Tak Punya Partai, Anies Diprediksi Jadi Penggembira di Pilpres 2024 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan di Warteg Family, Matraman, Jakarta, Kamis (14/10/2021). ANTARA/Ricky Prayoga/am.

MerahPutih.com - Nama Gubernur Jakarta, Anies Baswedan belakangan muncul sebagai salah satu yang bakal bertarung di Pilpres 2024. Namun, orang nomor satu di Jakarta itu dianggap memiliki peluang berat untuk menang.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, Anies hanya akan menjadi penggembira dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Baca Juga

Relawan Dinilai Bantu Naikkan Elektabilitas Anies, Pengamat: Bisa Dilirik Parpol

"Tanpa ada kendaraan politik bagi capres terlalu berat. Cawapres saja belum tentu dia lolos," kata Jerry kepada wartawan, Jumat (22/10).

Belum lagi, dikatakan Jerry, muncul nama-nama yang sudah lebih dulu keluar di publik seperti Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Puan Maharani, hingga Agus Harimurti Yudhoyono. Mereka semua punya posisi penting di partainya.

"Saya kira Anies bakal sulit lantaran dia tak punya partai seperti Prabowo punya Gerindra, Puan Maharani (PDI-P) bahkan Agus Harimukti (AHY) yang punya Demokrat. Jadi Anies mirip Ganjar yang terganjal parpol pengusung," tambahnya.

Jerry justru lebih yakin Sandiaga Uno yang kini menjabat Menparekraf akan lebih berpeluang baik untuk posisi capres maupun cawapres kembali. Apalagi Sandi jadi petinggi di Gerindra.

"Kalau di balapan Anies jagoan try out (uji coba), tapi giliran turnamen saya yakin dia tak akan lolos," tambahnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan selepas rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/10/2021). ANTARA/Ricky Prayoga

Kelompok masyarakat sipil yang mengatasnamakan diri Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) menggelar deklarasi untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Deklarasi bertajuk 'ANIES mendukung Anies menjadi Presiden 2024' itu digelar pada Rabu (20/10) di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat yang dihadirkan setidaknya 30 orang relawan.

Koordinator deklarator ANIES, Laode Basir mengatakan, yang menjadi penilaian kelompok ini mendukung orang nomor satu di Jakarta maju Capres 2024 itu. Hal itu atas penilaian yang didasari rekam jejak Anies Baswedan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Pendidikan Kebudayaan.

Tak hanya itu, kepemimpinan Anies selama empat tahun sebagai Gubernur DKI Jakarta juga dinilai berhasil memenuhi sebagian besar janji kampanye yang diutarakannya saat Pilkada silam.

Menurut Laode, Anies Baswedan juga dinilai mampu menjadi pemimpin dalam menangani pandemi COVID-19 khususnya untuk masyarakat Jakarta.

"Tindakan dan kebijakannya tidak hanya berhasil mengatasi kondisi pandemi di Jakarta, namun mampu memberi inspirasi bagi daerah lainnya," ucapnya. (Knu)

Baca Juga

Tanggapan PDIP DKI Soal Anies Dideklarasikan Maju Pilpres 2024

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet
Indonesia
Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet

Isu bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) di kabinet Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin belum menemui kepastian.

Wagub DKI Positif Corona, Setiap Tamu Anies Wajib Rapid Test
Indonesia
Wagub DKI Positif Corona, Setiap Tamu Anies Wajib Rapid Test

Pemprov DKI Jakarta mengambil kebijakan baru bagi tamu yang ingin bertemu dengan Gubernur Anies Baswedan.

Komisi I Pilih Bahas Hobi Ketimbang Harta Jenderal Andika
Indonesia
Komisi I Pilih Bahas Hobi Ketimbang Harta Jenderal Andika

Para politisi Senayan tersebut, memilih untuk membahas hal-hal ringan ketimbang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Andika yang nilai fantastis.

BRI Life Lakukan Investigasi dan Laporkan Dugaan Kebocoran Data ke Polisi
Indonesia
BRI Life Lakukan Investigasi dan Laporkan Dugaan Kebocoran Data ke Polisi

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) langsung memanggil direksi BRI Life untuk menyelidiki dugaan kasus data nasabah bocor.

Kapolri Listyo Dukung dan Siap Amankan Penerimaan Negara Bukan Pajak
Indonesia
Kapolri Listyo Dukung dan Siap Amankan Penerimaan Negara Bukan Pajak

Dirjen Bea Cukai meminta agar nota kesepahaman atau MoU yang telah terjalin selama ini dengan Polri dikembangkan pada level seluruh Polda jajaran.

KPK Dalami Jatah Fee Proyek Lewat Eks Wabup Lampung Utara
Indonesia
KPK Dalami Jatah Fee Proyek Lewat Eks Wabup Lampung Utara

KPK sudah memeriksa eks Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo

Waspadai Konflik Terjadi Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak
Indonesia
Waspadai Konflik Terjadi Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak

Polri mewaspadai beberapa daerah rawan konflik yang menjadi fokus perhatian dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Komjen Listyo Sesumbar Tak Jadikan Polri Penegak Hukum Tumpul ke Atas
Indonesia
Komjen Listyo Sesumbar Tak Jadikan Polri Penegak Hukum Tumpul ke Atas

Calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta Pusat.

Partai Demokrat Ultimatum Moeldoko, Akui Kesalahan dan Minta Maaf
Indonesia
Partai Demokrat Ultimatum Moeldoko, Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Partai Demokrat memberikan ultimatum kepada Kepala Staf Kantor Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko terkait ambisinya mengambilalih partai berlambang mercy ini dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Klaim PSI Terkait Karangan Bunga Dukungan Interplasi Formula E
Indonesia
Klaim PSI Terkait Karangan Bunga Dukungan Interplasi Formula E

Hak interpelasi seharusnya tidak dihindari karena hanya merupakan forum tanya jawab yang diatur dalam Peraturan DPRD No. 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPRD.