Tak Mau Bantu Kepulangan Habib Rizieq, Jokowi Dicap Presiden Tidak Adil Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma. (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Mantan juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 lalu, Lieus Sungkharisma, memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke tanah air.

Lieus kemudian menyinggung soal nasib Habib Rizieq yang disebutnya masih terkatung-katung di Arab Saudi.

Baca Juga:

Proses Kepulangan Lancar, Habib Rizieq Bakal Ikut Reuni 212

"Tetapi satu hal yang masih mengganjal di hati saya. Ada seorang warganegara Indonesia terkatung-katung di Arab sana. Katanya, itu urusan interen pribadi karena over stay. Tetapi nyatanya beliau ingin sekali kembali ke tanah air," ungkap Lieus yang dikutip di Jakarta, Senin (23/12).

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) ini menilai, belum kembalinya Habib Rizieq pasca rekonsiliasi kubu 01 dan 02 di pilpres, menunjukkan adanya ketidakadilan.

Habib Rizieq kini masih terlunta-lunta di Arab Saudi
Imam Besar FPI Rizieq Shihab menunjukkan surat pencekalan dirinya (Foto: screenshot Front TV)

"Saya melihat setelah rekonsiliasi pasangan calon 01 dan 02 sudah selesai, Bapak sudah dilantik, kabinet sudah disusun, dan semua sudah berjalan, kalau kita tidak mengembalikan Habib Rizieq, ada yang bocengli (tidak adil), Pak. Kenapa saya katakan bocengli, (karena) sudah selesai," jelasnya.

Lieus menambahkan, kalaupun ada pernyataan dari Habib Rizieq yang tidak mengakui pemerintahan Jokowi, maka itu merupakan hak dari setiap warganegara untuk menyatakan pendapat.

"Soal Habib Rizieq, mohon maaf Pak ya, tidak mengakui Bapak sebagai presidennya saya rasa tidak apa-apa Pak. Itu hak daripada setiap warganegara," imbuhnya.

"Yang penting, kan Habib Rizieq nggak nyuruh-nyuruh saya juga untuk tidak mengakui Bapak sebagai presiden.Saya tetap hormat, Bapak adalah presiden yang sudah dilantik sah," jelas Lieus.

Lebih jauh, Lieus mengungkapkan bahwa sebelumnya banyak pihak yang mengatakan Habib Rizieq bakal kembali ke Indonesia setelah Jokowi dilantik.

"Tetapi nyatanya yang sekarang saya saksikan, penjelasan dari pemerintah, dalam hal ini menteri-menteri Bapak, Duta besar kita, menimbulkan keprihatinan," tukasnya.

Baca Juga:

Habib Rizieq Baru Umbar Surat Pencekalan karena Tak Ingin Terjadi Konflik Indonesia-Arab Saudi

Lieus memegaskan, meski dirinya bukan beragama Islam, melihat kondisi Habib Rizieq saat ini, ia merasa ada yang tidak adil.

"Saya bukan beragama Islam, Pak. Tetapi beragama Budha. Tetapi saya rasa ada yang tidak adil Pak kalau kita membiarkan Habib Rizieq Shihab terkatung-katung di negeri orang," tandas Lieus.

Karenanya, lewat video itu, Lieus terus memohon supaya Presiden Jokowi bisa memulangkan Habib Rizieq.

"Saya mohon, saya mohon kepada Bapak Presiden, dengan kewenangan dan kekuasaan yang Bapak miliki sebagai Kepala Negara, saya mohon sekali lagi, balik, balik, balik, kembalikan Habib Rizieq ke Indonesia," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

FPI Tuding Ada Pelanggaran HAM Dibalik Pencekalan Habib Rizieq

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Laju Kasus COVID-19 Turun 11 Persen, Pemerintah Diingatkan Jangan Terlena
Indonesia
Laju Kasus COVID-19 Turun 11 Persen, Pemerintah Diingatkan Jangan Terlena

Pemerintah pusat perlu meminta kepada para kepala daerah melakukan evaluasi secara terus-menerus

Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas Jakarta Tampak Lengang
Indonesia
Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas Jakarta Tampak Lengang

Suasana lalu lintas di sejumlah titik di DKI Jakarta terpantau lengang di hari libur nasional untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (29/10).

Pilkada Solo Digelar 9 Desember, Rival Gibran Pilih Mundur dari Bakal Calon
Indonesia
Pilkada Solo Digelar 9 Desember, Rival Gibran Pilih Mundur dari Bakal Calon

Dia merasa harus lebih mengedepankan rasa kemanusiaan dibandingkan kepentingan politik semata.

Tim Pengacara Penyerang Novel Puji Dua Terdakwa Sebagai Sosok Berani dan Jujur
Indonesia
Tim Pengacara Penyerang Novel Puji Dua Terdakwa Sebagai Sosok Berani dan Jujur

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara kembali menggelar sidang lanjutan penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan.

Virus Corona Mutasi Baru, WNI Terpapar Bakal Jalani Masa Inkubasi Lebih Lama
Indonesia
Virus Corona Mutasi Baru, WNI Terpapar Bakal Jalani Masa Inkubasi Lebih Lama

Kementerian Kesehatan mengkhawatirkan para warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal pesiar Diamond Princess terpapar virus corona mutasi baru.

Satu Polisi Korban Penyerangan Polsek Ciracas Sudah Lepas Ventilator
Indonesia
Satu Polisi Korban Penyerangan Polsek Ciracas Sudah Lepas Ventilator

Pasien tersebut sebelumnya sudah menjalani CT Scan saat dipindah ke RSPAD

Tangani COVID-19 di 2021, Muhammadiyah Minta Jokowi Bikin Kebijakan Komprehensif
Indonesia
Tangani COVID-19 di 2021, Muhammadiyah Minta Jokowi Bikin Kebijakan Komprehensif

Pemerintah agar mengajak para ahli ekonom dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Jika Masih Tak Kooperatif, Hadi Pranoto Siap-Siap Dijemput Paksa
Indonesia
 Terinfeksi COVID-19, Tujuh Siswa Polisi Dibawa ke RS Kramat Jati
Indonesia
Terinfeksi COVID-19, Tujuh Siswa Polisi Dibawa ke RS Kramat Jati

"Siswa kita lakukan observasi kita lakukan tes virus corona, kita menemukan tujuh siswa yang positif corona dan sekarang sedang kita isolasi kita rawat di RS Keramatjati," kata Argo.

Tiongkok Buka Rumah Sakit Darurat Kedua Khusus Pasien Virus Corona
Dunia
Tiongkok Buka Rumah Sakit Darurat Kedua Khusus Pasien Virus Corona

Saat ini setidaknya virus corona merenggut lebih 700 nyawa di Tiongkok.