Tak Ingin Dimainkan Kartel, Politisi Golkar Janji Awasi Anggaran COVID-19 Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin. (Foto: DPR)

MerahPutih.com - Dewan Perwakilan Rakyat janji untuk melakukan fungsi pengawasan anggaran penanganan COVID-19 secara optimal. Salah satunya dengan memastikan tidak ada kartel alat kesehatan yang mengatur harga di pasaran.

"Parlemen harus memastikan tidak ada perjanjian atau kartel untuk mengatur harga," ujar Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin, di Jakarta, Jumat, 7 Juli 2020.

Ia menegaskan, dirinyapun, bakal memastikan pengadaan alat-alat kesehatan yang dilakukan Pemerintah berkualitas baik dan sesuai dengan standar WHO.

"Parlemen perlu memonitor proses pengadaan di Pemerintah untuk mengantisipasi potensi maladministrasi dan korupsi," katanya.

Baca Juga:

Dipecat Karena Demo Keringanan UKT, Mahasiswa UNAS Diintimidasi Pihak Kampus

Ia memastikan, apabila nantinya ditemukan dugaan pelanggaran dalam pengadaan alat kesehatan oleh Pemerintah, pihaknya akan segera mengusut hal itu.

Selain itu, lanjut Putri, Senayan bakal terus menjalankan peran pengawasan terkait penyaluran dan bantuan oleh Pemerintah agar efektif dan memastikan bantuan diberikan kepada yang membutuhkan dengan cepat, aturan ditegakkan dan meningkatkan transparansi.

Alat Kesehatan
Alat Kesehatan. (Foto: setkab.go.id).

Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu mengeluarkan instruksi untuk mempercepat penggunaan anggaran untuk pemulihan ekonomi dampak pandemi COVID -19, dan memperketat pengawasan penggunaan anggaran yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp695,2 triliun.

Baca Juga:

Lurah Grogol Selatan Dinonaktifkan Terkait e-KTP Djoko Tjandra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KRL Bekasi-Kota Anjlok di Kampung Bandan, KCI Rekayasa Pola Perjalanan
Indonesia
KRL Bekasi-Kota Anjlok di Kampung Bandan, KCI Rekayasa Pola Perjalanan

Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Bekasi Jakarta Kota, anjlok di Stasiun Kampung Bandan, Jakarta Utara, pada Jumat (30/10) pukul 09.40 WIB.

Update COVID-19 Sabtu (23/5): 21.745 Positif, 5.249 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (23/5): 21.745 Positif, 5.249 Sembuh

Kemudian pasien telah sembuh penyakit corona naik mencapai 192 jiwa menjadi 5.249 orang.

Sebetulnya Jokowi dan Anies Sehati dalam Proyek Reklamasi Teluk Jakarta
Indonesia
Sebetulnya Jokowi dan Anies Sehati dalam Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Perpres itu telah memberikan kepastian hukum dan sejalan dengan keputusan Gubernur Anies

Calon Gubernur Sumbar Dipolisikan
Indonesia
Calon Gubernur Sumbar Dipolisikan

Sentra Gakkumdu bersama Bareskrim Polri menerima laporan dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan calon Gubernur Sumatera Barat.

Update COVID-19 Minggu (10/5): 14.032 Positif, 2.698 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (10/5): 14.032 Positif, 2.698 Sembuh

"Ada penambahan jumlah pasien baru sebanyak 387 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Vonis Anggota Anarcho  Provokator Rusuh Massal Corona Cuma 4 Bulan Bui
Indonesia
Vonis Anggota Anarcho Provokator Rusuh Massal Corona Cuma 4 Bulan Bui

3 dari 5 anggota geng Anarcho sudah menjalani sidang.

UMP Jateng 2021 Naik, SBSI Solo: Ideal Upah Rp3 Juta
Indonesia
UMP Jateng 2021 Naik, SBSI Solo: Ideal Upah Rp3 Juta

"Kebutuhan ideal upah di Solo berada di kisaran Rp3 juta. Belum lagi kondisi pandemi COVId-19 membuat kebutuhan makin membengkak," ujar Endang

 DPRD Minta Pemprov DKI Tampung Data RT/RW Perbaiki Penyaluran Sembako
Indonesia
DPRD Minta Pemprov DKI Tampung Data RT/RW Perbaiki Penyaluran Sembako

“Kedepan Dinas Sosial (Dinsos) dalam hal ini Pemprov DKI bisa melakukan perbaikan pendataan, pendistribusian (bansos) dan hal-hal lainya," kata Anggara

Tiktokan di Jembatan Suramadu, Tiga Emak-Emak Digelandang Polisi
Indonesia
Tiktokan di Jembatan Suramadu, Tiga Emak-Emak Digelandang Polisi

Ketiga wanita i tudigelandang polisi lalu lintas menuju Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Guru Honorer di Yogyakarta Dapat Bantuan Sembako
Indonesia
Guru Honorer di Yogyakarta Dapat Bantuan Sembako

Bantuan simbolis diberikan oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi kepada perwakilan guru honorer.