Susul Sony, Vivo dan Intel Juga Mundur dari MWC 2020 Karena Virus Corona Intel dan Vivo dipastikan mundur dari gelaran MWC 2020 (Foto: cnet)

HARI ini bertambah lagi vendor yang memutuskan untuk mundur dari pameran ponsel terbesar di dunia, Mobile World Congress (MWC) 2020 yang digelar di Barcelona, Spanyol.

Kabar yang terbaru yakni Vivo dan Intel global. Mereka mengumumkan untuk mundur dari MWC 2020. Hal itu kian menambah jumlah vendor yang mengundurkan diri dari MWC.

Baca Juga:

Pabrik iPhone di Tiongkok Imbau Karyawannya untuk Tak Kembali Bekerja

Dilansir dari laman The Verge, kini sudah ada sekitar 9 perusahaan teknologi yang memutuskan untuk batal ikut serta dalam ajang MWC 2020. Setelah sebelumnya Sony, Amazon, LG, Nvidia, Ericsson, dan NTT Docomo yang lebih dulu mengambil kebijakan tersebut.

Sejumlah perusahaan teknologi mundur dari MWC untuk menjaga keselamatan para karyawannya dari virus corona (Foto: sea mashable)

Alasan Intel dan Vivo pun hampir sama dengan perusahaan teknologi lain yang telah mundur lebih dulu, di mana mereka ingin mengutamakan keselamatan dan kesehatan para karyawannya. Hal ini mengingat Spanyol merupakan salah satu negara yang terjangkit virus berbahaya itu.

"Keselamatan dan kesehatan semua karyawan dan mitra merupakan prioritas utama kami, dan kami telah menarik diri dari MWC tahun ini," ucap juru bicara Intel.

Baca Juga:

Instagram Segera Hadirkan Notifikasi untuk Akun Teman yang Pantas Di-unfollow

Sementara itu, pihak Vivo juga terpaksa menarik debut ponsel konsep baru Apex 2020 dari MWC, guna menjaga karyawan serta mitranya dari wabah virus corona yang berbahaya.

Lebih dari 8 perusahaan besar mundur dari MWC 2020 akibat virus corona (Foto: propakistani)

Perusahaan berbasis di Tiongkok itu diberitakan tengah berencana akan mengumumkan revisi jadwal peluncuran itu dalam waktu dekat ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pihak penyelenggara MWC 2020 yakni GSMA, telah mengambil langkah serius untuk menangkal virus corona. Dimana pengunjung dari Provinsi Hubei Tiongkok tak boleh masuk ke lokasi acara.

Provinsi Hubei yang merupakan bagian dari Ibu Kota Wuhan, merupakan pusat wabah virus corona di Tiongkok. Saat ini diberitakan 42 ribu orang telah terinfeksi, lebih dari 1000 orang meninggal dunia dan 4000 orang dikabarkan sembuh dari virus corona. (Ryn)

Baca Juga:

Apple Didenda Rp375 Miliar oleh Prancis

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala