Susu atau Jus Jeruk, Mana yang Pas buat Sarapan? Susu dan jus jeruk kerap disajikan untuk sarapan. (foto: pixabay/designfoto)

SARAPAN ialah waktu makan yang paling penting dalam sehari. Mengasup makanan sehat di pagi hari memberimu energi untuk aktivitas sehari penuh. Selain makanan, berbagai pilihan minuman biasanya juga disajikan saat sarapan. Mulai dari air putih hingga kopi.

Yang juga tak luput dari sajian minuman sarapan yaitu jus jeruk dan susu. Keduanya sama-sama mengandung nutrisi, tapi manakah yang lebih sehat untuk disantap saat sarapan ya?

Minum susu untuk sarapan jamak dilakukan orang. Bahkan, ada yang hanya minum segelas susu untuk menggantikan makanan saat sarapan. Hal itu didasari adanya anggapan bahwa susu merupakan sajian yang lengkap. Faktanya, susu merupakan sumber protein hewani yang baik untuk dikonsumsi.

Segelas susu dengan berat 100 gram mengandung 61 kalori, 3,2 gram protein, 4,8 gram karbohidrat, dan 3,3 gram lemak. Saat minum segelas susu, artinya kamu sudah memenuhi 20 persen kebutuhan protein dan 30 persen kebutuhan kalsium harian kamu.

Laman Prevention melansir sebuah penelitian yang menemukan bahwa orang yang minum susu di pagi hari cenderung tidak akan makan berlebihan saat makan siang. Hal itu disebabkan kandungan protein dalam susu membuat perut terasa kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan kalsium pada susu dapat membantu mengatur hormon yang mengendalikan berat badan.

susu
Susu juga punya kekurangan. (foto: pixabay/coleur)

Meskipun terdengar amat baik dan sehat, susu juga punya sisi negatif lo. Susu memiliki kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tidak hanya itu, lemak jenuh pada susu turut berkontribusi terhadap penyakit terkait obesitas, salah satunya diabetes. Oleh karena itu, minumlah susu dalam jumlah terbatas, tidak perlu berlebihan.

Sementara itu, jus jeruk jadi pilihan minuman sarapan karena kandungan berbagai jenis vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi di dalamnya. Segelas jus jeruk dengan berat 248 gram mengandung 112 kalori, 1,7 gram protein, 0,5 gram lemak, 25,8 gram karbohidrat, dan 165% vitamin C. Artinya, saat kamu mengonsumsi segelas jus jeruk murni (atau jeruk peras) per hari, kebutuhan vitamin C harianmu sudah tercukupi.

Namun, sama seperti susu, jus jeruk sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah berebih. Terlalu banyak minum jus jeruk dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada lapisan email gigi. Yanfeng Ren, DDS, PhD, dosen dari Rochester Eastman Institute for Oral Health, menemukan bahwa kandungan asam pada jus jeruk dapat mengikis enamel gigi sebesar 84% saat dikonsumsi setiap hari selama lima hari.

Jadi pilih yang mana, minum jeruk atau susu?

jus jeruk
Jus jeruk. (foto: pixabay/jeshootscom)

Pada dasarnya, susu atau jeruk sama-sama dapat melengkapi menu sarapan sehatmu. Meskipun demikian, keduanya tetap tidak bisa menggantikan nutrisi dari makanan. Ren menyebut minum susu saat sarapan dinilai lebih baik ketimbang minum jeruk peras atau jus jeruk.

Hal itu disebabkan susu mengandung lebih banyak kalsium yang baik untuk kesehatan gigi, terlebih untuk memperkuat enamel gigi dari kerusakan. Susu juga mengandung antioksidan yang juga banyak ditemukan pada jus jeruk. Hanya saja, susu rendah lemak (susu organik) mengandung 75% lebih banyak antioksidan beta-karoten, 50% lebih banyak vitamin E, 70% lebih banyak asam lemak omega-3, dan 2 sampai 3 kali lebih banyak antioksidan lutein dan zeaxanthin yang membantu menjaga kesehatan mata.

Kalau kamu memang ingin mengonsumsi jeruk, sebaiknya makan buahnya langsung, tanpa diperas dulu atau dijus. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi jus jeruk, ya. Boleh saja, asal segera berkumur dengan air setelah minum jeruk untuk mencegah kerusakan enamel gigi.

Selain itu, jangan buru-buru menyikat gigi habis minum jeruk. Langsung sikat gigi setelah minum jeruk bisa semakin mengikis lapisan enamel yang sudah lunak. Jadi, tunggu sekitar 30 menit agar air liur dalam mulut bekerja dan membantu mengeraskan kembali lapisan gigimu. Setelah itu, kamu wajib menyikat gigi dengan benar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH