Taati Protokol Kesehatan, Cara Jitu Lawan COVID-19 Pakai masker merupakan salah satu aturan dalam protokol kesehatan COVID-19. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Sudah satu tahun wabah COVID-19 menyerang Indonesia khususnya DKI Jakarta. Setiap hari, angka kasus corona kian bertambah.

Kepala Dinas (Kadinkes) DKI, Widyastuti meminta masyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Menurut dia, cara itu yang saat ini paling ampuh melawan virus corona.

Baca Juga

Kadinkes DKI Akui Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Turun

"Untuk mengatasi pandemi atau penyakit menular, kolaborasi menjadi kata kunci yang penting," kata Widyastuti di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (2/3).

Widyastuti mengklaim, jika kasus COVID-19 di Jakarta saat ini terus mengalami penurunan. Tapi sebaliknya jumlah kasus sembuh di DKI mengalami perkembangan baik dengan pencapaian yang terus naik.

"Dengan adanya vaksinasi, kita berharap akan mempercepat pengendalian COVID-19 di DKI Jakarta dan Indonesia," jelas

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Sabtu (12/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Sabtu (12/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)

Meski begitu, anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan itu menegaskan, pihaknya akan terus berupaya dalam mengendalikan virus yang telah menelan banyak korban jiwa itu.

"Jadi jangan sampai serta merta sudah divaksin terus lalai (prokes) atau abai pola hidup sehat," pungkasnya.

Pada Maret 2020, pemerintah mengumumkan kasus pertama COVID-19 di Indonesia. Mereka adalah, pasien 01 yaitu Sita Tyasutami dan pasien 02 Maria Darmaningsih.

Mereka adalah warga Depok yang terjangkit virus corona di salah satu cafe di Kemang, Jakarta Selatan. Mereka disinyalir terinfeksi dari warga negara asing dari Jepang.

Keduanya kala itu melakukan perawatan di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI), Sulianti Saroso di Jakarta Utara. (Asp)

Baca Juga

Puskesmas Jadi Ujung Tombak Vaksinasi COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Djoko Tjandra Ajukan Justice Collaborator Terkait Dua Perkara
Indonesia
Djoko Tjandra Ajukan Justice Collaborator Terkait Dua Perkara

Permohonan JC itu disampaikan tim kuasa hukum Djoko Tjandra kepada Majelis Hakim dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (4/2).

Kasus COVID-19 Diklaim Makin Membaik, Jokowi Justru Peringatkan Dua Hal Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Diklaim Makin Membaik, Jokowi Justru Peringatkan Dua Hal Ini

Jokowi juga menyertakan foto benda-benda yang gunakan sehari-hari utuk beraktifitas

 PSI Sebut Giring Ungkapkan Kebenaran Bukan Kebencian
Indonesia
PSI Sebut Giring Ungkapkan Kebenaran Bukan Kebencian

Nanang menegaskan, pernyataan Giring ditopang data yang kuat. Misalnya terkait dana Rp 1 triliun sebagai commitment fee yang diambil dari APBD selama 5 tahun untuk ajang Formula E.

Kemenkeu Sebar Anggaran PEN Rp 321 Triliun di 2022
Indonesia
Kemenkeu Sebar Anggaran PEN Rp 321 Triliun di 2022

Menurut berbagai pandangan ahli munculnya banyak varian masih berpotensi terjadi sehingga pemerintah tetap waspada terhadap pekembangannya.

[Hoaks atau Fakta]: Tentaranya Dibantai, Israel Menyerah dan Akui Kedaulatan Palestina
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Tentaranya Dibantai, Israel Menyerah dan Akui Kedaulatan Palestina

Video berita tersebut, dimuat di situs nbcnews.com pada 11 Februari 2017 dengan judul “Nightly News Full Broadcast (February 10th)”.

Kata Novel Baswedan Terancam Dipecat KPK Melalui Tes ASN
Indonesia
Kata Novel Baswedan Terancam Dipecat KPK Melalui Tes ASN

Upaya untuk menyingkirkan orang-orang baik dan berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan

Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2022, Indonesia Butuh Investasi Rp5.891 Triliun
Indonesia
Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2022, Indonesia Butuh Investasi Rp5.891 Triliun

Total kebutuhan dana major project kawasan industri prioritas sebanyak Rp210,722 triliun dengan strategi pendanaan APBN 3,64 persen, swasta 89,49 persen, KPBU 6,83 persen, dan PHLN 0,04 persen.

Komnas HAM Sudah Panggil Firli Bahuri Cs soal TWK KPK
Indonesia
Komnas HAM Sudah Panggil Firli Bahuri Cs soal TWK KPK

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, M Choirul. Anam berharap pimpinan lembaga antirasuah dapat memenuhi panggilan yang dilayangkan pihaknya.

Dubes Arab Saudi Surati Puan, Klarifikasi Soal Kuota Haji Tak Didapat Indonesia
Indonesia
Dubes Arab Saudi Surati Puan, Klarifikasi Soal Kuota Haji Tak Didapat Indonesia

Kedutaan Besar Arab Saudi memastikan pernyataan mengenai Indonesia tak mendapat kuota haji serta ada 11 negara telah memperoleh kuota haji, tidak benar.

KPK Periksa Ketua Komisi VIII DPR Terkait Kasus Bansos
Indonesia
KPK Periksa Ketua Komisi VIII DPR Terkait Kasus Bansos

Belum diketahui secara pasti materi yang bakal didalami penyidik saat memeriksa Yandri