Tak Sentuh Aspek Pencegahan Penularan, PPKM Tidak Efektif Kendalikan COVID-19 Operasi Protokol Kesehatan. (Foto: TMC Polda)

Merahputih.com - Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif Ph.D menilai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Pulau Jawa dan Bali tidak menyentuh aspek pencegahan penularan virus. Sehingga, tidak efektif mengendalikan kasus COVID-19.

"Kan sudah jelas, bahkan Pak Jokowi juga mengakui PPKM ini tidak efektif," ujar Syahrizal saat dihubungi, Senin (8/2).

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Klaim PPKM Mampu Tekan Angka Penyebaran COVID-19

Bila pemerintah tetap melaksanakan kebijakan PPKM dengan model seperti itu, maka angka penularan COVID-19 akan terus terjadi.

Hal itu dikarenakan kebijakan PPKM Jawa dan Bali periode pertama 11 hingga 25 Januari dan periode kedua 26 Januari hingga 8 Februari tidak tegas. Selain itu, selama pembatasan diterapkan, juga tidak ada kontrol atau pengawasan yang jelas.

Ilustrasi - Tim Satgas COVID-19 Kota Maadiun melakukan sosialisasi disiplin penerapan protokol kesehatan ke warga sebagai upaya menekan penyebaran virus Corona di wilayah setempat, Kamis (4/2/2021). (Antara/Diskominfo Kota Madiun/ Lr)
Ilustrasi - Tim Satgas COVID-19 Kota Maadiun melakukan sosialisasi disiplin penerapan protokol kesehatan ke warga sebagai upaya menekan penyebaran virus corona di wilayah setempat, Kamis (4/2/2021). (Antara/Diskominfo Kota Madiun/ Lr)

Sebagai contoh, tidak tegas dan pengawasan yang kurang tersebut dapat dilihat dari laju kendaraan di jalan raya terutama Jakarta yang sama saja seperti hari-hari biasanya. Tidak hanya laju kendaraan yang terlihat normal seperti hari-hari biasanya, Syahrizal melihat selama kebijakan PPKM orang-orang juga lebih banyak bekerja di kantor.

Padahal, seharusnya penurunan intensitas laju transportasi dan bekerja dari rumah salah satu hal yang mesti dilakukan agar penyebaran virus dapat dikendalikan. Tidak hanya itu, tidak efektifnya PPKM Jawa dan Bali juga disebabkan oleh penelusuran (tracing) kasus COVID-19 di Tanah Air yang belum maksimal.

Seharusnya, ketika diketahui ada satu individu yang terinfeksi COVID-19, maka petugas kesehatan harus bergerak cepat mencari orang-orang yang berhubungan langsung dengannya.

Baca Juga

Laju COVID-19 di Jakarta Harus Direm, Wagub DKI: Bukan Mau Tinggi-tinggian

"Tidak usah 30 orang, 10 saja sudah bagus tapi itu sama sekali tidak lakukan," ujar dia.

Akibatnya, penularan virus dari satu orang ke orang lain terus terjadi di tengah masyarakat. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Tes Kesehatan, Gibran-Teguh dan Bajo Dinyatakan Bebas Narkoba
Indonesia
Hasil Tes Kesehatan, Gibran-Teguh dan Bajo Dinyatakan Bebas Narkoba

Kedua pasangan tersebut adalah Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dari independen.

WHO Peringatkan Masyarakat Dunia Jangan Lelah Lawan Virus Corona
Dunia
WHO Peringatkan Masyarakat Dunia Jangan Lelah Lawan Virus Corona

Masyarakat menjadi lelah dengan pandemi virus corona, namun harus tetap waspada dan terus melakukan tindakan pencegahan seraya dunia menunggu sebuah vaksin.

Diskon Pajak Beli Mobil Cegah PHK Bidang Otomotif
Indonesia
Diskon Pajak Beli Mobil Cegah PHK Bidang Otomotif

Kebijakan ini dapat lebih efektif apabila terdapat stimulus tambahan berupa kepastian suku bunga kredit kepemilikan atau insentif lainnya yang dapat mendukung daya beli masyarakat.

Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP
Indonesia
Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP

Bupati Wardoyo bersama sejumlah petugas Satpol PP mendatangi tempat makan Marki Food Center di Dukuh Dompilan.

Massa Demo di Surabaya Makin Liar, Mobil Polisi Digulingkan
Indonesia
Massa Demo di Surabaya Makin Liar, Mobil Polisi Digulingkan

Aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja diwarnai berondongan gas air mata hingga massa menggulingkan mobil aparat di Gedung Negara Grahadi.

MK Putuskan Pemilihan Ulang di 16 TPS Pilkada Labuhanbatu Selatan
Indonesia
MK Putuskan Pemilihan Ulang di 16 TPS Pilkada Labuhanbatu Selatan

Setelah pemungutan suara ulang, hasilnya tidak perlu dilaporkan ke MK dan cukup dihitung lagi. Sehingga KPU setempat yang akan menetapkan siapa peraih suara terbanyak.

Ini Harapan Kapolri di Depan Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen
Indonesia
Ini Harapan Kapolri di Depan Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Dikreg ke-30 dan Sespimen Dikreg ke-61 tahun 2021.

Pembahasan RKUHP Butuh Pelibatan Masyarakat
Indonesia
Pembahasan RKUHP Butuh Pelibatan Masyarakat

Porsi itu dinilai tidak seimbang dengan materi substansi

Orang Gangguan Jiwa dan Rakyat Miskin Dipersiapkan untuk Divaksin COVID-19
Indonesia
Orang Gangguan Jiwa dan Rakyat Miskin Dipersiapkan untuk Divaksin COVID-19

Kemenkes memastikan kelompok masyarakat miskin, disabilitas, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masuk dalam prioritas sasaran program vaksinasi nasional tahap ketiga.

207 Anak di Solo Terpapar Corona, FX Rudy Minta Gibran Tunda PTM
Indonesia
207 Anak di Solo Terpapar Corona, FX Rudy Minta Gibran Tunda PTM

Oleh karena itu, dia mengusulkan kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka agar menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sedianya akan dilaksanakan pada 12 Jul