Syarat Bagi Warga DKI yang Ingin Miliki Rumah DP 0 Persen Ilustrasi rumah. Foto: net

MerahPutih.com - Janji manis Anies Baswedan untuk membangun rumah DP 0 Persen akhirnya diwujudkan pada Jumat (12/10). Mantan rektor Paramadina itu resmi meluncurkan program kampanye Pilkada DKI 2017 itu di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur

Peluncuran Program Hunian DP 0 Rupiah ini berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 104 Tahun 2018 tentang Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Sejumlah warga mencari informasi unit rumah susun dengan DP 0 Rupiah di Kantor Informasi Klapa Village, Jakarta, Minggu (21/1). ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

"Program ini merupakan kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap keadilan seluruh masyarakat Jakarta. Fasilitas pembiayaan uang muka dari Pemprov DKI Jakarta ini bisa membantu keterbatasan sebagian masyarakat memperoleh rumah karena adanya down payment (DP)," kata Anies di lokasi.

Perlu diketahui pada tahap awal Hunian DP 0 Rupiah Klapa Village meyediakan 780 unit dalam dua tipe rumah, yaitu tipe 21 dan tipe 36. Harga jual tiap unit tipe 21 sebesar Rp 184.800.000 - Rp 213.400.000, sebanyak 420 unit. Untuk tipe 36, harga berkisar Rp 304.920.000-310.000.000 rupiah, sebanyak 360 unit.

Adapun skema jangka waktu cicilan maksimal 20 tahun. Pada tahap 1 di Jakarta Timur, dua skema cicilan sebagai berikut:

- Cicilan Rp 2.008.337 per bulan, jangka waktu 20 tahun, estimasi penghasilan Rp 5.738.105
- Cicilan Rp 2.426.665 per bulan, jangka waktu 15 tahun, estimasi penghasilan Rp 6.933.329

Direktur PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C. Pinontoan mengatakan hunian DP 0 Rupiah tidak bisa disewakan atau sebagai investasi untuk dijual kembali dalam jangka waktu tertentu. Pengalihan hak rumah hanya bisa diwariskan atau pindah rumah.

"Pengalihan rumah akan dilaksanakan melalui pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya

Yoory juga menyampaikan pekerjaan Rusun Klapa Village DP 0 masih terus berjalan. Pihaknya menargetkan masuk tahap topping off pada bulan Januari 2019 untuk pengerjaan struktur bangunan sudah mencapai titik puncak, dan bulan Juli 2019 seluruh pekerjaan sudah rampung.

Ilustrasi rumah

Meski telah diluncurkan secara resmi, warga baru dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh hunian DP 0 Rupiah pada 1 November 2018. Untuk itu, diharapkan, warga menyiapkan berkas administrasi terlebih dahulu, dengan detail sebagai berikut:

Persyaratan umum yang harus dilengkapi:

1. Warga ber-KTP DKI yang telah tinggal di Jakarta sekurang-kurangnya 5 tahun.
2. Warga yang belum punya rumah.
3. Warga yang tidak pernah menerima subsidi perumahan;
4. Warga berpenghasilan 4-7 juta rupiah setiap bulan.
5. Warga yang taat pajak;
6. Prioritas bagi warga yang telah menikah.
7. Bagi warga yang terpilih, wajib memiliki rekening Bank DKI.

Persyaratan Administrasi

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta (minimal 5 tahun saat mengajukan permohonan).
2. Kartu Keluarga (KK).
3. Surat pernyataan belum punya rumah.
4. Surat pernyataan tidak pernah menerima subsidi perumahan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.
5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
6. Surat Nikah atau Akta Nikah yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang.

Permohonan fasilitas pembiayaan melalui poses sebagai berikut:

1. Verifikasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta;
2. Verifikasi Bank Pelaksana (Bank DKI).
3. Penetapan Nominatif Daftar Penerima Manfaat. (Asp).


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH