Tahanan Meninggal di Polsek Lubuklinggau, LPSK: Tersangka Wajib Dilindungi LPSK.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Seorang tahanan harus meregang nyawa saat berada di tahanan aparat kepolisian. Kejadian seperti ini terus berulang tanpa ada perbaikan berarti dari Polri. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengecam kejadian di Polsek Lubuklinggau Utara tersebut.

Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution mempertanyakan, bagaimana seseorang yang berada dalam tanggung jawan pihak kepolisian bisa tewas dengan tubuh penuh luka lebam.

Baca Juga:

Nurhayati Pelapor Korupsi Dana Desa Jadi Tersangka, LPSK Bertindak

"Walaupun berstatus tersangka dan berada dalam penahanan, seseorang itu mempunyai hak yang wajib dilindungi oleh negara, antara lain bebas dari penyiksaan,” kata Nasution dalam keterangannya, Jumat (24/2).

Nasution menjelaskan, kewajiban melindungi itu sejalan dengan Peraturan Kapolri (Perkap No. 08 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi dalam Penyelenggaraan Tugas Polri dan Peraturan Kapolri No. 4 Tahun 2005 tentang Pengurusan Tahanan pada Rumah Tahanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Hermanto, 45, warga Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), tewas saat ditahan di Polsek Lubuklinggau Utara. Saat melihat jenazah korban di rumah sakit, pihak keluarga melihat kondisi korban mengalami luka lebam, patah di leher, kaki, hidung dan bibir pecah.

Nasution menilai, sangat wajar apabila pihak keluarga kemudian mempertanyakan penyebab kematian korban. Apalagi, saat kejadian korban berada dalam tanggung jawab aparat kepolisian.

"Bagaimana seseorang yang sedang berada dalam tanggung jawab kepolisian, bisa meninggal tanpa sebab akibat,” ujarnya.

Nasution mendesak, peristiwa tewasnya Hermanto di tahanan Polsek Lubuklinggau Utara harus diusut tuntas. Jika terbukti ada perbuatan yang mengarah ke penyiksaan oleh oknum anggota, segera proses hukum.

"Proses hukum bukan hanya etik, jika terbukti ada pidana, pelaku harus dihadirkan di pengadilan untuk pertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Nasution.

Nasution mengingatkan, kepada pimpinan kepolisian di Lubuklinggau maupun Sumatera Selatan untuk memberikan atensi pada kasus ini.

"Hukum dan keadilan tetap harus ditegakkan kepada siapapun dan jabatan apapun," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Anies Apresiasi Komitmen LPSK Berikan Kompensasi kepada 46 Korban Terorisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Agar Tak Terjebak Macet, Pemudik Diminta Kembali Sebelum Tanggal 6 Mei
Indonesia
Agar Tak Terjebak Macet, Pemudik Diminta Kembali Sebelum Tanggal 6 Mei

Arus balik tinggal menghitung hari. Pemudik pun disarankan tak berlama-lama di kampung halaman jika tak ingin terjebak kemacetan saat balik ke kota asal. Kepala Korlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengimbau, agar para pemudik yang merayakan Idul Fitri 1443 Hijriyah di kampung halaman dapat kembali ke Jakarta lebih awal.

Desa Internet Mandiri Mudahkan UMKM Masuk Dunia Digital
Indonesia
Desa Internet Mandiri Mudahkan UMKM Masuk Dunia Digital

APJII juga dengan aktif memberikan akses di daerah tanpa jaringan internet melalui program Desa Internet Mandiri.

Ganjil Genap di Kawasan Puncak Bogor, Polisi Ancam Putar Balik Kendaraan
Indonesia
Ganjil Genap di Kawasan Puncak Bogor, Polisi Ancam Putar Balik Kendaraan

Libur akhir pekan selama tiga hari berpotensi menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di kawasan Puncak, Jawa Barat. Polres Bogor mulai memberlakukan sistem ganjil genap ke arah Puncak, Bogor sejak Kamis (14/4) kemarin.

LPSK Siap Lindungi Korban Pelecehan Seksual Pegawai KPI
Indonesia
LPSK Siap Lindungi Korban Pelecehan Seksual Pegawai KPI

LPSK mengimbau agar publik mempercayakan kepada kepolisian untuk memproses kasus tersebut

LPSK Tetapkan Bharada E sebagai Justice Collaborator
Indonesia
LPSK Tetapkan Bharada E sebagai Justice Collaborator

LPSK resmi menetapkan Richard Eliezer atau Bharada E sebagai justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

Alasan Pemerintah Naikkan PPN Jadi 11 Persen
Indonesia
Alasan Pemerintah Naikkan PPN Jadi 11 Persen

Pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen.

Partai Besutan Din Syamsuddin Cari Kader Biar Lolos Jadi Peserta Pemilu
Indonesia
Partai Besutan Din Syamsuddin Cari Kader Biar Lolos Jadi Peserta Pemilu

MPP Partai mendorong DPP Partai Pelita untuk membentuk konvensi atau seleksi bagi capres dan cawapres yang akan diusung oleh Partai Pelita.

Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown
Indonesia
Provokatif, 42 Konten Video Milik Muhammad Kece Di-takedown

"Total penanganan konten Muhammad Kece oleh Kominfo update 25 Agustus 2021, sudah takedown 42 video," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (26/8).

Formappi Apresiasi Nyanyian Krisdayanti
Indonesia
Formappi Apresiasi Nyanyian Krisdayanti

Peneliti Formappi Lucius Karus mengatakan, Krisdayanti telah menjawab pertanyaan publik yang sebelumnya tidak tahu bedaran gaji dan tunjangan anggota DPR.

[HOAKS atau FAKTA] KPK Geledah Anies karena Gelapkan Uang Formula E
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] KPK Geledah Anies karena Gelapkan Uang Formula E

Video ini mengklaim bahwa dengan penggeledahan oleh KPK ini semakin jelas Anies Baswedan telah menggelapkan dana pelaksanaan Formula E. Video ini telah ditonton sebanyak 15 ribu kali setelah diunggah pada 01 Mei 2022