Tak Patuhi Aturan KPU, Satpol PP Tertibkan Ratusan APK Milik Gibran dan Bajo Satpol PP Solo, Jawa Tengah menertibkan APK milik paslon nomor 01, Gibran-Teguh Selasa (17/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Tim gabungan Bawaslu dan Satpol PP Solo, Jawa Tengah, menertibkan sebanyak 260 alat peraga kampanye (APK) milik kedua paslon di Pilwakot Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), Selasa (17/11).

Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Solo, Muh Muttaqin mengatakan, dasar hukum yang digunakan dalam penertiban APK ini adalah Perwali Nomor 2 Tahun 2009 tentang white area atau zona terlarang pemasangan atribut parpol dan ormas dan aturan KPU Solo terkait pemasangan APK. Total ada sehanyak 260 APK yang direkomendasikan Satpol PP untuk ditertibkan.

"Sesuai aturan KPU semua APK paslon yang dipasang yang memproduksi KPU. Jika ada APK dipasang tanpa izin KPU melanggar dan layak ditertibkan," ujar Muttaqin pada MerahPutih.com.

Baca Juga

Dituding Politik Uang dan Anak PKI, Gibran: Saya Fokus Blusukan

Dikatakannya, APK dipasang di zona terlarang diatur dalam Perwali Nomor 2 Tahun 2009. Lokasi larangan tersebut diantaranya jalan protokol, tempat ibadah, sekolah, dipasang di pohon, dan lainnya.

"APK yang kami tertibkan diantaranya baliho, spanduk, dan umbul-umbul yang terpasang di Jalan Juanda, Jalan Kaptem Mulyadi, dan Jalan Veteran dan lainnya," kata dia.

Satpol PP Solo, Jawa Tengah menertibkan APK milik paslon nomor 02, Bagyo-Supardjo Selasa (17/11). (MP/Ismail)
Satpol PP Solo, Jawa Tengah menertibkan APK milik paslon nomor 02, Bagyo-Supardjo Selasa (17/11). (MP/Ismail)

Ia menambahkan dominasi APK yang ditertibkan milik paslon nomor 01, Gibran-Teguh dibandingkan milik Bajo. Penertiban serupa akan dilakukan terutama saat hari tenang Pilwakot Solo.

Sekretaris Satpol PP Solo, Didik Anggono, menambahkan penertiban APK ini dilakukan karena melanggar Perwali Nomor 2 Tahun 2009 tentang white area. Semua APK yang kami turunkan disimpan di kantor Satpol PP Pedaringan, Jebres

"Untuk titik lokasi penertiban didasari dari rekomendasi Bawaslu dan Panwascam. Saya hanya bertugas melalukan penertiban saja," kata Didik.

Baca Juga

Penyelenggara Pilkada Diminta Hindari Warung Kopi

Ia menambahkan Satpol PP sudah berulang kali memberikan sosialisasi pada kedua timses kedua paslon terkait zona larangan dipasangi APK. Hal itu dilakukan untuk menjaga keindahan Kota Solo. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Undang Sandiaga Hingga Rocky Gerung Bahas Oposisi
Indonesia
PKS Undang Sandiaga Hingga Rocky Gerung Bahas Oposisi

Ia pun telah menulis pandangannya tersebut di dalam buku #KamiOposisi

O, Ini Gara-garanya Novel Ogah Ikut Terlibat Rekonstrusi Penyiraman Air Keras!
Indonesia
O, Ini Gara-garanya Novel Ogah Ikut Terlibat Rekonstrusi Penyiraman Air Keras!

"Bukan perawatan tetapi ada masalah yang serius," kata Novel

Tagar 2024ErickRI1 Trending di Twitter, Ada Apa?
Indonesia
Tagar 2024ErickRI1 Trending di Twitter, Ada Apa?

Menariknya dalam unggahan mereka juga ditonjolkan betapa Erick Thohir digambarkan sosok mewakili milenial muslim yang dekat dengan ulama.

Bawaslu Akui Paslon Jarang Kampanye Daring, Kebanyakan Masih Tatap Muka
Indonesia
Bawaslu Akui Paslon Jarang Kampanye Daring, Kebanyakan Masih Tatap Muka

Kampanye yang biasanya identik dengan pengumpulan massa menjadi sulit dilakukan

Habib Luthfi bin Yahya Tegaskan 'NKRI Harga Mati' Bukan Sekedar Slogan Basa-Basi
Indonesia
Habib Luthfi bin Yahya Tegaskan 'NKRI Harga Mati' Bukan Sekedar Slogan Basa-Basi

Semestinya akan membangkitkan bangsa Indonesia berupa ‘rasa memiliki’ republik ini

Anak Buahnya Kena OTT, Bupati Bogor Berikan Bantuan Hukum
Indonesia
Anak Buahnya Kena OTT, Bupati Bogor Berikan Bantuan Hukum

Namun, dirinya mengaku belum mengetahui kasus apa yang membuat Irianto digelandang dari kantornya

Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar
Indonesia
Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar

Masyarakat yang ingin menyaksikan pemilihan Wagub juga dibatasi maksimal 200 orang

Anies: 61 Tenaga Medis di Jakarta Terpapar COVID-19
Indonesia
Anies: 61 Tenaga Medis di Jakarta Terpapar COVID-19

Sementara itu, hingga Sabtu (28/3) pagi, jumlah positif corona di Jakarta kini mencapai 603 kasus

Luhut Akui Data COVID-19 antara Pusat dan Daerah Berbeda
Indonesia
Luhut Akui Data COVID-19 antara Pusat dan Daerah Berbeda

Luhut mengakui, ada ketidaksesuaian data kesehatan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.