Tak Masalah Bakal Diklarifikasi 'Kerumunan Petamburan', Wagub DKI Siap Hadir di Polda Metro Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Kamis (27/8/2020). ANTARA/Ricky Prayoga/am.

Merahputih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membenarkan mendapat surat panggilan guna memberikan klarifikasi soal kerumunan massa Maulid Nabi dan resepsi pernikahan Imam Besar FPI, Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Dijadwalkan tadinya hari ini jam 10 karena tidak bisa saya minta hari jumat. Tapi hari jumat dari polda ada acara, jadi direncanakan hari senin jam 11," ucap Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/11).

Baca Juga

Polisi Tunda Pemeriksaan Bupati Bogor Ade Yasin

Selain dirinya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Widyastuti dan RW/RT juga menerima surat panggilan klarifikasi di Polda Metro Jaya hari ini.

Riza pasti akan hadir memenuhi panggilan Polda seperti pimpinanya Anies Baswedan. "Siap saya akan datang. Gak masalah," papar Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.

Jamaah memadati Jalan KS Tubun, Petamburan untuk mengikuti acara Maulid Nabi Muhammar SAW di kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sabtu (14/11/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Jamaah memadati Jalan KS Tubun, Petamburan untuk mengikuti acara Maulid Nabi Muhammar SAW di kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sabtu (14/11/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Semua pejabat Pemprov DKI wajib datang memenuhi panggilan Polda Metro agar kasus ini dapat terselesaikan. Ia pun akan mengklarifikasi sesuai fakta dan data yang sebenarnya serta tak akan dilebihkan dan dikurangi.

"Kita semua harus memenuhi undangan panggilan klarifikasi. Klarifikasi nanti akan kita sampikan sesuai fakta dan data yang ada," terangnya.

Seperti diketahui, Gubernur Anies Baswedan bersama Wali Kota Jakarta Pusat, Kasatpol PP DKI, Camat Tanah Abang, dan Lurah Pertamburan, Biro Hukum Pemprov DKI lebih dulu menerima pemanggilan. Gubernur Anies pun datang ke Polda Metro memenuhi panggilan itu pada Selasa (17/11) kemarin.

Baca Juga

Dituding Tak Proses Pelanggaran Prokes Kerumunan Pilkada, Begini Jawaban Polri

Anies Baswedan diperiksa selama kurang lebih 8 jam oleh penyidik Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dari sekitar pukul 10.00 hingga 19.20 WIB.

"Saya tadi telah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan prosesnya berjalan dengan baik, dan ada 33 pertanyaan yang disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman," ujar Anies di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Selasa (17/11) malam. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PDIP: Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome
Indonesia
PDIP: Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome

Deklarasi tersebut dinilai sebagai sekedar manuver politik mengatasnamakan penyelamatan rakyat.

Aturan Ujaran Kebencian saat Pandemi COVID-19, Jokowi Dinilai Tak Siap Dikritik
Indonesia
Aturan Ujaran Kebencian saat Pandemi COVID-19, Jokowi Dinilai Tak Siap Dikritik

Ujang Komarudin menyoroti adanya Surat Telegram Kapolri soal sanksi pidana bagi ujaran kebencian terhadap pejabat negara dan presiden.

Polda Jabar Periksa Tiga Petinggi Sunda Empire
Indonesia
Polda Jabar Periksa Tiga Petinggi Sunda Empire

proses pemeriksaan ini merupakan tahap lanjutan setelah kasus Sunda Empire dinaikkan ke tahap penyidikan.

Anies Akui Banyak Anak di Jakarta Terpapar Corona
Indonesia
Anies Akui Banyak Anak di Jakarta Terpapar Corona

Hal itu dikatakan Anies melalui chanel Youtube resmi Pemprov DKI dalam memperingati Hari Anak Nasional.

KPK Sita Dokumen Kontrak Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Sita Dokumen Kontrak Bansos COVID-19

Seluruh barang bukti yang disita dari dua lokasi tersebut akan dianalisis

Panlih Pertimbangkan Pemilihan Wagub DKI Secara Online, Tapi...
Indonesia
Panlih Pertimbangkan Pemilihan Wagub DKI Secara Online, Tapi...

Ia menyebutkan, saat ini anggota Panlih sedang berkoordinasi apakah pemilihan bisa dilakukan secara online

KPU-Bawaslu Seia Sekata Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Corona
Indonesia
KPU-Bawaslu Seia Sekata Sukseskan Pilkada Ditengah Pandemi Corona

Penyelenggara memiliki resiko keuangan tidak semata-mata dalam pengadaan namun pengelolaan dan pertanggungjawaban

Pemprov DKI Jelaskan SOP Pemakaman Jenazah Terpapar Corona
Indonesia
Pemprov DKI Jelaskan SOP Pemakaman Jenazah Terpapar Corona

DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) dalam menangani pasien yang meninggal dunia akibat virus corona.

Pelajar yang Ikut Demo UU Ciptaker Berasal dari Bogor hingga Subang
Indonesia
Pelajar yang Ikut Demo UU Ciptaker Berasal dari Bogor hingga Subang

"Dari hasil keterangan para pelajar yang terlibat aksi unjuk rasa, mereka dari berbagai daerah, Bogor, Sukabumi, Indramayu, Subang, Cilegon, Bekasi, Tangerang ini berasal dari beberapa wilayah disamping Jakarta ya," ujar Nana

Gibran Masih Setia Tunggu Rekomendasi PDIP untuk Pilwalkot Solo 2020
Indonesia
Gibran Masih Setia Tunggu Rekomendasi PDIP untuk Pilwalkot Solo 2020

"Sambil menunggu rekomendasi turun saya tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya blusulan di kampung setiap hari," kata dia.