SYL Didaulat Berbicara pada Simposium Nasional MPR Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (ketiga kiri) (ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)

MerahPutih.Com - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo atau akrab disapa SYL tercatat sebagai salah satu kepala daerah terbaik dari Indonesia Timur. SYL bukan saja sekedar birokrat tapi juga pemikir pembangunan yang handal.

Syahrul Yasin Limpo menjadi pembicara pada kegiatan Simposium Nasional Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) di Gedung Nusantara IV Jakarta.

"Otonomi daerah harus dikuatkan, masalah yang ada di setiap daerah berbeda. Kondisi yang ada di Jakarta beda dengan yang ada di pulau Sulawesi. Masalah yang ada di daerah kepulauan dan pegunungan juga berbeda," kata Syahrul Yasin Limpo dalam siaran pers Biro Humas dan Protokol Sulsel yang diterima Antara di Makassar, Rabu (3//10).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Pengkajian MPR RI dengan tema "Pemantapan Pelaksanaan Otonomi Daerah Mewujudkan Kewajiban Konstitusional DPD RI.

Selain itu, menurut Syahrul, peranan DPD perlu dikuatkan sebagai pembawa aspirasi rakyat di daerah. Syahrul berharap DPD harus difokuskan pada dua bidang fungsi yaitu, pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang mengatakan, DPD perlu dikembalikan pada hakikat pembentukannya yakni untuk mengakomodasikan kepentingan daerah secara efektif dan adil.

"Ini untuk mengembangkan potensi daerah," ujar Oesman.

DPD, kata dia, juga harus lebih maksimal kembali ke peranannya. Dikuatkan untuk mengisi proses perencanaan, penganggaran, dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah.

Ia mengatakan, simposium ini untuk mendapatkan masukan dan pemikiran yang lebih maju dan demokratik, serta menjalin kerjasama kelembagaan antara pusat dan daerah.

Sebagai catatan, Syahrul merupakan satu-satunya gubernur yang diundang pada acara tersebut. Selain Syahrul, hadir sebagai pemateri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Dirjen Otoda Soni Sumarsono, Mantan Menteri Pan-RB Ryaas Rasyd, Sekjen Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal Anwar Sanusi.(*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Harga Pertamax Turun Lagi, Pertalite Tetap
Indonesia
Harga Pertamax Turun Lagi, Pertalite Tetap

Penurunan itu tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019.

Laboratorium Vaksin Flu Burung Bakal Disulap Jadi Tempat Produksi PCR
Indonesia
40 Hari Meninggalnya Didi Kempot, Seniman Solo Berikan Hadiah Patung Sang Maestro ke Keluarga
Indonesia
40 Hari Meninggalnya Didi Kempot, Seniman Solo Berikan Hadiah Patung Sang Maestro ke Keluarga

Keluarga memberikan suvenir berupa buku tahlil bergambar Sang Maestro dan sajadah pada jemaah pengajian dan warga.

Masyarakat Diminta Berhati-hati dengan Klaim Obat Corona Viral di Medsos
Indonesia
Masyarakat Diminta Berhati-hati dengan Klaim Obat Corona Viral di Medsos

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional memastikan tidak pernah memberikan dukungan uji klinis obat herbal produksi Bio Nuswa.

Pandemi Corona, MUI Ajak Umat Islam Selalu Berzikir dan Perbanyak Baca Alquran
Indonesia
Pandemi Corona, MUI Ajak Umat Islam Selalu Berzikir dan Perbanyak Baca Alquran

MUI juga mengajak umat Islam untuk meningkatkan solidaritas dan saling membantu antar sesama manusia.

Ini Daerah yang Diminta Tak Dikunjungi Saat Libur Panjang Akhir Bulan
Indonesia
Ini Daerah yang Diminta Tak Dikunjungi Saat Libur Panjang Akhir Bulan

Karyawan yang bepergian ke zona oranye dan merah harus melaporkan ke perusahaan

Penceramah Dijamin Bisa Berdakwah Meski Tak Bersertifikat
Indonesia
Penceramah Dijamin Bisa Berdakwah Meski Tak Bersertifikat

Dengan jaminan ini, maka tidak perlu ada ketakutan ataupun kekhawatiran

Bangun Kembali Kampung Akuarium, Anies Ingin Seluruh Warga Miliki Hunian Layak
Indonesia
Bangun Kembali Kampung Akuarium, Anies Ingin Seluruh Warga Miliki Hunian Layak

Pada momentum 17 Agustus, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rusun Kampung Akuarium.

Ada Unsur Pidana, Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Naik ke Penyidikan
Indonesia
Ada Unsur Pidana, Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Naik ke Penyidikan

Bareskrim Polri mengungkap adanya unsur pidana dari peristiwa kebakaran gedung Kejaksaan Agung