Swiss Terapkan Standar Pembersihan Baru Jelang Pembukaan Perbatasan Perbatasan masih ditutup bagi warga asal AS (Foto: Unsplash/Roman Burki)

SWISS telah menerapkan tindakan pencegahan kebersihan dan keselamatan baru sebelum membuka kembali perbatasannya untuk wisatawan Eropa pekan depan.

Swiss Tourism Council meluncurkan kampanye "Bersih & Aman" yang baru. Kampanye ini menawarkan para pelancong ketenangan pikiran tentang standar kebersihan di hotel, restoran, dan bisnis di seluruh negeri.

Baca juga:

Kamar di Hotel Swiss Ini Tanpa Dinding dan Atap

1
Meluncurkan kampanye "Bersih dan Aman" terbaru (Foto: Unsplash/Dorothea OLDANI)

Standar keselamatan yang akan diterapkan termasuk menerapkan jarak sosial, desinfektan, dan pembersihan permukaan dan objek sentuhan tinggi, serta menggunakan pembayaran tanpa kontak jika memungkinkan. Bar, restoran, dan klub juga harus mematuhi jam malam dan ditutup antara waktu tengah malam dan jam 6 pagi.

Semua bisnis diharuskan untuk mengikuti pedoman kesehatan tentang pembukaan kembali yang ditetapkan oleh Pemerintah Swiss. Sementara beberapa mungkin memilih untuk menerapkan label "Bersih & Aman" sebagai cara menggunakan standar kebersihan mereka sebagai alat promosi.

Awal bulan ini, Swiss melonggarkan pembatasan dan mengizinkan kasino, taman hiburan, kebun binatang, spa, kolam renang, tempat perkemahan, hingga cableways untuk dibuka kembali. Restoran pun diizinkan untuk menerima acara lebih dari empat orang.

Baca juga:

Rumah Cermin di Pegunungan Alpen Swiss ini Sangat Indah, Hampir Sempurna

2
Air mancur Jet d'Eau kembali beroperasi (Foto: Unsplash/Beat Bossert)

Untuk merayakan pembukaan kembali Swiss, Jet d'Eau di Jenewa, sebuah air mancur setinggi 137 meter yang telah menjadi simbol kota juga kembali beroperasi.

"Jenewa selalu menetapkan standar tinggi untuk kesehatan dan keselamatan dan kami merasa siap untuk cepat beradaptasi dengan kenormalan baru yang dibawa oleh krisis COVID-19," tutur Jonathan Robin, Direktur Pasar & Kenyamanan Biro di Geneva Tourism sebagaimana dilansir dari Travel + Leisure.

Swiss berencana untuk membuka perbatasannya bagi para pelancong dari Uni Eropa dan Inggris pada tanggal 15 Juni. Perbatasan tetap tertutup bagi para pelancong dari AS.

Data Johns Hopkins Unversity menunjukkan bahwa Swiss saat ini memiliki 31.044 kasus terkonfirmasi virus Corona dan 1.937 kasus kematian. (lgi)

Baca juga:

Mural Raksasa di Swiss Mengirim Pesan Harapan

Penulis : Leonard Leonard
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Angelina Jolie Jadi Sutradara Film Biopik Don McCullin
ShowBiz
Angelina Jolie Jadi Sutradara Film Biopik Don McCullin

Menceritakan tentang kehidupan fotografer Don McCullin.

Pesohor Korea Selatan Peduli Sesama
Fun
Pesohor Korea Selatan Peduli Sesama

Di tengah ketenaran, mereka tetap ingat terhadap orang yang membutuhkan.

Dewa United Esports Catat Dua Kemenangan dari Divisi PUBG Mobile dan Free Fire
Fun
Dewa United Esports Catat Dua Kemenangan dari Divisi PUBG Mobile dan Free Fire

Kedua divisi tersebut memberikan performa terbaik.

Memilihara Hewan Bantu Lewati Masa Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Memilihara Hewan Bantu Lewati Masa Pandemi

Memelihara hewan juga cukup populer di masa pandemi.

Seperti Apa Comeback Full Album ITZY?
Hiburan & Gaya Hidup
Seperti Apa Comeback Full Album ITZY?

Berbeda dengan comeback sebelumnya mengeluarkan mini-album, kini mereka akan keluarkan full album pertama dengan tema “CRAZY IN LOVE”.

Air Kelapa Sembuhkan COVID-19? Berikut Penjelasan Pakar
Fun
Air Kelapa Sembuhkan COVID-19? Berikut Penjelasan Pakar

Beredar kabar air kelapa efektif untuk mengatasi COVID-19.

Tradisi Lebaran Ketupat di Tanah Air
Tradisi
Tradisi Lebaran Ketupat di Tanah Air

Digelar pada 8 Syawal.

Tepuk Tangan Pendukung Jadi Saksi Para Pemenang ICE 2021
Fun
Tepuk Tangan Pendukung Jadi Saksi Para Pemenang ICE 2021

Suasana gedung memanas ketika para barista menampilkan kepiawaiannya di depan stage.

Buku Anak Karya Meghan Markle Terinspirasi dari Hubungan Harry dan Archie
Fun
Chloe Zhao Jadi Sutradara Perempuan Asia Pertama yang Menang Oscar
ShowBiz
Chloe Zhao Jadi Sutradara Perempuan Asia Pertama yang Menang Oscar

Kemenangannya terinspirasi dari frasa bahasa Mandarin.