Syarat Naik Kereta Api di KAI Daop 3 Saat PPKM Darurat Pemeriksaan kesehatan calon penumpang kereta api di Stasiun Cirebon. (MP/Mauritz)

Merahputih.com - PT KAI Daop 3 Cirebon memberlakukan sejumlah persyaratan bagi calon penumpang selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali. Manager Humas Daop 3 Cirebon Suprapto mengatakan persyaratan bagi penumpang kereta api jarak jauh tersebut akan diberlakukan mulai 5 - 20 Juli 2021.

Suprapto menjelaskan, calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh di wilayah Daop 3 Cirebon wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. “Khusus perjalanan KA jarak jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama," kata Suprapto.

Baca Juga:

WNA yang Masuk ke Indonesia Kini Wajib Sudah Divaksin COVID-19

Menurut dia, aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021 tentang petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

PPKM Darurat
PT KAI Daop 3 Cirebon memperketat penumpang yang hendak bepergian menggunakan kereta api. (MP/Mauritz)

Bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis, tetap dapat menggunakan kereta api jarak jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Baca Juga:

Aturan Baru PPKM Darurat, Penumpang KRL Wajib Pakai Masker Dobel atau N 95

Sedangkan untuk pelanggan di bawah 18 tahun, tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan di bawah 5 tahun, tidak diharuskan menujukkan hasil RT-PCR atau rapid test antigen.

Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

Setiap pelanggan KA harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. (Cirebon/Mauritz)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BW Kritik Struktur Baru KPK Mirip 'Orba' Kental Bagi-Bagi Jabatan
Indonesia
BW Kritik Struktur Baru KPK Mirip 'Orba' Kental Bagi-Bagi Jabatan

"Ini struktur yang old fashion serta tak sungguh ingin membuat KPK punya kemampuan sebagai triger mechanism, handal dan responsif untuk taklukan korupsi" kata Bambang

KPK Limpahkan Berkas Perkara Bekas Bupati Kepulauan Talaud ke PN Tipikor Manado
Indonesia
KPK Limpahkan Berkas Perkara Bekas Bupati Kepulauan Talaud ke PN Tipikor Manado

Sri Wahyumi akan didakwa dalam perkara dugaan penerimaan gratifikasi oleh penyelenggara negara terkait proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara Tahun 2014-2017.

Sidang Rizieq, Polisi Gandakan Pengamanan di PN Jakarta Timur
Indonesia
Sidang Rizieq, Polisi Gandakan Pengamanan di PN Jakarta Timur

Jumlah personel gabungan ditambah karena melihat antusiasme dari simpatisan Rizieq Shihab pada sidang Selasa (16/3). Selain itu, agar persidangan dapat berjalan tanpa kendala.

Momentum Imlek, PP Muhammadiyah Suarakan Semangat Kebersamaan dan Toleransi
Indonesia
Momentum Imlek, PP Muhammadiyah Suarakan Semangat Kebersamaan dan Toleransi

Muhammadiyah mendoakan agar kegiatan Imlek Nasional (Imleknas) 2021 yang digelar Sabtu (20/1) mendatang secara vitual berjalan lancar.

Rizieq Diseret ke Kasus Dugaan Terorisme Munarman, Ini Respons Pengacaranya
Indonesia
Rizieq Diseret ke Kasus Dugaan Terorisme Munarman, Ini Respons Pengacaranya

"Kami masih belum bisa berkomentar lebih lanjut," kata Aziz Yanuar

Kasus Intoleran Perusakan Makam di Solo, Kemendikbud Diminta Turun Tangan
Indonesia
Kasus Intoleran Perusakan Makam di Solo, Kemendikbud Diminta Turun Tangan

Antonius Benny Susetyo mengatakan, kasus ini menyangkut pendidikan sejak dini, jangan diajarkan kebencian.

Pertamina Evakuasi Warga dan Masih Lakukan Pemadaman Kilang Balongan
Indonesia
Pertamina Evakuasi Warga dan Masih Lakukan Pemadaman Kilang Balongan

Ifki mengungkapkan hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui.

Yayasan Harapan Kita Hormati Keputusan Negara Ambil Alih TMII
Indonesia
Yayasan Harapan Kita Hormati Keputusan Negara Ambil Alih TMII

Pihaknya telah berkesempatan melayani kunjungan masyarakat serta pejabat negara

Indonesia Tak Beli Putus Vaksin COVID-19 dari Tiongkok
Indonesia
Indonesia Tak Beli Putus Vaksin COVID-19 dari Tiongkok

Indonesia tidak semata-mata menjadi lahan uji klinik atau pasar potensial

Kapolri: Jenderal Idham Azis Tidak Suka Pencitraan
Indonesia
Kapolri: Jenderal Idham Azis Tidak Suka Pencitraan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Jenderal Idham Azis merupakan sosok bertanggungjawab saat menjabat Kapolri