berita-singlepost-banner-1
 Tak Ingin Asabri Makin Terpuruk, Erick Thohir Copot Dua Direkturnya Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: antaranews)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.Com - Langkah tegas dan cepat mulai ditunjukan Menteri BUMN Erick Thohir dalam menyelesaikan skandal asuransi di PT Asabri.

Pada Kamis (30/1) Erick mengeluarkan surat keputusan pencopotan dua direktur PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik atau Asabri.

Baca Juga:

Berikut Perkembangan Pengusutan Dugaan Korupsi di Asabri

"Melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-36/MBU/01/2020 tanggal 30 Januari 2020, Menteri BUMN selaku rapat umum pemegang saham memberhentikan dengan hormat Herman Hidayat dan Rony Hanityo Apriyanto dari jabatan direktur, yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-66/MBU/03/2016 tanggal 29 Maret 2016 dan SK-171/MBU/08/2019 tanggal 2 Agustus 2019," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Ferry Andrianto dalam rilis di Jakarta.

Menteri BUMN Erick Thohir copot dua direktur Asabri
Menteri BUMN Erick Thohir copot dua direktur PT Asabri (Foto: antaranews)

Lebih lanjut, Ferry Andiranto menyatakan melalui SK tersebut, Menteri BUMN juga mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota direksi Asabri yang semula hanya tertulis direktur menjadi Direktur SDM dan Hukum, Direktur Keuangan, dan Direktur Investasi.

"Untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut, Menteri BUMN mengangkat Eko Setiawan sebagai Direktur SDM dan Hukum, Helmi Imam Satriyono sebagai Direktur Keuangan, dan Jeffry Haryadi P Manullang sebagai Direktur Investasi," katanya.

Untuk menindaklanjuti pencopotan dan perubahan nomenklatur tersebut, Kementerian BUMN melakukan penyerahan salinan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT ASABRI di Gedung Kementerian BUMN pada Kamis.

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan Asabri harus dikelola oleh orang-orang profesional di bidangnya.

Ia menyampaikan keprihatinannya terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di PT Asabri dan meminta pihak terkait untuk membenahinya dengan cepat.

Baca Juga:

SBY Dukung Langkah Politik DPR Bongkar Dugaan Korupsi Jiwasraya

Sedangkan Erick Thohir sebagaimana dilansir Antara mengungkapkan kondisi keuangan Asabri masih stabil dan aman.

Hanya saja, mengenai ada atau tidaknya penyelewengan hingga penurunan aset karena salah investasi akan ada proses penanganannya tersendiri.(*)

Baca Juga:

SBY Buka-bukaan Kasus Jiwasraya Hingga Ungkap Sosok yang Bakal Dijatuhkan


berita-singlepost-mobile-banner-3

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6