Tak Ingin Seperti India, Wagub DKI Minta Semua Pihak Bantu Lawan COVID-19 Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyampaikan, pencegahan dan penanggulangan kasus COVID-19 harus ditangani secara bersama-sama bukan hanya Jakarta tapi semua unsur.

Menurutnya, dengan sistem gotong royong itu meringankan beban Pemprov DKI guna menyelesaikan masalah COVID-19 Ini. Pemerintah harus benar-benar sigar dan tanggap dalam pencegahan penyakit mematikan ini jangan sampai terus alami peningkatan.

Baca Juga

Pemerintah Larang WN India Masuk ke Indonesia

"Tentu kita semua, tidak hanya Jakarta, Indonesia, pak presiden, menteri, gubernur, kepala daerah bekerja keras agar Indonesia tidak mengalami masalah-masalah yang terjadi di banyak negara, di eropa, termasuk di India," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (23/4).

Riza pun meminta kepada semua pihak untuk tidak mengganggal enteng dan jangan meremehkan COVID-19. Sebab virus itu benar ada, bila warga Indonesia lalai dalam menjalankan protokol kesehatan dihwatirkan sama seperti India.

"COVID-19 masih ada seperti yang disampaikan presiden, mari hadapi secara baik, bijak, dengan cara menerapkan prokes dengan baik," paparnya.

Wagub DKI Riza Patria meresmikan ruang isolasi COVID-19 bertekanan negatif di RSU Al-Fauzan Jakarta Islamic Hospital (JIH). (Foto: MP/Asropih)

Untuk diketahui, kondisi India terkait penanganan COVID-19 cukup memprihatinkan. Berdasarkan data terbaru, lebih 2.000 ribu kasus kematian karena virus corona dalam sehari.

Angka tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan kasus kematian harian sebelumnya.

Pada Rabu (21/4), Kementerian Kesehatan India melaporkan ada 2.023 kasus kematian akibat COVID-19 dalam 24 jam.

Dengan penambahan 2.023, total korban meninggal akibat Corona di India menjadi 182.553 orang. (Asp)

Baca Juga

Negaranya 'Tsunami COVID', Ratusan WNA India Sewa Pesawat Carter Kabur ke Indonesia

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus COVID-19 Tidak Naik, Berbagai MICE Bakal Digelar di Bali
Indonesia
Kasus COVID-19 Tidak Naik, Berbagai MICE Bakal Digelar di Bali

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, pihaknya, sangat siap untuk kembali menyelenggarakan MICE, khususnya di era adaptasi kebiasaan baru.

Senin (6/7), Penumpang KRL Tembus 419 Ribu
Indonesia
Senin (6/7), Penumpang KRL Tembus 419 Ribu

"Volume pengguna KRL kemarin di Stasiun Bogor tercatat 19.452 orang, atau tumbuh 9% dibanding Senin pekan lalu," kata Anne

8 TPS Pilwakot Solo Masuk Kategori Rawan
Indonesia
8 TPS Pilwakot Solo Masuk Kategori Rawan

Kategori ini berdasarkan pada penyebaran COVID-19, Kamtibmas, dan rawan kategori bencana di sekitar TPS.

BNPT Sebut Pesantren Punya Daya Dobrak Tekan Penyebaran Radikalisme hingga Terorisme
Indonesia
BNPT Sebut Pesantren Punya Daya Dobrak Tekan Penyebaran Radikalisme hingga Terorisme

"Santri sebagai salah satu generasi penerus bangsa, mempunyai andil besar dalam memerangi paham radikal intoleran yang akhir-akhir ini semakin marak keberadaannya," jelas Boy

50 Ribu Pekerja Migran Indonesia Balik Ke Tanah Air
Indonesia
50 Ribu Pekerja Migran Indonesia Balik Ke Tanah Air

kepulangan ini, perlu diantisipasi, yaitu dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan melakukan karantina selama 5 hari di daerah kedatangan serta dilakukan PCR-test kepada masing-masing orang.

Bekas Legislator PAN Terseret Kasus Korupsi di PT DI
Indonesia
Bekas Legislator PAN Terseret Kasus Korupsi di PT DI

Tak hanya Chandra, tim penyidik juga bakalan memeriksa tiga saksi lagi untuk Budi. Ketiganya merupakan pensiunan TNI AD, yaitu Fx Bangun Pratiknyo, Edi Martino, dan Mayjen TNI (Purn) Mulhim Asyrof.

9,7 Juta Orang Nganggur, Pekerja Rata-rata Bergaji Rp2,7 Juta
Indonesia
9,7 Juta Orang Nganggur, Pekerja Rata-rata Bergaji Rp2,7 Juta

rata-rata upah buruh tertinggi berada di kategori Pertambangan dan Penggalian, yaitu sebesar Rp4,48 juta rupiah, sedangkan terendah berada di kategori jasa Lainnya, yaitu sebesar Rp1,69 juta rupiah.

 OTT Wali Kota Cimahi, KPK Sita Dokumen Keuangan Rumah Sakit
Indonesia
OTT Wali Kota Cimahi, KPK Sita Dokumen Keuangan Rumah Sakit

Informasi lebih rinci mengenai OTT ini akan disampaikan dalam konferensi pers pada hari ini, Sabtu (28/11).

Pimpinan DPR Ajak Masyarakat Pahami Konsekuensi Bermedia Sosial
Indonesia