Taat Prokes, Kesadaran Pemilih di Pilkada Serentak 2020 Cukup Baik Ilustrasi Pilkada serentak 2020 (ANTARA/HO/20)

Merahputih.com - Bawaslu memberikan catatan dan evaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Penilaian ini melalui enam aspek yang berdasarkan hasil laporan Pengawas di TPS melalui Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu).

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan, aspek pertama dari sisi pandemik yang membuat adanya protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran COVID-19.

Baca Juga

Ketua Bawaslu Sebut Partipasi Pemilih Pilkada Serentak 2020 Cuma 60 Persen

Berkat sosialisasi dari penyelenggara pilkada dan pemerintah mengenai penerapan prokes, mampu berdampak kepada kesadaran pemilih yang cukup baik. Pemilih yang hadir mengikuti ketentuan dan mengusahakan hadir pada jam yang telah ditentukan.

"Mereka juga menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak menciptakan kerumunan setelah menggunakan hak pilih," kata Afif dalam keteranganya yang dikutip Jumat (11/12).

Hanya saja, dikarenakan terdapat penyelenggara pemilihan (pilkada) yang dinyatakan reaktif, hal itu mengurangi jumlah penyelenggara di TPS meskipun tidak mengganggu jalannya proses pungut hitung secara signifikan.

"Hal itu tidak mengganggu secara signifikan proses pemilihan dan kondisi tersebut memengaruhi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara serta partisipasi masyarakat," katanya.

Seorang pemilih menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 5 Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tanpa memakai masker saat Pilkada Demak, Rabu (9/12/2020). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Seorang pemilih menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 5 Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tanpa memakai masker saat Pilkada Demak, Rabu (9/12/2020). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Selanjutnya, dilihat dari aspek penyelenggaraan. Situasinya masih sama dengan masalah yang biasa terjadi dalam pilkada sebelumnya. Contoh, masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak ditempel atau perlakuan petugas yang berbeda terhadap kasus yang sama.

"Misalnya ada orang datang ke TPS karena tidak bawa KTP dan identitas lain, kadang perlakuannya berbeda antara satu TPS dengan TPS yang lain," tutur dia.

Selain itu, terang pria lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut, tingkat pemahaman dan kemandirian penyelenggara pemilihan di setiap daerah berpengaruh langsung terhadap kualitas pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.

Baca Juga

KPK Harap Kepala Daerah Terpilih Jadi Pemimpin yang Berintegritas

Lalu, terdapat permasalahan surat suara kurang dan tertukar, penentuan syarat suara sah dan tidak sah, penentuan cara penggunaan hak pilih dengan cara mencontreng surat suara dan penggunaan hak pilih orang lain.

Adapula permasalah lain seperti pemilih memilih lebih dari satu kali, dan penyelenggara pemilihan menyalahgunakan surat suara. "Ini yang masih terjadi," ujarnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bakal Diperiksa Polisi di Jawa Barat, Rizieq Shihab Tak Kunjung Berikan Kabar
Indonesia
KPK-Kemenag Terbitkan Buku Gratifikasi dalam Perspektif Agama, Gratis Unduh!
Indonesia
KPK-Kemenag Terbitkan Buku Gratifikasi dalam Perspektif Agama, Gratis Unduh!

Gratifikasi juga berbeda dengan suap dan pemerasan

[HOAKS atau FAKTA] Semua Laskar Berbalik Dukung Jokowi dengan Syarat Diangkat jadi PNS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Semua Laskar Berbalik Dukung Jokowi dengan Syarat Diangkat jadi PNS

“Berbalik Akan Dukung Jokowi. Korlap FPA: Ya Kami Siap Dukung Jokowi Dengan Syarat Semua Laskar FPA Harus Diangkat Menjadi PSN,” unggahan tangkapan layar oleh akun Facebook Qiant Santang

JPU Dinilai Hanya Menerka soal Waktu Pinangki Terima Uang 500 USD
Indonesia
JPU Dinilai Hanya Menerka soal Waktu Pinangki Terima Uang 500 USD

"Penuntut umum masih tidak menjelaskan hal-hal yang kami sampaikan dalam eksepsi kami yaitu tidak jelasnya kapan Pinangki terima uang, dari katanya Andi Irfan Jaya," kata Aldres

Kejaksaan Dinilai Lakukan Penyitaan Aset yang Tidak Berhubungan dengan Jiwasraya
Indonesia
Kejaksaan Dinilai Lakukan Penyitaan Aset yang Tidak Berhubungan dengan Jiwasraya

Tindakan Jaksa melakukan penyitaan aset IIKP tersebut keliru

2 Orang Meninggal Akibat Banjir di Indramayu dan Subang
Indonesia
2 Orang Meninggal Akibat Banjir di Indramayu dan Subang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia atau 96 persen dari 342 Zona Musim saat ini telah memasuki musim hujan.

Penyidik Pegang Bukti Kuat Penjarakan Ambroncius Nababan
Indonesia
Penyidik Pegang Bukti Kuat Penjarakan Ambroncius Nababan

Penyidik penjarakan tersangka kasus ujaran rasial yang diduga dilakukan Ketua Relawan Pro Jokowi, Ambroncius Nababan, di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Tahapan Pengadaan dan Produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma
Indonesia
Tahapan Pengadaan dan Produksi Vaksin COVID-19 di Bio Farma

Dalam jangka panjang, Bio Farma mengembangkan vaksin Merah-Putih yang berkolaborasi dengan Lembaga Biomolekuler Eijkman yang akan menggunakan strain virus asli Indonesia.

Kota Perbatasan Tiongkok-Myanmar Di-Lockdown, Wuhan Kembali Menggeliat
Dunia
Kota Perbatasan Tiongkok-Myanmar Di-Lockdown, Wuhan Kembali Menggeliat

Kota Ruili di Provinsi Yunnan, Tiongkok, yang berbatasan dengan Myanmar ditutup total (lockdown).

Sertifikasi Halal Vaksin COVID-19 Diklaim Sesuai Aturan
Indonesia
Sertifikasi Halal Vaksin COVID-19 Diklaim Sesuai Aturan

Pemerintah hari ini memulai vakinasi COVID-19 di Istana Negara. Pemberian vaksin akan dilakukan pada sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia, untuk memperoleh kekebalan komunitas atau herd immunity.