Wanita yang Pamer Bawa Mobil Dinas TNI Diciduk POM TNI
Indonesia
Wanita yang Pamer Bawa Mobil Dinas TNI Diciduk POM TNI

TNI juga terus mendalami mengapa yang bersangkutan bisa menggunakan pelat nomor TNI palsu

Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan hingga Disertai Petir Guyur Seluruh Wilayah
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan hingga Disertai Petir Guyur Seluruh Wilayah

Hujan ringan hingga disertai petir diprediksi mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu (3/2).

[Hoaks atau Fakta]: Seorang Kakek Dibui Karena Tolak Disuntik Vaksin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Seorang Kakek Dibui Karena Tolak Disuntik Vaksin

Video yang sama diunggah ke YouTube oleh akun Storyful Rights Management pada 6 Januari 2021 dengan judul “Police Arrest Elderly Man as Julian Assange is Denied Bail in London”.ideo yang sama diunggah ke YouTube oleh akun Storyful Rights Management pada 6 Januari 2021 dengan judul “Police Arrest Elderly Man as Julian Assange is Denied Bail in London”.

Terus Mangkir Panggilan Polisi, Rizieq Melanggar Hukum?
Indonesia
Terus Mangkir Panggilan Polisi, Rizieq Melanggar Hukum?

Polda Metro Jaya telah melayangkan surat panggilan kedua kepada Rizieq Shihab

Pemerintah Putuskan Tunda Pembahasan RUU HIP
Indonesia
Pemerintah Putuskan Tunda Pembahasan RUU HIP

Ia meminta DPR untuk lebih banyak menyerap aspirasi seluruh elemen masyarakat terlebih dahulu.

Wali Kota Solo Minta Kemendikbud Tinjau Ulang Sekolah Masuk 13 Juli
Indonesia
Wali Kota Solo Minta Kemendikbud Tinjau Ulang Sekolah Masuk 13 Juli

Jika jumlah pasien positif COVID-19 masih bertambah seperti saat ini lebih baik belajar di rumah diperpanjang

Takut Diributin Jika Rapat di Restoran, DPRD DKI Pilih Rapat di Puncak
Indonesia
Takut Diributin Jika Rapat di Restoran, DPRD DKI Pilih Rapat di Puncak

Meski di tangah pandemi corona, pembelaan Gilbert, Legislatif tetap harus membahas dan merampungkan KUPA APBD untuk kepentingan warga DKI. Karena ini menyangkut uang rakyat Jakarta.

Belanda Kembali Berlakukan Lockdown Parsial
Dunia
Belanda Kembali Berlakukan Lockdown Parsial

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan, pada Selasa (13/10), bahwa Belanda harus kembali ke "penguncian sebagian".

Pekan Depan, Pemerintah Berlakukan Pembatasan Aktivitas Secara Ketat
Indonesia
Pekan Depan, Pemerintah Berlakukan Pembatasan Aktivitas Secara Ketat

Pemerintah, klaim Airlangga, telah melakukan langkah pengendalian antara lain menerbitkan kebijakan pengaturan perjalanan warga negara asing ke Indonesia 1-14 Januari 2021.

KPU Diminta Hentikan Proses Pendaftaran Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
KPU Diminta Hentikan Proses Pendaftaran Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan

Ray memprediksi, di lapangan terjadi beberapa praktek tidak sesuai dengan protokol COVID-19.