Tak Ikut Penyerangan, Anak Buah John Kei Ini Ditangkap atas Kasus Lain Tersangka yang juga anak buah John Kei bersiap memperagakan reka ulang penyerangan di Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten, Rabu (24/6/2020). . ANTARA FOTO/Fauzan

MerahPutih.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali meringkus seorang tersangka anak buah John Kei berinisial JR.

Ia diduga terlibat dalam aksi kekerasan kepada Nus Kei di kawasan Tangerang dan Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Baca Juga:

John Kei: Apa Hukuman Bagi Seorang Pengkhianat?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap JR, ternyata ia tidak ikut dalam aksi penyerangan di rumah maupun kepada anak buah Nus Kei.

"Berdasarkan hasil keterangan korban, ada satu inisial JR. Menurut keterangan saksi, JR ikut sehingga petugas mengamankan JR di kediamannya, tetapi setelah dikonfrontasi JR enggak terlibat ikut penyerangan," ucap Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (25/6).

Meski tidak terlibat dalam aksi brutal, tapi pihaknya tetap memproses secara hukum JR atas kepemilikan senjata api. Pihaknya pun sudah membuat laporan polisi (LP) baru untuk kasus JR ini.

"Karena ada senjata api ini kita buatkan LP sendiri. Sekarang yang bersangkutan sudah kita lakukan pemeriksaan termasuk senjata api yang ada," terangnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kanan) bertanya kepada tersangka kasus kejahatan John Kei (kedua kanan) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kanan) bertanya kepada tersangka kasus kejahatan John Kei (kedua kanan) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Sebelumnya diberitakan, persoalan tanah antara John Kei dan Nus Kei menyebabkan penyerangan yang dilakukan anak buah John Kei di dua lokasi berbeda yakni kawasan Green Lake City di Cipondoh, Kota Tangerang dan daerah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu siang.

Akibatnya, satu orang sekuriti perumahan mengalami luka karena ditabrak anak buah John Kei dan satu pengendara ojek online tertembak di bagian kaki. Anak buah John Kei sempat melepaskan tujuh kali tembakan.

Baca Juga:

Jhon Kei Mengaku Sebar Anak Buahnya ke Tiga Lokasi Buru sang Paman

Sementara itu, penyerangan di Cengkareng menyebabkan satu anak buah Nus Kei berinisial ER tewas dan satu orang lainnya berinisial AR terluka.

Polisi kemudian menangkap John Kei dan 29 anak buahnya di markas mereka di Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu sekitar pukul 20.15 WIB.

Kini, John Kei dan 29 anak buahnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyerangan, penganiayaan, dan pembunuhan berencana.

Mereka dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman mati. (Knu)

Baca Juga:

Duduk Perkara John Kei Nekat Serang Pamannya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Menjual Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Menjual Indonesia

Akun Facebook Avan Garde memposting sebuah kabar ke Grup Manusia Merdeka bahwa Presiden Jokowi sudah menjual Indonesia.

DKI: 111.142 Jalani Rapid Test, 4.213 Reaktif Corona
Indonesia
DKI: 111.142 Jalani Rapid Test, 4.213 Reaktif Corona

Pemda DKI akan terus menggalakan rapid test di 6 wilayah Kota/Kabupaten.

'Casing' Black Box CVR Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan
Indonesia
'Casing' Black Box CVR Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

Ruang pencarian dengan luas 30x30 meter yang dibagi empat kuadran

Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?
Indonesia
Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?

Kelemahan vaksin dengan metode ini adalah pendeknya jangka waktu antibodi dalam melindungi tubuh dari serangan virus corona.

Pemprov DKI Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Corona Usai Libur Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Corona Usai Libur Panjang

Meski begitu, ucap Anies, tim Gugus Tugas dan RT/RW akan siap mengantisipasi bila terjadinya lonjakan kasus COVID-19 imbas long weekend kemarin.

Pemprov DKI Belum Izinkan Kegiatan Penikahan di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Belum Izinkan Kegiatan Penikahan di Jakarta

Hal itu dikarenakan belum adanya kesepakatan mengenai protokol kesehatan.

COVID-19 Jadi Pencabut Nyawa Penderita Komorbid
Indonesia
COVID-19 Jadi Pencabut Nyawa Penderita Komorbid

Di Indonesia, penderita COVID-19 yang gugur termasuk dokter mencapai lebih dari 16 ribu orang.

Kota Wuhan Gelar Pameran Mobil Terbesar sejak Di-lockdown
Dunia
Kota Wuhan Gelar Pameran Mobil Terbesar sejak Di-lockdown

Otomotif merupakan salah satu pilar utama industri di Wuhan.

Satu Lagi Pejabat di Lingkup Pemprov DKI Meninggal Akibat COVID-19
Indonesia
Satu Lagi Pejabat di Lingkup Pemprov DKI Meninggal Akibat COVID-19

Proses pemakaman dilakukan secara protokol COVID-19

Kasus DBD Mulai Meroket, Ahli Infeksi RSCM Ingatkan 7 Tanda Ini
Indonesia
Kasus DBD Mulai Meroket, Ahli Infeksi RSCM Ingatkan 7 Tanda Ini

Pada fase ketiga tersebut, bisa terjadi kebocoran pembuluh darah