Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum Ilustrasi: Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) (Ist)

MerahPutih.com - Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Marwan Batubara, menyesalkan penangkapaan Sekretaris Komite Eksekutif KAMI Syahganda Nainggolan oleh Bareskrim Polri.

"Kita prihatin dan kita menolak kalau tidak ada delik, alat bukti yang menyebabkan dia harus ditangkap. Jangan sampai nanti ditangkap dulu baru dicari alat buktinya," kata Marwan kepada wartawan, Selasa (13/10).

Baca Juga

Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI

Marwan memastikan KAMI akan memberikan bantuan hukum kepada Syahganda Nainggolan yang telah digelandang ke Bareskrim Polri.

"Saya kira ada bantuan hukum, tidak mungkin ditinggal," ujarnya.

Menurut Marwan, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) alat bukti bisa dibuat-buat untuk melakukan penangkapan terhadap warga negaranya sendiri.

Surat penangkapan anggota Komite Eksekutif KAMI Syahganda Nainggolan bernomor SP/Kap/165/X/2020/ Direktorat Tindak Pidana Siber tertanggal 13 Oktober 2020.
Surat penangkapan anggota Komite Eksekutif KAMI Syahganda Nainggolan bernomor SP/Kap/165/X/2020/ Direktorat Tindak Pidana Siber tertanggal 13 Oktober 2020. Foto: Istimewa

Karena itu, KAMI menolak apabila alat bukti yang digunakan sebagai dalih penangkapan Syahganda Nainggolan tidak kuat bahkan tidak ada sama sekali.

"Kadang-kadang, kalau memang perlu ditangkap delik-deliknya kan bisa dicarikan, bisa dibuat-buat kalau sudah yang namanya rezim yang berkuasa yang menghalalkan segala cara," tegas dia.

Sebelumnya, Syahganda Nainggolan ditangkap oleh petugas dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Penangkapan salah satu petinggi KAMI itu berkaitan dengan pelanggaran UU ITE.

Baca Juga

Pengamat Ungkap Dua Penumpang Gelap dalam Kemelut Omnibus Law

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono membenarkan personel Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap Syahganda.

"Ya ditangkap tadi pagi pukul 04.00 WIB," kata Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Selasa (13/10).

Awi mengatakan, penangkapan petinggi KAMI ini terkait dengan pelanggaran UU ITE dengan sangkaan Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2) dan atau Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang ITE. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPD Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Ikuti Vaksinasi
Indonesia
Ketua DPD Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Ikuti Vaksinasi

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta masyarakat tidak khawatir mengikuti vaksinasi COVID-19.

Jokowi dan Iriana Salat Id di Istana Bogor dan Tak Gelar Open House
Indonesia
Jokowi dan Iriana Salat Id di Istana Bogor dan Tak Gelar Open House

Rencananya, Salat Id bakal dilangsungkan di halaman depan Gedung Induk Istana Bogor.

Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Dakwaan Suap dan Gratifikasi

Nurhadi beserta menantunya Rezky Herbiyono bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Panen Petani Melimpah, Khofifah Ogah Pakai Beras Impor
Indonesia
Panen Petani Melimpah, Khofifah Ogah Pakai Beras Impor

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegasjan tidak akan memakai beras impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

Polisi Lakukan Tracing, Puluhan Warga Gambir Dites Swab COVID-19
Indonesia
Polisi Lakukan Tracing, Puluhan Warga Gambir Dites Swab COVID-19

TNI-Polri menyelengarakan swab test COVID-19 gratis untuk 50 warga yang kurang mampu di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (2/2) sore.

Setelah Divaksin Bukan Berarti Bebas Lepas Masker
Indonesia
Setelah Divaksin Bukan Berarti Bebas Lepas Masker

Protokol memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak tetap harus ditingkatkan.

[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Indonesia, Malaysia, Brunei, Afghanistan dan Turki Bersatu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Indonesia, Malaysia, Brunei, Afghanistan dan Turki Bersatu

Akun Facebook Aiman Farhan (fb.com/aidan.karlos) pada 14 Mei 2021 mengunggah beberapa video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul.

Calon Pengganti Idham Azis Diminta Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat Sipil
Indonesia
Calon Pengganti Idham Azis Diminta Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat Sipil

Terdapat beberapa perwira tinggi Polri dengan pangkat komisaris jenderal (bintang tiga) yang potensial untuk menjadi calon Kapolri pengganti Idham Aziz.

Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 14 Perwira Tinggi TNI AD dan TNI AL

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI.

Pemprov DKI Wajibkan Pesepeda Pakai Helm dan Masker
Indonesia
Pemprov DKI Wajibkan Pesepeda Pakai Helm dan Masker

Para pesepeda pun diharuskan untuk menggunakan rompi yang memiliki reflektor cahaya yang dipakai saat malam hari.