Tak Hanya Cheongsam, Ini Deretan Busana Tradisional Tiongkok untuk Rayakan Imlek Ragam busana tradisional Tiongkok (Sumber: Chinese New Year)

PAKAIAN baru jadi aspek penting saat Tahun Baru Imlek. Pakaian baru dipercaya dapat membuat seseorang melupakan kesialan dan bersiap untuk peruntungan baik di masa depan. Selain itu, pakaian baru juga dipercaya dapat melindungi diri dari roh jahat.

Di masa lalu, orang Tiongkok bekerja sebagai petani. Tiap tahun, mereka hanya panen sekali di Utara dan dua hingga tiga kali di Selatan. Sepanjang waktu mereka harus berhemat. Hanya di momen Tahun Baru mereka akhirnya membelanjakan uangnya dan merawat diri. Tradisi membeli pakaian baru saat Tahun Baru Imlek bahkan sudah terjadi pada masa Dinasti Song (960 - 1279M). Orang-orang akan memamerkan pakaian baru mereka saat mengunjungi teman-teman dan sanak keluarga. Sementara di periode Republik Tiongkok (1912 - 1949) pakaian baru digunakan para pemuda untuk menghormati para tetua.

Dari masa ke masa, pakaian digunakan berubah secara signifikan. Sejak masa Tiongkok Kuno orang-orang akan mengikuti tren mode saat itu. Di masa sekarang pun, orang-orang keturunan Tiongkok bebas memilih pakaian diinginkan sesuai selera. Namun ada beberapa pilihan pakaian yang bisa digunakan jika ingin menghidupkan kembali klasisme dari busana Tiongkok. Berikut beberapa pakaian tradisional yang masih populer dari dinasti Qing:

1.Tang Suit

Tang
Tang (Sumber: Chinese New Year)

Setelan Tang dahulu umum digunakan pada masa dinasti Tang. Tetapi "Tang Baru" mengkolaborasikan jaket dari dinasti Qing dan jas Barat. Setelan Tang menampilkan simpul tradisional Tiongkok. Bahan yang digunakan biasanya berupa brokat dan kain mewah di zaman kuno. Awalnya, pakaian ini dibuat longgar untuk memungkinkan gerak tubuh yang nyaman tetapi kelonggaran mengurangi estetika modern hingga dibuat lebih pas di badan. Jika kamu penggemar martial art dari Tiongkok, kamu mungkin tak asing dengan pakaian jenis ini. Salah satu aktor Tiongkok, Jackie Chan kerap mengenakan pakaian ini. Setelan Tang juga menjadi dress code pada pertemuan APEC 2001.

2. Qipao

Qipao
Qipao (Sumber: Kislly)

Qipao merupakan pakaian ngehits di masa dinasti Qing. Qipao memiliki desain rumit dan disulam di atas kain. Desain bordir Qipao yang populer misalnya bunga, burung, dan burung phoenix. Gaya modern Qipao yang kita lihat sekarang sangat berbeda dari sebelumnya. Sejak masa pertengahan (1800-an) hingga sekarang Qipao telah berganti gaya. Pakaian ini mulanya dibuat dengan gaya begitu konservatif, dengan otongan lurus dan longgar. Qipao kemudian berkembang menjadi lebih modern dan kebarat-baratan. Kini qipao dibuat sangat ketat dan ada belahan hingga setinggi paha. Meski demikian, gaya modern masih mempertahankan kerah lurus yang kaku.

3. Cheongsam

Cheongsam
Cheongsam (Sumber: ELEGENTE)

Istilah "cheongsam" biasanya digunakan oleh orang Barat merujuk pada Qipao perempuan. Cheongsam merupakan versi modifikasi pakaian dinasti Qing dan pakaian formal di tahun 1900. Potongan kerah samping pada cheongsam melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Sementara panjang cheongsam menunjukkan status. Semakin panjang pakaian, maka semakin tinggi derajatnya. Hal itu karena pakaian panjang tidak cocok untuk para pekerja fisik. Di era Republik, pakaian cheongsam panjang kemudian digunakan para sarjana berpendidikan.

4. Hanfu

Hanfu
Hanfu (Sumber: LTL Mandarin School)

Secara harafiah, Hanfu memiliki makna 'pakaian etnis Han'. Ada begitu banyak pakaian tradisional Han sampai dinasti Qing. Ada begitu banyak variasi dari Hanfu. Umumnya kemeja Hanfu terdiri dari kemeja dan rok. Kemeja Hanfu memiliki kerah silang dan lengan baju panjang dan lebar. Roknya panjang. Hanfu tak hanya populer di daratan Tiongkok tetapi juga mempengaruhi pakaian tradisional negara lain. Hanfu Dinasti Tang memengaruhi kimono Jepang sementara Hanfu dinasti Ming memengaruhi Hanbok Korea Selatan. (Avia)

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH