Tak Mau Solo Kembali Zona Merah COVID-19, Gibran Larang ASN Mudik Lebaran Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismai

MerahPutih.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyiapkan aturan yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) mudik Lebaran. Larangan mudik bagi ASN tersebut dilakukan seiring dengan kebijakan pemerintah pusat.

"Regulasi terkait larangan ASN mudik pada momen Lebaran 2021 sudah saya siapkan. Nanti bentuknya SE (Surat Edaran)," kata Gibran pada MerahPutih.com, Minggu (4/4).

Baca Juga

Mudik Dilarang, Polresta Surakarta Jaga Ketat Semua Pintu Masuk Solo

Menurut Gibran, angka kasus COVID-19 yang telah landai saat ini menjadi dasar dirinya menegakkan larangan mudik ASN tersebut. Dia berharap larangan mudik mampu mempertahankan kasus landai COVID-19 saat ini.

"Zona merah di Solo tidak ada lagi. Jadi harus dipertahankan. Jangan sampai usaha yang kita lakukan sia-sia dan kita harus mengulangnya dari awal. Maka ASN dilarang mudik Lebaran," tutur dia.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengecek pembangunan Pasar Legi. (MP/Ismail)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengecek pembangunan Pasar Legi. (MP/Ismail)

Suami Selvi Ananda ini menegaskan sanksi akan ditegakkan jika terjadi pelanggaran terhadap regulasi tersebut. Selain itu, Gibran berharap warga lain juga bekerjasama mempertahankan kondisi penyebaran COVID-19 yang mulai landai saat ini.

"Jika ada ada ASN yang melanggar kita siapkan regulasi sanksinya. Semua ini demi bangkitnya ekonomi warga Solo " kata dia

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani, pengaktifan kembali tempat karantina bagi pemudik nekat dapat dimungkinkan dilakukan Pemkot Solo. Rumah karantina berfungsi menampung warga yang nekat mudik.

"Iya sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo) mudik dilarang. Kalau nekat perketat perbatasan dan berlakukan karantina yang nekat mudik," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Mudik Dilarang, Solo Buka Lagi Rumah Karantina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Idul Adha, Pengguna KRL Membludak hingga Tembus 360 Ribu Orang
Indonesia
Idul Adha, Pengguna KRL Membludak hingga Tembus 360 Ribu Orang

Pengguna KRL tujuan Rangkasbitung dan Bogor terpantau meningkat pada Kamis (30/7) sore hingga malam menjelang Hari Raya Idul Adha.

Gara-gara Langgar Prokes, Enam Turis Bali Apes Didenda Rp1 Juta
Indonesia
Gara-gara Langgar Prokes, Enam Turis Bali Apes Didenda Rp1 Juta

Enam orang warga negara asing (WNA) di Bali didenda sebesar Rp1 juta karena melanggar protokol kesehatan.

Hari Terakhir 2020, Seluruh Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan
Indonesia
Hari Terakhir 2020, Seluruh Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperkirakan hujan akan mengguyur seluruh wilayah baik kota atau pun kabupaten di Provinsi DKI Jakarta pada hari terakhir 2020.

22 Warga Solo yang Tinggal di Hunian Sementara Terpapar COVID-19
Indonesia
22 Warga Solo yang Tinggal di Hunian Sementara Terpapar COVID-19

Sebanyak 22 warga yang tinggal di hunian sementara Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon, Solo, terpapar COVID-19

Pinangki dan Djoko Tjandra Dijerat Pasal TPPU, Kejagung Gandeng PPATK
Indonesia
Pinangki dan Djoko Tjandra Dijerat Pasal TPPU, Kejagung Gandeng PPATK

Selain itu, jaksa penyidik pun telah menggeledah beberapa lokasi

DPR Desak Kemendikbud Evaluasi Total Sistem Pendidikan
Indonesia
DPR Desak Kemendikbud Evaluasi Total Sistem Pendidikan

"Komisi X mendorong panduan COVID-19 untuk belajar di rumah dengan perbaikan kurikulum yang adaptif terhadap PJJ,” tandas Syaiful

Catatan Muhammadiyah Setahun Jokowi-Ma'ruf dari Aspek Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Catatan Muhammadiyah Setahun Jokowi-Ma'ruf dari Aspek Pertumbuhan Ekonomi

Muhammadiyah memiliki catatan kritis dari sisi perekonomian menyikapi setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Bansos Tunai Telat Cair, DPRD Soroti Kinerja Pemprov DKI
Indonesia
Bansos Tunai Telat Cair, DPRD Soroti Kinerja Pemprov DKI

Padahal dalam pembahasan, eksekutif berjanji akan mencairkan BST ke warga tepat waktu setiap bulan selam empat bulan mulai Januari, Februari, Maret, hingga April 2021.

Belum Pikirkan Renovasi, Kejagung Fokus Telusuri Penyebab Kebakaran
Indonesia
Belum Pikirkan Renovasi, Kejagung Fokus Telusuri Penyebab Kebakaran

Terkait penyelidikan penyebab kebakaran tersebut, Kejagung menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

MUI DKI Perbolehkan Salat Jumat Digelar Dua Gelombang
Indonesia
MUI DKI Perbolehkan Salat Jumat Digelar Dua Gelombang

Hal ini menjadi fatwa yang dikeluarkan MUI DKI bernomor 05 Tahun 2020 tentang Hukum dan Panduan Salat Jumat Lebih dari Satu Kali Pada Saat Pandemi COVID-19.