Kesehatan

Tak Perlu Percaya 3 Mitos Virus Corona Ini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 03 Maret 2020
Tak Perlu Percaya 3 Mitos Virus Corona Ini

Banyak mitos tentang virus Corona (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

USAHAKAN tetap tenang menanggapi masalah virus Corona. Virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini memang berbahaya. Namun, jangan sampai kamu berlebihan menanggapi virus ini, apalagi sampai percaya dengan mitos yang beredar.

Ada banyak mitos tentang virus Corona yang tersebar di media sosial. Bahkan, menurut laman Healthline, ada yang menyebut virus ini berasal dari sebuah merek bir. Duh, minuman beralkohol memang tidak baik untuk tubuh, tapi bukan berarti sumbernya virus Corona.

Baca juga:

Mpon-Mpon, Olahan Rempah Khas Indonesia Bisa Tangkal Virus Corona?

Nah, kamu tak perlu percaya tentang tiga mitos virus Corona ini, antara lain:

1. Hewan bisa mengidap virus Corona

Hewan bisa mengidap virus Corona
Hewan tidak menjangkit hewan (Foto: Pexels/Snapwire)

Menurut laman Fox News, di sebuah tempat yang terjangkit virus Corona, orang-orang membeli masker untuk hewan peliharaannya. Mereka takut hewan peliharaan kesayangan bisa terkena COVID-19. Ya, hewan-hewan di tempat itu juga memakai masker.

Gregory Poland, pakar virus dan kepala Kelompok Riset Vaksin di Mayo Clinic, menepis hal ini. Kata Poland, virus Corona tidak bisa menular ke hewan. "Memang benar bahwa anjing, kucing, dan sebagian besar spesies membawa jenis virus Corona mereka sendiri, tetapi itu bukan patogen manusia," ujarnya.

2. Ada suplemen khusus untuk membunuh virus Corona

Ada suplemen khusus untuk membunuh virus Corona
Tidak mencegah infeksi (Foto: Alexis Azabache)

Apakah membunuh virus Corona cukup dengan meminum suplemen khusus? Sebulan lalu, pengguna media sosial dihebohkan dengan informasi tersebut. Minuman bernama Miracle Mineral Solution disebut-sebut bisa membunuh virus Corona.

Food and Drug Administration (FDA) menampik akan adanya anggapan ini. "Meminum minuman aneh tidak akan mencegah Anda tertular infeksi," kata Dr. Andres Romero, spesialis penyakit menular di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica, California.

Baca juga:

Mpon-Mpon, Olahan Rempah Khas Indonesia Bisa Tangkal Virus Corona?

Adapaun minuman tersebut mengandung natrium klorit. Munuman itu akan berubah menjadi pemutih bila dicampur dengan asam sitrat. Menurut Dr. Poland, minuman yang kabarnya juga bisa menyembuhkan HIV itu, hanya membuat kerongkongan kamu bermasalah.

3. Antibiotik dapat mencegah virus Corona

Antibiotik dapat mencegah virus Corona
Antibiotik hanya membunuh bakteri (Foto: Pexels/Pixabay)

Antibiotik sama sekali tidak bisa mencegah virus Corona. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), antibiotik hanya ampuh untuk membunuh bakteri. Bukan untuk mengobati virus, apalagi mencegahnya.

Sahabat Merah Putih tidak perlu panik terhadap virus Corona. Penularan virus Corona bukanlah melalui udara (airborne), melainkan melalui percikan droplet penderitanya. Mencegahnya mudah, jaga tangan kamu tetap bersih. Adapun fungsi masker, agar wajah kamu aman dari virus Corona yang bisa saja menempel di tanganmu. (ikh)

Baca juga:

Di Tengah Kepanikan Virus Corona, Ini Alasan Kamu Tak Perlu Beli Masker

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #Virus #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah gencarkan sosialisasi penggunaan masker dan perkuat kesiapan faskes untuk mencegah penularan superflu di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Bagikan