Susah Cari Celana Jeans? Baca Panduan Ini! Memilih celana jeans harus mengerti bentuk badan. (Foto: Pexels/i love simple beyond)

TIDAK semua orang memiliki ukuran celana yang sama tapi celakanya industri garmen menyamaratakan semuanya. Industri garmen denim mematok orang dengan tinggi sekitar 170 cm dan memakai ukuran medium atau large.

Ini yang kemudian membuat orang agak kesulitan mencari celana yang pas untuk dirinya. Alhasil celana buatan penjahit menjadi pilihan pas untuk dipakai. Kemudian melupakan celana jeans yang tengah tren dimana-mana

Jangan khawatir! Sebenarnya ada panduan yang dapat kamu pakai untuk mencari celana jeans yang cocok. Apapun ukuran kamu, yang tinggi, kurus, pendek atau ukuran plus. Semuanya memiliki trik yang akan pas bila dipakai.

Laman fashionbeans mengungkapkan panduan dan trik buat kamu mencari celana jeans yang pas.

jeans
Carilah model dan jenis jeans sesuai bentuk badan. (Foto: Pixabay/Tookapic)


Dasar Panduan

Dari semua bentuk tubuh yang harus diperhatikan adalah rise (ukuran selangkangan: dari selangkangan ke pinggul), warna, bentuk dan model bagian bawah. Jangan lupakan mengukur inseam yakni dari selangkangan ke bagian bawah kaki. Biasanya ukuran inseam pada semua celana jeans tidak jauh berbeda.

Jangan lupakan ukuran risenya. Bentuk badan berbeda maka ukuran risenya juga berbeda. Rise terbagi menjadi tiga: high, mid dan low. Ukuran high biasanya pas pada daerah pinggul kamu. Kemudian mid berada di antara pinggang dan pinggul. Sedangkan low berada di bawah pinggul.

Tak ada salahnya untuk memahami terminologi atau istilah yang dipakai pada dunia jeans.

Si Pendek


Untuk kamu yang memiliki tinggi badan di bawah rata-rata, sebaiknya mecari celana yang mengesankan kalau kamu tinggi. Beruntung bagi kamu yang pendek, industri ini menyediakan ukuran fit to all yang memungkinkan celana dipotong sesuai ukuran kamu. Berbeda dengan mereka yang memiliki tinggi di atas rata-rata yang kesulitan mencari celana jeans.

Meskipun mudah mencarinya, namun orang yang berbedan pendek lebih baik menghindari membeli celana jeans low rise. Sebaiknya mencari mid rise yang akan menyeimbangkan bentuk badan kamu dari bawah ke atas. Hindari pula model loose fit yang akan membuat kamu terlihat kedodoran meskipun cocok dengan ukuran kamu. Kamu enggak mau kan dianggap minjem celana orang?

jeans
Model dan bahan jeans akan membuat keren pemakainya. (Foto: Pexels/Pixabay)

Menurut Sarah Gilfillan dari SartoriaLab yang dimuat pada laman fashionbeans mengatakan bahwa model yang cocok adalah slimmer cut. Penampilan akan terdongkrak dan membuat lebih keren bila mengambil pilihan straight leg menciptakan ilusi badan lebih tinggi.

Gilfillan menyarankan menjauhi low rise atau low waist, apalagi dengan kantong yang terlalu ke bawah. Ini akan membuat kaki terlihat lebih pendek.

Warna yang bagus adalah warna denim, yang wash boleh juga asal tidak terlalu pudar. Kalau ingin memakai ripped jeans sebaiknya mencari warna yang lebih terang, ini akan menyamarkan antara ripped dan warna denimnya.


Si Jangkung


Meskipun definisi tinggi dari satu negara dengan negara berbeda, namun seseorang sudah dianggap tinggi bila melebihi 175 cm. Pemain basket NBA adalah contoh orang-orang yang harus membeli celana jeans panjang.

Namun meskipun jangkung bukan berarti memakai celana high rise yang cenderung semakin membuat terlihat sangat tinggi. Sebaiknya mencari celana jeans yang low atau mid rise. Meskipun demikian ukuran pada selangkangan harus betul-betul diperhatikan, bila terlalu ketat akan membuat lecet di area selangkangan.

Menjadi orang berbadan tinggi memang menyiksa dalam mencari celana jeans. Biasanya panjang celana yang sangat susah didapatkan. Bahkan industri celana jeans tak memiliki keseragaman da;lam urusan ukuran yang satu ini. Produsen hanya memiliki perbandingan antara ukuran pinggang dan panjang. Semakin tinggi pinggang maka semakin panjang inseamnya.

jeans
Jenis celana jeans yang tepat tidak akan menyiksa pemakainya. (Foto: Pexels/Tookapic)

Potongan yang baik untuk kamu yang berbadan tinggi adalah straigh atau slim, jangan coba-coba memakai skinny. Kata Alexandeer McCalla dari Thread menyebutkan kamu akan terlihat seperti tiang listrik. Juga menciptakan kesan ketidakseimbangan, seolah-olah kamu mudah tertiup angin.

Warna sebenarnya tidak adalah masalah terutama warna solid, yang memiliki patron atau tekstur boleh pula dipakai. Namun lebih baik menghindari warna hitam sebab berkesan cungkring nantinya. Juga yang memiliki patron garis-garis, kesannya semakin menjulang.


Si Badan Besar


Sama halnya dengan orang yang berbadan tinggi. Orang yang berbadan besar kesulitan mencari celana jeans. Namun bila mendapatkan yang cocok dengan bentuk badan, dapat menjadi senjata utama membuat badan menjadi lebih baik.

Yang paling terpenting memilih untuk kamu yang berbadan plus adalah celana tidak boleh ketat. Menjadi sebuah kewajiban dan keharusan buat kamu untuk memeriksa inchi per inchi ukuran yang ditawarkan dari setiap merk celana. Kemudian jangan ragu untuk mencobanya dan kamu harus mencobanya.

jeans
Warna celana jeans juga mempengaruhi kekerenan pemakainya. (Foto: Pixabay/PDPics)

Daniel Johnson, personal stylish, mengatakan bahwa denim yang tepat untuk berbadan plus ini adalah berbahan strech. Bahan strech memungkin orang berbadan besar untuk bergerak lebih bebas, terutama adalah seputaran pinggul ke bawah.

Warna yang cocok untuk kamu yang berbadan besar adalah warna gelap, terutama indigo blue. Kesan yang didapat adalah memberikan kesan langsing.

Jangan malu-malu mengakui bahwa jeans slim dan skinny tidak cocok dan tidak boleh dibeli. Ukuran pinggang ke bawah sudah lebar untuk ukuran jeans tersebut. Triknya adalah menyeimbangkan bagian tengah dan ukuran lebar di kaki sangat berguna bagi orang-orang berbadan besar.


Si Kurus


Orang berbadan kurus bisa saja pendek, tak mustahil jangkung. Ukuran yang sebenarnya bukan ukuran rata-rata. Sebenarnya ukuran kurus ini sangat memungkinkan untuk mengeksplorasi celana jeans kontemporer. Celana jeans akan memberikan kesan padat pada si kurus dengan jeans bordiran, bleaching atau tambalan.

Untuk rise kamu juga tidak terlalu susah, namun lebih baik membeli celana jeans low rise. Ini akan menutupi kaki kamu yang kurus. Tentunya yang harus dihindari adalah memilih jeans baggy yang membuat kamu tenggelam. Juga super slim yang makin membuat kamu terlihat tipis.

Bahan denim selvedge sangat cocok buat kamu yang kurus karena tebal. Pililah warna corak terang yang pada bagian gelapnya menciptakan efek langsing. Celana jeans slim fit atau straight leg cocok untuk menjadi pilihan. Bila celana jeans masih terlalu besar, dapat dibawa ke penjahit untuk disesuaikan dengan ukuran kamu.

jeans
Merombak ukuran celana jeans tidak disarankan, hanya untuk pilihan terakhir. (Foto: Pexels/Jonas Kakaroto)


Berotot


Memiliki badan bagus setiga adalah dambaan setiap pria. Apakah kamu yang berbadan seperti ini dapat memakai semua jenis celana jeans? Ternyata tidak! Kamu yang berotot dilarang memakai celana jeans bottomcut atau skinny kata Joshua Meredith dari Notion Magazine.

Terutama jeans skinny yang dapat memberikan siksaan pada kamu yang berotot. Sebab akan terkesan celana kamu terlihat tidak nyaman terutama pada bagian pinggang. Orang akan melihatnya kamu memakai celana kesempitan.

Sedangkan bootcut akan membuang kesan kamu berotot. Sebab potongan ini membuat bagian kaki datar saja, belum lagi pada bagian pinggul menjadi lebih lebar, kemudian di betis menyempit sedangkan kaki melebar. Padahal bentuk badan harus terlihat bagus dan seimbang mulai dari atas sampai ke bawah. Yang bagus adalah memilih celana jeans straight leg, ini akan menciptakan keseimbangan. Sedangkan warna sebaiknya gelap, namun tidaklah mengikat. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo