Tak Ada Tawar Menawar, Jokowi-Cak Imin 'Harga Mati' Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imim. (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid menilai pasangan Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) merupakan pasangan ideal untuk memimpin Indonesia.

"Hemat kami pak Jokowi dan Cak Imin itu ideal menjadi pasangan, yang satu nasionalis liberal yang satu nasionalis agamis, sehingga kedepan bisa bersinergi," kata Jazilul dalam diskusi di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (10/7).

Jazilul menegaskan, bagi para pengusungnya pasangan Jokowi-Cak Imin sudah harga mati. Menurut dia, syarat untuk memenangkan Pemilihan Presiden adalah mengusung calon yang mewakili aspirasi masyarakat.

"Buat para pengusungnya harga mati, buat para kiai yang ingin Cak Imin harga mati. Banyak kejadian ketika komposisi (capres-cawapres) tidak mewakili aspirasi masyarakat akan kalah," ujar dia.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar (MP/Rizki Fitrianto)

Beredar kabar, nama Cak Imin tak masuk kandidat cawapres Jokowi. Jazilul tak mempercayai informasi tersebut. Dia mengibaratkan kantong cawapres seperti pesulap yang selalu mengeluarkan sesuatu tak terduga dari kantongnya.

"Setahu saya pesulap selalu mengeluarkan sesuatu di kantongnya. Gimana Cak Imin (yang keluar)? kita masih optimis. (kalo) kayanya lebih kuat si a, saya nggak percaya karena dalam teori akrobat tidak ada yang tahu yang dikeluarkan dalam kantong itu," ungkap dia.

Anggota Komisi III DPR ini tak menjawab dengan tegas, saat disinggung apakah PKB akan tetap mendukung Jokowi bila Cak Imin tak dipinang sebagai cawapres.

"Gak ada kata lain PKB bersama Jokowi dan Cak Imin," pungkas Jazilul. (Pon)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH