Tak Pernah Diajak Musyawarah, DPRD DKI Bakal Buat Perda PSBB Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Foto diambil sebelum pandemi COVID-19. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta dalam waktu dekat akan membuat peraturan daerah (perda) mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebab saat ini, aturan PSBB jilid II hanya berlandaskan pada peraturan gubernur (pergub).

"Tetapi di luar itu semua dan mengingat aturan di masa PSBB ini sangat penting dengan jangka waktu yang tidak diketahui, DPRD akan membuat perda PSBB melalui jalur inisiatif DPRD DKI Jakarta. Bukan usulan eksekutif," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Jakarta, Jumat (18/9).

Baca Juga:

Wagub Minta Mal dan Perkantoran Jangan Cuma 3 Hari Taati Aturan PSBB

Prasetyo menuturkan, kebijakan PSBB yang selama ini diterapkan di ibu kota sama sekali tidak pernah melibatkan legislatif dalam hal ini DPRD DKI.

Menurut Prasetyo, pihaknya telah berkali-kali mengingatkan Pemprov DKI bahwa legislatif merupakan mitra eksekutif. Mestinya kebijakan apa pun termasuk mengenai rem darurat dan kembali ke PSBB baiknya dikomunikasikan dengan legislatif.

Penertiban area kantin yang menyediakan makan di tempat di kawasan Cakung, Jakarta, Selasa (15/9/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.
Penertiban area kantin yang menyediakan makan di tempat di kawasan Cakung, Jakarta, Selasa (15/9/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

"Tetapi memang pada nyatanya, DPRD tidak pernah diajak musyawarah untuk membentuk aturan di kebijakan PSBB. Sama seperti di setiap kebijakan sebelumnya," paparnya

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, kebijakan PSBB oleh Gubernur Anies di Jakarta kerap membuat kaget banyak orang. Tak hanya pejabat publik, bahkan masyakarat pada umumnya pun banyak yang mengeluhkan kebijakan itu.

Baca Juga:

Selama PSBB Jilid II Pemprov DKI Tutup 23 Perusahaan

Karenanya ke depan, setelah dibentuk perda PSBB, maka Anies otomatis harus telebih dahulu membahas PSBB dengan pihak legislatif di Kebon Sirih.

"Seluruh syarat pembentukan hingga pembahasan akan dilaksanakan segera Bapemperda," ungkapnya.

"Dalam pasal 239 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah mengatur jelas mengenai pembentukan perda berdasarkan inisiatif di luar propemperda karena keadaan luar biasa atau berstatus darurat," sambungnya. (Asp)

Baca Juga:

Pengamat: Ketidakadilan PSBB akibat Tekanan Pemerintah Pusat ke Anies

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuaca DKI Jakarta Cerah Berawan hingga Sore Hari
Indonesia
Cuaca DKI Jakarta Cerah Berawan hingga Sore Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta cerah berawan, Rabu (21/4), sejak pagi siang hingga sore hari.

KPK Cecar Broker PT Tiga Pilar Soal Proses Pengadaan Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Cecar Broker PT Tiga Pilar Soal Proses Pengadaan Bansos COVID-19

Komisi Pemberantasan Korupsi rampung memeriksa Nuzulia Hamzah Nasution dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Hampir Sebulan Tanpa Transmisi Lokal, Tiongkok Deteksi 15 Kasus Impor COVID-19
Dunia
Hampir Sebulan Tanpa Transmisi Lokal, Tiongkok Deteksi 15 Kasus Impor COVID-19

Angka itu naik dari 7 kasus sehari sebelumnya, demikian dinyatakan otoritas kesehatan negara tersebut.

Dipolisikan Relawan Jokowi Bersatu, Najwa Shihab Buka Suara
Indonesia
Dipolisikan Relawan Jokowi Bersatu, Najwa Shihab Buka Suara

Nana mengaku jika memang ada keperluan pemeriksaan terhadap dirinya, ia siap memberikan keterangan.

Akibat COVID-19, Kegiatan DPRD DKI Dibatasi
Indonesia
Akibat COVID-19, Kegiatan DPRD DKI Dibatasi

Selama dua pekan itu juga, seluruh bagian gedung akan disterilisasi disinfektan.

Nyaris 7 Ribu Pasien COVID-19 Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet
Indonesia
Malam Ini Debat Kedua Pilkada Solo, Polisi Larang Pendukung Datang
Indonesia
Malam Ini Debat Kedua Pilkada Solo, Polisi Larang Pendukung Datang

Materi setiap segmen berbeda serta ada pertanyaan yang harus dijawab kedua paslon secara bergantian.

Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa
Indonesia
Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa

Dengan positivity rate 9,2 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.232 jiwa.

COVID-19 Melonjak, Jabar Siapkan Secapa AD dan RS Darurat di Bogor dan Bekasi
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Jabar Siapkan Secapa AD dan RS Darurat di Bogor dan Bekasi

Jabar telah mempersiapkan Lapangan Tembak Gunung Bohong sebagai tempat isolasi, juga akan mengerahkan rumah sakit baru di Soreang untuk menampung 100 bed untuk pasien COVID-19.